• Inilah Illuminati dan Bahayanya


  • illuminati merupakan organisasi rahasia Yahudi yang bergerak di bawah tanah, menjalankan segenap agenda Zionisme yang didasarkan pada ajaran Qabala, yaitu ordo rahasia Yahudi tertua yang telah berusia lebih kurang 4.000 tahun.
  • Di antara salah satu tujuan organisasi ini adalah menghapuskan semua agama yang ada.
  • Mereka membuat rumusan The Protocols of the Elders of Zion (protokol tokoh-tokoh zionisme) yang berisi agenda besar dengan tujuan utama untuk penguasaan dunia oleh kaum Zionis.
  • Partai politik, pemilu, dan anggota parlemen, merupakan trilogi, yang kemudian menciptakan kekuasaan, dan kekuasaan itu akan digunakan oleh rezim Iluminati dan Zionis, guna memperbudak dan menjajah rakyat setiap negara, serta mengeruk sumber daya di negeri itu. Pantaslah, negara-negara di dunia Islam, bukan semakin maju, ketika mengikuti sistem demokrasi, tetapi semakin hancur.

***

Demokrasi, Kematian, dan Kehancuran

Betapa demokrasi model Amerika Serikat yang mahal itu, tak dapat mengubah kehidupan rakyat Amerika Serikat, yang kini suda tenggalam dalam krisis ekonomi dan menghadapi bencana yang sangat hebat. Badai Sandy yang meluluh-lantakkan New York, dan sepanjang pantai utara Amerika itu, sekarang mamasuki hari-hari yang lebih dramatis lagi. Menjelang musim dingin.

Berjuta-juta rakyat Amerika Serikat, masih dalam kondisi yang sangat kritis akibat badai Sandy, dan sekarang sudah memasuki musim dingin, dan kembali badai, serta hujan turun, serta pasangnya air laut, yang akan menggenangi seluruh pantai utara Amerika.

Demokrasi model Amerika yang sangat mahal itu, dan dianggap sangat ideal, dan penuh dengan liku. Untuk menjadi calon seorang calon presiden, pertama  harus memenangkan general pramary di internal partainya. Seperti Partai Demokrat, saat menentukan Barack Obama atau Hallary Clinton, harus berlangsung pemilihan ke seluruh negara bagian, dan berlangsung selama satu tahun.

Pertarungan memperebutkan tiket ke Gedung Putih antara Hallary dan Barack Obama itu berlangsung satu tahun. Baru Obama maju menjadi calon presiden Amerika Serikat, melalu sebuah konvensi. Sesudah itu, baru pemilihan presiden antara calon Republik dan Demokrat. Masing-masing kampanye itu berlangsung selama satu tahun.Sungguh sangat melelahkan.

Namun, kekuasaan di Gedung Putih, yang sejatinya  hanyalah bayang-bayang (shadow) dari tangan-tangan Iluminati alias Zionis, hanya menjadi “proxy” (tangan) yang digunakan menghancurkan kekuatan-kekuatan entitas diluar Yahudi atau kelompok Iluminati alias Zionis. Gedung Putih itu, tak lain, markas kaum Ilumati dan Zionis, yang akan menghancurkan dunia. Dengan kekuatan militer, ekonomi, budaya, dan teknologi mereka.

Presiden Amerika Serikat itu, yang dimenangkan melalui proses pemilihan yang sangat melelahkan dan panjang itu, hanyalah bagian dari sisi sandiwara yang dibuat menjadi sebuah tontonan bagi masyarakat dunia. Pendidikan demokrasi ala Iluminati dan Zionis melalui pemilihan presiden Amerika Serikat itu, benar-benar sangat memukau. Di mana pemilihan presiden di Amerika Serikat itu, mendapatkan liputan “covered” media di seluruh dunia.

Amerika Serikat itu seakan menjadi “miniatur” besar yang diciptakan oleh rezim Iluminati dan Zionis, di mana masyarakat dunia diperintahkan untuk mengikuti (beritiba’) kepada demokrasi model Amerika Serikat. Di mana demokrasi itu, sudah menjadi sangat ideologis, dan kekuatan yang tidak mengikuti (beritiba’) kepada sistem demokrasi itu, dianggap diluar mainstream (arus utama), dan harus diperangi. Maka, sekarang tidak ada yang tidak terjebak oleh sistem dan cara yang dibuat oleh rezim Iluminati dan Zionis itu.

