Dewan Fatwa Islam Nasional Malaysia telah meminta umat Islam untuk tidak mengkonsumsi tokek atau menggunakannya untuk tujuan pengobatan, sembari mengatakan bahwa hewan repti tersebut telah masuk dalam kategori hewan yang “kotor”.

Setelah melakukan konsultasi dua hari, dewan fatwa Malaysia memutuskan bahwa tokek telah jatuh dalam kategori hewan “kotor” bagi umat Islam dan mendesak mereka untuk tidak menjadikan memakan reptil itu sebagai kebiasaan, surat kabar Malaysia Berita Harian melaporkan.

Reptil, yang saat ini sedang populer, konon kabarnya bisa berharga hingga ribuan dolar dan diakui bisa menjadi obat, termasuk diduga menjadi obat untuk penyakit seperti AIDS.

Namun, surat kabar itu mengutip pernyataan seorang praktisi medis Cina yang meyakini bahwa organ tubuh binatang berbentuk seperti kadal  itu jika dikeringkan, seperti jantung dan kulit, dapat digunakan untuk mengobati penyakit kulit, tetapi tidak untuk penyakit AIDS.

“Menggunakan tokek untuk pengobatan hanya diizinkan jika manfaat kesehatannya secara ilmiah telah terbukti dan tidak ada alternatif lain,” kata dewan fatwa Malaysia dalam pernyataannya.(fq/siasat)

ERAMUSLIM > DUNIA
http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dewan-fatwa-malaysia-haramkan-konsumsi-tokek-meski-untuk-pengobatan.htm
Publikasi: Jumat, 15/07/2011 09:07 WIB

Foto: wafaabrabus.blogspot.com

(nahimunkar.com)