Inilah beritanya.

***

ANNAS DEKLARASI DI JAKARTA, SYIAH MERADANG

DEKLARASI ALIANSI NASIONAL ANTI SYI’AH DKI Jakarta.

Pada hari Ahad 25 Oktober 2015.

Di Masjid Al-Barkah, Jl. Al-Barkah, Bukit Duri Putaran Jakarta Selatan.

Pukul 09.00 sd 12.00 WIB.

Yang akan di deklarasikan oleh:

  1. Hadratus Syaikh KH.Abdul Rasyid Abdullah As-Syafi’i (Ulama NU)
  2. Prof. Dr. Al-Habib Muhammad bin Hasan Baharun (Ulama Ahlul Bait)
  3. Al-Habib Abu Bakar Bin Zein Al-Habsyi (Ulama Ahlul Bait)
  4. KH. Athian Ali Dai,Lc.MA. (Ketua Umum FUUI)
  5. Al-Ustadz Abu Muhammad Jibriel AR (wakil amir Majelis Mujahidin)
  6. Al-Ustadz Farid Ahmad Okbah,Lc.MA. (Ketua Umum Islamic Centre Al-Islam, bekasi)
  7. KH. Muhammad Al Khaththath (Sekjend FUI)
  8. Al-Ustadz DR.Abdul Chair Ramadhan,SH.MH,MM. (Anggota komisi hukum dan perundang-undangan MUI Pusat)
  9. Al-Ustadz Fahmi Salim Zubair, Lc.MA. (Wakil Sekjend MIUMI Pusat).

Dan lain-lain.

faktasyiah. Senin, 19 Oktober 2015

***

Ditolak Syiah, Deklarasi ANNAS Jakarta akan Tetap Berjalan

Selasa, 20/10/2015 14:53:22

Bogor (SI Online) – Panitia Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) DKI Jakarta tidak memperdulikan beredarnya surat penolakan dari kelompok syiah terkait rencana kegiatan deklarasi ANAS yang akan digelar pada Ahad 25 Oktober 2015 mendatang.

Dalam surat penolakan yang beredar itu, diketahui berasal dari OASE (Organization of Ahlulbayt for Social support and Education) yang diketuai oleh Emilia Renita.

Wakil Ketua ANNAS Jakarta, Ustaz Haikal Hassan mengatakan jika benar surat penolakan itu ada, ia menantang yang bersangkutan menemuinya.

“Kalau betul ada surat dari Emilia, suruh dia temuin ane, dia tahu kok nomor telepon ane, kita sudah beberapa kali ketemu, bahkan pernah ribut kok. Jadi kalau dia mau menghambat datangnya ke ane dong?” jawab Ustaz Haikal dengan logat betawinya saat dikonfirmasi Suara Islam Online, Ahad (18/10).

“Dan surat itu betul atau tidak wallahua’lam, kan sama syiah kita bingung kadang taqiyah(bohong) kadang enggak,” tambahnya.

Ia menegaskan, bahwa deklarasi yang akan digelar di Masjid Al Barkah Tebet Jakarta Selatan itu akan tetap berjalan sesuai rencana. “Jadi acara tetap berjalan, ada atau tidak ada surat penolakan. Dan kita akan hambat laju syiah di Indonesia,” tegas Ustaz Haikal.

Menurutnya, syiah adalah musuh negara yang harus dilarang keberadaannya. “Kita rakyat Indonesia, harus menghambat laju syiah karena berbahaya untuk kesatuan NKRI. Dimanapun syiah berada pasti bikin kerusuhan. Di Suriah, Iraq, Yaman, Libanon dan dimanapun mereka berada selalu begitu,” jelasnya.

 red: adhila

***

Sabtu, 10 Muharram 1437 H / 24 Oktober 2015 15:01 wib

Deklarasi ANNAS Jakarta Didukung Ulama dan Habaib

JAKARTA (voa-islam.com)—Panitia pelaksana deklarasi ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syiah) Jakarta mematangkan persiapan acara agar berjalan lancar. Panitia pelaksana ini menyebutkan bahwa semua elemen masyarakat mendukung penuh deklarasi ANNAS ini.

Heri Susanto, panitia pelaksana menyebutkan bahwa semua tokoh dan instansi sudah terundang untuk kegiatan akbar antar ormas ini. Terlebih tokoh-tokoh penting di Jakarta.

“Kami sudah persiapan, terlebih masalah publikasi. Kami sudah sebar seluruh DKI, masjid maupun instansi. Kami pun mengundang tokoh-tokoh” ujar Heri kepada voa islam belum lama ini.

Dia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini didukung penuh oleh para habaib dan ulama. Hal ini disampaikan langsung para ulama kepada ANNAS saat silaturrahmi pra kegiatan.

Selain itu, kegiatan ini pun dilaksanakan di Masjid Al Barkah yang merupakan tempat ulama Betawi, KH Abdullah Syafii. Menurut Heri, ini merupakan dukungan nyata dari para ulama di Jakarta.

“Kami sudah berkoorsinasi dengan ulama dan habaib. Mereka mendukung penuh acara ini,” jelas Heri

Selain itu, kegiatan ini pun dilaksanakan di Masjid Al Barkah yang merupakan tempat ulama Betawi, KH Abdullah Syafii. Menurut Heri, ini merupakan dukungan nyata dari para ulama di Jakarta.

“Orang Jakarta pasti kenal semua dengan KH Abdullah Syafi’i,” kata Heri.* [Sendia/Syaf/voa-islam.com]

(nahimunkar.com)