Di Bantul Jogja, Pasien Corona Sudah Meninggal dan Dikubur, tapi Hasil Tes Swab Baru Keluar Dua Hari Kemudian dan Dinyatakan Sembuh

Inilah beritanya.

***


Sudah Meninggal, Pasien Positif Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

 
 



Pasien positif corona di Bantul yang meninggal di RS PKU Muhammadiyah pada Senin (6/4/2020) lalu, tapi (dua hari kemudian) dinyatakan sembuh dari COVID-19, Rabu (8/4/2020). Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan, pasien positif corona asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul itu dinyatakan sembuh setelah ia meninggal.

“Hasilnya tadi keluar bahwa dinyatakan dua swab yang diambil itu hasilnya negatif,” kata pria yang akrab dipanggil Oki tersebut, Rabu.


Ia menjelaskan, sebelum meninggal, pasien menjalani tes swab dua kali pada tanggal 2 dan 3 April, dan baru keluar hasilnya Rabu hari ini.

Pasien dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada 26 Maret lalu dan sempat dirawat di RS Respira, sebelum kemudian dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah. Pria berusia 53 tahun tersebut kemudian meninggal pada Senin pagi kemarin, dan dilakukan pemakaman sesuai dengan protokol penanganan COVID-19.

Oki menjelaskan, dari dua hasil swab yang menunjukkan negatif, maka dipastikan pasien meninggal dalam keadaan sembuh dari COVID-19.

“Meninggalnya dalam posisi sembuh, sudah negatif hasilnya, meninggalnya karena penyakit kronis yang sudah ada,” kata Oki.

Ia menyebutkan, selain terpapar virus corona, pasien tersebut juga memiliki penyakit kronis bawaan dan diduga meninggal akibat penyakit tersebut.

 

demokrasi news
Rabu, April 08, 2020Ikuti

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.507 kali, 1 untuk hari ini)