by MadThohars

Hari itu merupakan hari yang memalukan sekaligus memilukan. Kepulangan anak tercinta dari perantauan,bukan lagi sebagai penghibur kerinduan orang tuanya. Titel bergengsi yang di sandang sang anak kini bukan kebanggaan, sebab sudah bercampur kenistaan yang di bawanya.

Apa sebenarnya terjadi? Mari kita simak kisah nyata di bawah ini, demi menjaga nama baik, tokoh dan nama tempat dalam cerita ini disamarkan.

AIDS dan bisul kecil kecil yang menjijikkan

Sudah hampir delapan tahun Salim (34 tahun) menetap di London , Inggris. Sejak lulus kuliah di salah satu universitas kenamaan dan meraih predikat Cumlaude, ia langsung mendapat pekerjaan sebagai Engineer (Insinyur) di sebuah perusahaan di kota itu. Semua berjalan mulus atas rekomendasi dari salah seorang guru besarnya yang pernah menguji penelitiannya dulu. Padahal Salim masih berstatus warga negara Malaysia.

Di kota ini Salim memiliki kenalan seorang sopir taxi yang biasa di panggil Mr Ronald (50 tahun). Diantara keduanya terjalin persahabatan yang akrab. kebetulan Flat tempat tinggal Mr Ronald hanya berjarak 3 blok dari flat Salim.

Salim sendiri sebenarnya memiliki mobiil sendiri, tetapi karena ia seringkali malas membawa mobil, ia biasa menumpang taksi Mr Ronald. Di taksi itulah ia mengenal Mr Ronald.

Mr Ronald merupakan suami seorang wanita yang berasal dari New Castle.sampai usia perkawinan memasuki usia 15 tahun, mereka belum di kasih keturunan. Bukan karena istrinya yang kurang sehat atau mandul, tetapi karena perkawinan tersebut hanya kedok semata. Sebab sejak usia 15 tahun, ia sudah tidak memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis, hal ini disebabkan karena trauma masa kecilnya yang pernah DISODOMI oleh James, adik ibunya.

Prilaku Salim yang kemayu dan lemah lembut membuat Mr Ronald tertarik. Ia sering kali menunggu Salim pada saat jam pergi ke kantor. Salim sendiri merasa nyaman dengan kebaikan dan cara bicara Mr Ronald. Akhirnya hubungan antara Salim dan Mr Ronald semakin dekat. bahkan hubungan keduannya bukan lagi hubungan+antara sopir dan penumpangnya,tetapi lebih dari itu.mereka resmi berpacaran dan sering terlihat pergi berdua menggunakan taksi menuju tempat wisata.Taksi dipilih untuk menutupi hubungan mereka. padahal Salim sendiri memiliki sebuah Mobil di flatnya. hubungan mereka layaknya suami istri.

Istri Ronald akhirnya tahu dan minta cerai.

Setelah perceraian, Ronald tinggal bersama di flat milik Salim. Sampai suatu ketika Salim mengalami demam dan berkeringat pada malam hari. Selama berminggu minggu, ia merasakan tubuh cepat letih dan tak bergairah,sering diare,batuk batuk dan sesak nafas.padahal ia selalu menjaga stamina tubuhnya dengan minum berbagai Vitamin.Emosinya sering tak terkontrol,suka marah marah ,lamban berfikir dan kejang kejang diwaktu tertentu.

Hasil Analisa Laboratorium beberapa dokter yang di datangi menunjukkan bahwa Salim positif mengidap HIV AIDS. Mendengar vonis tersebut Salim terkejut bukan kepalang, pasalnya selama ini ia merasa telah berusaha untuk berhubungan sex dengan aman dan sehat agar tidak terjangkit penyakit kelamin apapun. Setahun telah berlalu , semakin hari tubuhnya semakin memilukan, tubuhnya yang dipenuhi bisul nanah darah berwarna ke-ungu unguan dan berbau anyir menjijikkan.

Akhirnya Salim memutuskan pulang ke Kualalumpur Malaysia.

Keluarga Di Malaysia tak bisa menahan kepiluan yang dialami Salim .Hj Saodah ibunya , merasa sangat malu mengetahui bahwa anak kesayangannya menjadi GAY (laki laki yang suka dengan sesama jenis) karena selama ini di bangga banggakan, (ternyata) pulang membawa aib. Kini Salim hanya bisa berbaring dan menunggu malaikat pencabut nyawa menjemputnya. tamat

serpihanfb.mywapblog.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 8.199 kali, 1 untuk hari ini)