Derita muslim minoritas Serbia lewati Ramadan tanpa masjid


Serbia –Nestapa muslim minoritas Serbia lewati Ramadan tanpa masjid. Sebelum Ramadan, tepatnya pada 26 Mei lalu, masjid yang tengah mereka bangun dirobohkan pemerintah setempat. Kini, mereka ibadah di tempat seadanya.Islam selalu di intimidasi dan dipersekusi jika menjadi masyarakat minoritas dibanyak belahan dunia.

Sangat berbeda perlakuan yang didapatkan oleh  minoritas non muslim di negara-negara mayoritas islam.Dinegara moyoritas muslim dimana minoritas di perlakukan dengan baik dan di lindungi.

Sedihnya nasib sodara kita jadi minoritas ditengan mayoritas non muslim Serbia.

Sejumlah jemaah melaksanakan salat di jalanan dekat sebuah masjid yang dihancurkan oleh pemerintah setempat di distrik Zemun Polje, Beograd, Serbia, Jumat (2/5). Masjid tersebut dihancurkan pemerintah setempat pada 26 Mei, atau menjelang Ramadan, karena pihak berwenang menolak memberikan izin konstruksi.

Sejumlah jemaah membawa karpet sebagai alas untuk salat.

Sejumlah jemaah menggelar karpet sebagai alas untuk salat.

Seorang jemaah membersihkan karpe dari debu jalanan sebelum digunakan untuk salat.

Seorang imam menyampaikan khutbah selama salat Jumat di jalanan dekat sebuah masjid yang dihancurkan oleh pemerintah setempat di distrik Zemun Polje, Beograd, Serbia, Jumat (2/5).

Suasana salat Jumat di jalanan dekat sebuah masjid yang dihancurkan oleh pemerintah setempat di distrik Zemun Polje, Beograd, Serbia, Jumat (2/5).

Suasana salat Jumat di jalanan dekat sebuah masjid yang dihancurkan oleh pemerintah setempat di distrik Zemun Polje, Beograd, Serbia, Jumat (2/5).

Suasana salat Jumat di jalanan dekat sebuah masjid yang dihancurkan oleh pemerintah setempat di distrik Zemun Polje, Beograd, Serbia, Jumat (2/5).[mer/mmc]

Sumber: mmcindonesia.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.129 kali, 1 untuk hari ini)