Karena itu, sejatinya demokrasi itu, adalah sebuah alat yang diciptkan oleh kaum Iluminati dan Zionis mengendalikan dan mengarahkan rakyat dunia dengan kekuatan modal yang mereka. Kaum Iluminati dan Zionis itu, tujuannya hanya ingin memperbudak dan menguasai asset dan rakyat di dunia. Kaum Iluminati dan Zionis itu, bertujuan bagaimana manusia diluar entitas mereka, yang disebut “goyyim” (kafir) itu, hanya berhak menjadi budak, dan menjalankan perintah mereka.

Bagaimana para pemilik modal atau kaum kapitalis yang sesungguhnya mereka tidak lain kaum Iluminati dan Zionis itu, yang berasal dari darah keturunannya Rothschild dan Rockyfeller yang akan berusaha terus menguasai dunia, dan memperbudak ras-ras di luar ras Yahudi. Semuanya berjalan dengan sangat terencana dan sistematis.

Maka siapa saja yang menjadi penguasa di Gedung Putih, mereka itu adalah para “proxy” (tangan) Iluminati dan Zionis yang bertujuan menciptakan kematiaan, kehancuran melalui demokrasi. Mereka yang gagap dan menjadi sangat takjub dengan permainan Iluminati dan Zionis melalui cara suguhan demokrasi itu, maka sejatinya mereka hanya akan masuk ke lubang kematian dan kehancuran.

Buktikan, Indonesia sejak reformasi, kondisi bukan semakin baik, tetapi justeru menuju kehancuran. Kebebasan yang tanpa batas, melanda kehidupan dan terus berjalan sampai ke jantung kehidupan masyarakat. Budaya kebebasan dan materialisme sudah merasuk ke sungsum bangsa Indonesia. Dengan kebebasan itu, bangsa ini  telah terjebak dan meniru Barat, akhirnya menuju skenario yang paling buruk, yaitu kehancuran.

Mulai zaman Soeharto, penguasa ini telah menyerahkan tambang emas Freeport, yang sudah berlangsung puluhan tahun kepada rezim Iluminati dan Zionis. Penguasa Freeport, Mc Moran, dan dilanjutkan oleh generasi SBY, yang sudah memberikan sesaji kepada rezim Iluminati dan Zionis, seperti Exxon di Blok Cepu, dan sekarang SBY akan memberikan kepada BP (British Pretroleum), pengelolaan gas di Papua.

The Seven Sisters (tujuh bersaudara) merupakan perusahaan minyak dan gas raksasa, yang beroperasi di seluruh dunia, adalah bagian dari kekuatan rezim Iluminati dan Zionis,yang mengeksploitir sumber daya alam (SDA), termasuk Indonesia bagi kepentingan industri dan ekonomi Barat, yang sudah dibawah kendali rezim Iluminati.

Sungguh melalalui pemilihan dan demokrasi rezim Iluminati menciptakan rezim kaki tangan alias budak, yang digunakan menjajah dan menguasai sumber daya alam (SDA) di setiap negara.

Partai politik, pemilu, dan anggota parlemen, merupakan trilogi, yang kemudian menciptakan kekuasaan, dan kekuasaan itu akan digunakan oleh rezim Iluminati dan Zionis, guna memperbudak dan menjajah rakyat setiap negara, serta mengeruk sumber daya di negeri itu. Pantaslah, negara-negara di dunia Islam, bukan semakin maju, ketika mengikuti sistem demokrasi, tetapi semakin hancur.

Persis di zaman VOC, di mana Jan Pieterzoncoen, yang tak lain tokoh Iluminati Belanda, yang ikut menumpang kekuatan militer Belanda, dan kemudian menjajah dan menguasai asset negara, dan membuat miskin kaum pribumi, serta menciptakan elite yang menjadi kaki tangan Iluminati dan Zionis, dan memperbudak rakyat di negeri itu. Selama 350 tahun, dan dilanjutkan sampai hari ini. Wallahu a’lam. (voaislam.com) Demokrasi, Kematian, dan Kehancuran, Rabu, 07 Nov 2012

***

Inilah Illuminati dan Bahayanya

Oleh: Ustaz Bachtiar Nasir

Illuminati adalah kelompok persaudaraan rahasia yang sangat tertutup. Menurut Wikipedia, Illuminati berasal dari bahasa latin illuminatus yang berarti tercerahkan, adalah nama yang diberikan kepada organisasi persaudaraan rahasia kuno yang pernah ada dan diyakini masih tetap ada sampai sekarang, walaupun tidak ditemukan bukti-bukti nyata tentang keberadaan organisasi persaudaraan ini.

Secara historis, nama illuminati ini merujuk kepada illuminati Bavaria, yaitu sebuah kelompok rahasia pada zaman pencerahan di Eropa yang didirikan pada 1 Mei 1776 M di Ingolstadt (Bavaria Atas) dengan nama Ordo Illuminati. Anggota awalnya sebanyak lima orang dan di pelopori Adam Weishaupt, keturunan Yahudi yang lahir dan besar di Ingolstadt dan berlatar belakang pendidikan sebagai Jesuit.

