Dema PTKIN se Indonesia Serukan Aksi Virtual, Tuntut Menag dan Rektor Subsidi UKT

Player Menteri Agama PHP


Washilah – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia menyerukan kepada seluruh mahasiswa PTKIN aksi virtual melalui media sosial Twitter. Seruan tersebut beredar melalui Via Watshaap pada Jumat (05/06/2020) malam.

Mereka menuntut Menteri Agama (Menag) RI Jenderal (Purn) Fachrul Rozi dan Forum Rektor PTKIN Se Indonesia untuk merealisasikan potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT).


Menurut Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Alauddin Makassar, Ahmad Fahri Aidil, seruan ini bentuk kekecewaan kami atas ketidakadilan yang dilakukan oleh Menag dan Forum Rektor. Seharusnya kata dia, Menag dan Forum Rektor memberikan subsidi kepada mahasiswa karena fasilitas kampus yang digunakan selama ini tidak digunakan.

“Jadi, selama Pandemic ini fasilitas kampus tidak pernah dipakai, semua beralih ke kuliah dalam jaringan (Daring) untuk itu seharusnya kami mendapatkan subsidi,” jelas Mahasiswa semester akhir Program Studi Perbandingan Mashab dan Hukum itu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dampak dari Pandemic Global Covid 19 mengakibatkan pendapatan orang tua Mahasiswa menurun.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa dampak dari pandemi Covid-19 mengakibatkan menurunnya pendapatan orang tua/wali Mahasiswa yang seharusnya ada perhatian khusus yang diberikan seperti keringanan UKT untuk semester selanjutnya ,” jelasnya.

“Kalau memang Surat Edaran tentang pemotongan UKT sebanyak 10% dicabut dengan alasan dialokasikannya ke anggaran penanganan Covid-19, lantas apakah pemotongan UKT semester depan bukan bagian dari penangan covid-19,” tambahnya.

Sebelumnya, Menag mengeluarkan kebijakan pemotongan UKT 10%, namun anggaran kementerian dipotong Menteri Keuangan untuk dialihkan ke penanganan Pandemic Global Covid 19 sehingga kebijakan tersebut dibatalkan.

Penulis: Muhammad Aswan Syahrin

washilah.com, Juni 5, 2020

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 202 kali, 1 untuk hari ini)