Demo Cabut RUU HIP dan Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Massa Kepung DPR

  • Para pendemo ini menuntut pencabutan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan penolakan RUU Omnibus LawCipta Kerja. Jadi ada dua tujuan yang dilakukan oleh dua kelompok pendemo

     


SUASANA demonstrasi penolakan RUU HIP di depan gedung DPR RI.

Hari ini rencananya DPR akan menggelar sidang paripurna dengan agenda Penutupan Masa Persidangan IV Tahun sidang 2019-2020. Ribuan pendemo mulai padati area gedung DPR siang ini, Kamis (16/7/2020). 

Para pendemo ini menuntut pencabutan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan penolakan RUU Omnibus LawCipta Kerja. Jadi ada dua tujuan yang dilakukan oleh dua kelompok pendemo

Pantauan Jakpusnews.com dilapangan, pendemo yang menolak RUU HIP terdiri dari beberapa organisasi massa (ormas) nasional, diantaranya Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U), Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI. 

Ada juga ormas Laskar Pembela Islam (LPI), Forum Umat Islam (FUI), hingga Gerakan Nasional Patriot Indonesia (GNPI).

Sementara untuk aksi demo dengan agenda penolakan RUU Omnibus LawCipta Kerja dilakukan massa dari kalangan buruh, mahasiswa, hingga organisasi masyarakat di Gedung DPR, Senayan,  

Mereka menuntut DPR membatalkan pengesahan RUU Omnibus LawCipta Kerja yang siang ini juga sedang dibahas oleh DPR dan Pemerintah.   

Dede Murdy

Jakpusnews.com – – 16 Juli 2020, 13:36 WIB

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 368 kali, 1 untuk hari ini)