Tetapi, ada juga penelitian yang menyebutkan, organisasi Illuminati ini sudah ada jauh sebelum masa Adam Weishaupt. Menurut penelitian ini, illuminati merupakan organisasi rahasia Yahudi yang bergerak di bawah tanah, menjalankan segenap agenda Zionisme yang didasarkan pada ajaran Qabala, yaitu ordo rahasia Yahudi tertua yang telah berusia lebih kurang 4.000 tahun.

Adam Weishaupt hanyalah kelanjutan tangan ordo Qabala putih, yaitu salah satu ordo Qabala yang lebih menekankan misi politik, di samping mengembangkan ajaran Qabala dalam me nyem bah Lucifer. Mereka merumuskan, misi Qabala adalah menentukan arah peradaban manusia guna membentuk “tatanan dunia baru” ( Novus ordo seclorum) dan “Pemerintahan Satu Dunia” ( E Pluribus Unum) di bawah kepemimpinan kaum Yahudi.

Di antara salah satu tujuan organisasi ini adalah menghapuskan semua agama yang ada. Dan menurut penelitian yang disebutkan di atas, Adam Weishaupt inilah perumus The Protocols of the Elders of Zion (protokol tokoh-tokoh zionisme) yang berisi agenda besar dengan tujuan utama untuk penguasaan dunia oleh kaum Zionis. (Sumber: barisanjihad.multiply.com).

Dari keterangan dan gambaran ringkas tentang illuminati, dapat kita ambil kesimpulan bahwa ia merupakan suatu kelompok atau organisasi rahasia yang bertujuan menguasai dunia di ba wah kepemimpinan kaum Zionis dan menghapuskan semua agama yang ada, dengan menggunakan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Seperti sudah menjadi rahasia umum, para tokoh illuminati menguasai sebagian besar ekonomi dunia, yang dengan itu mereka bisa mengatur dan mengarahkan pemerintahan negara-negara di dunia. Salah satu cara dan jalan mereka memengaruhi akal dan pola pikir masyarakat dunia adalah melalui industri musik dan film.

Di sinilah umat Islam harus menyadari bahayanya menjadikan artis dan penyanyi Hollywood sebagai idola dan role model dalam perilaku, fashion, dan gaya hidup karena kebanyakan mereka membawa dan menyisipkan ajaran serta gaya hidup yang diinginkan oleh kaum Zionis bagi masyarakat dunia sehingga bisa mereka kuasai.

Mereka kerap menggunakan selebritas untuk memengaruhi masyarakat dunia dengan musik, aksi panggung, dan gaya hidupnya yang mengumbar seks dan pornografi serta gaya hidup bebas nilai dan agama. Kalau umat Islam tidak waspada tentu akan sangat berbahaya terhadap generasi muda kita, yang sekarang ini kita lihat sudah begitu jauh dari ajaran Islam.

Tetapi, sebagai umat Islam yang percaya akan janji Allah SWT bahwa masa depan itu bagi kegemilangan Islam dan umatnya, kita tidak boleh takut. Yang dituntut dari kita adalah kewaspadaan sebagai umat untuk terus berusaha men jadi generasi yang selalu berada dalam kebenaran dan tidak terpengaruh dengan mereka yang mengecewakan dan menghinakan kita.

Kita pun mesti mempersiapkan diri dan keluarga agar bisa menjadi generasi rabbani yang menerapkan nilai-nilai Islam. Diriwayatkan dari Tsauban, ia berkata, “Rasulullah bersabda,

« لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِىَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ ».

‘Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berjalan di atas kebenaran, tiada sedikit pun terpengaruh orang yang menghina mereka, hingga datangnya keputusan Allah’.” (HR Bukhari dan Muslim, ini lafaz Muslim).

Alquran menjelaskan, kaum Yahudi akan selalu menimbulkan api peperangan di antara bangsa di dunia ini dan menjerumuskan masyarakat dunia. Namun sebagai Muslim, kita meyakini jika kita beriman kepada Allah SWT maka Dia menjadikan kita berkuasa di muka bumi ini.

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (٥٥)

‘’Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka ber kuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS. Al- Nur [24]: 55).

Wallahu a’lam bish shawab.

Dikutip dari Rubrik Tanya Jawab Republika, edisi 24 April 2012

Redaktur: Heri Ruslan/ REPUBLIKA.CO.ID,Kamis, 26 April 2012, 11:05 WIB/ diberi teks ayat dan hadits oleh nahimunkar.com.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.480 kali, 1 untuk hari ini)