Di Solo, Covid-19 Cabut Nyawa Legislator Jateng & Ketua LDII

Inilah beritanya.

***

Di Solo, Covid-19 Cabut Nyawa Legislator Jateng & Ketua LDII

 

Virus corona jenis baru pemicu Covid-19 mengamuk di Kota Solo, Jawa Tengah sehingga mencabut nyawa anggota DPRD Jateng yang juga Ketua DPD LDII Kota Solo.

SOLO — Virus corona jenis baru pemicu Corona Virus Desease 2019 mengamuk di Kota Solo, Jawa Tengah. Di Kota Bengawan itu, Covid-19 mencabut nyawa anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang juga Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Solo, Syamsul Bahri.

 

Syamsul Bahri dikabarkan meninggal dunia karena Covid-19 pada Ahad (12/7/2020) malam. Mendiang sebelumnya menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi (RSDM) Solo..

Semarangpos.com/Mariyana Ricky P.D Senin, 13 Juli 2020

***

Anggota DPRD Jateng Meninggal Usai Terpapar Corona, Kantor LDII Solo Ditutup


Keterangan Gambar : ilustrasi corona.  

Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Tengah melakukan pelacakan terhadap jemaah yang melakukan hubungan langsung dengan Samsul Bahri, anggota DPRD Jateng yang kemudian mengakibatkan terpapar Covid-19. Selanjutnya, tempat ibadah milik LDII Kota Solo wajib dikosongkan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Semua anggota DPD LDII Kota Solo, kita sudah memerintahkan untuk mengkosongkan kantor sekretariat LDII selama tiga hari ke depan. Kita juga mensterilisasi gedung dengan penyemprotan disinfektan,” kata Ketua LDII Jawa Tengah Singgih Tri Sulistyono saat berbicara, Senin (12/7).

Samsul Bahri yang juga anggota LDII pernah datangi sekretariat LDII Kota Solo. Maka dari itu, saat ini pengurus melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencoba mentransfer Covid-19.

“Kita sedang membaca siapa saja yang pernah kontak langsung dengan Almarhum selama dua minggu terakhir,” katanya./

Sumb: Merd

Detikone.com By  agus tawang

 –

 13 Jul 2020, 20:32:52 WIB 

 

***

 

Sejumlah pengurus ‘Islam Jamaah’ meninggal karena terjangkit Corona dan banyak yang masih menderita demam tinggi

Posted on 14 Juli 2020

by Nahimunkar.org

 

Baru saja beredar berita maut telah merenggut ketua umum LDII, dan sehari sebelumnya beredar pula berita Sejumlah orang yang diketahui sebagai pengurus Islam Jamaah telah meninggal karena terjangkit Covid-19, sebagian yang lain mengalami demam tinggi dan dirawat di rumah sakit, diduga juga terinfeksi Covid-19.

***

Maut Telah Menjemput Ketua Umum LDII Abdullah Syam

Posted on 14 Juli 2020

by Nahimunkar.org

  • Maut Telah Menjemput Ketua Umum LDII Abdullah Syam


    Jakarta – Telah meninggal dunia Ketua Umum LDII Abdullah Syam atau Abdullah Syarief Mukhtar dalam usia 72 tahun,


      
     

    Setelah menderita komplikasi diabetes, hipertensi, dan jantung, dia meninggal dunia pada pukul 03.30 pada Selasa, 14 Juli 2020, menurut dr Dani di Rumah Sakit Veteran dr Suyoto, Jakarta Selatan, sebagaimana diberitakan psktonln.


     (nahimunkar.org)
    https://www.nahimunkar.org/maut-telah-menjemput-ketua-umum-ldii-abdullah-syam/

    Adapun berita tentang Sejumlah orang yang diketahui sebagai pengurus Islam Jamaah telah meninggal karena terjangkit Covid-19, silakan simak berikut ini.

    ***

     
     



        
     

    ACARA CAI DI PONPES WALI BAROKAH BURENGAN KEDIRI DIDUGA MENJADI CLUSTER PENYEBARAN COVID-19, PEMERINTAH DITUNTUT SEGERA BERTINDAK

     
     

    Sejumlah orang yang diketahui sebagai pengurus Islam Jamaah telah meninggal karena terjangkit Covid-19, sebagian yang lain mengalami demam tinggi dan dirawat di rumah sakit, diduga juga terinfeksi Covid-19. Mereka pada sekitar tanggal 29 Juni sampai 1 Juli 2020 mengikuti acara Cinta Alam Indonesia (CAI) di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri Kota. Patut diduga terjadi penularan Covid-19 selama acara berlangsung.

     
     

    Berita meninggalnya para pengurus Islam Jamaah, kelompok islam yang ajarannya telah dilarang oleh Pemerintah RI sejak tahun 1971 namun terus eksis hingga kini, karena Covid-19 itu viral di berbagai group Whatsapp pada hari Minggu 12 Juli 2020.

    Pengurus dimaksud adalah Bahrudin dari Jakarta Timur, Rohib Syamsul Alam (Mbah Ro) dari Solo dan Syamsul Bahri juga dari Solo. Bahrudin dan Mbak Ro merupakan Penerobos Muda Mudi Pusat. Selain itu Bahrudin juga adalah Mubaligh Daerah Jakarta Timur 1. Sedangkan Syamsul Bahri merupakan seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga telah meninggal Toha yang merupakan Wakil Imam Daerah Mojokerto, serta Kiswahyudi dari Kertosono.

     
     

    Selain lima orang itu beberapa pengurus Islam Jamaah lainnya diketahui dalam keadaan sakit dan mengalami demam tinggi yang diketahui sebagai salah satu gejala Covid-19. Pengurus Islam Jamaah yang diduga terjangkit Covid-19 itu diantaranya adalah Toyibun, (Penerobos Pusat) dan anaknya yang bernama Akmal dari Solo yang saat ini sedang dirawat di PKU Muhammadiyah Solo, Agus Salim (Imam Daerah Solo Utara), Ikhwan Abdillah (Pakubumi dan Guru Pondok Pesantren Wali Barokah), Subandi (Penerobos), Anshorudin (Penerobos Trenggalek), Jerry Bin Abdul Salam (keponakan dari Bapak Imam Sulthon Aulia), juga Eko (Pakubumi dan Guru Pondok Pesantren Wali Barokah) dikabarkan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Dikabarkan juga bahwa Edy dan istrinya serta Ichsan, pengurus pondok, juga menderita sakit. Beredar pula foto Abdullah Syam Ketua Umum DPP LDII sedang terbaring di tempat tidur rumah sakit dengan terpasang infus. Katno Hadi Ketua Umum Senkom juga dikabarkan sedang sakit. Diketahui bahwa Katno Hadi pulang dari acara CAI dalam satu mobil bersama dengan Toyibun dan Mbah Jumikan yang kini juga dalam keadaan sakit.

     
     

    Dari sebuah foto yang beredar, para pengurus tersebut merupakan peserta acara CAI yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Wali Barokah, pondok pusat Islam Jamaah, Kota Kediri pada tanggal 29 Juni hingga 1 Juli 2020. (CAI merupakan acara perkemahan tahunan yang dihadiri oleh perwakilan pengikut Islam Jamaah dari seluruh Indonesia dan dunia. Acara yang banyak diisi dengan indoktrinasi itu biasanya dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kosambi Wojo, Wonosalam, Jombang. Tahun lalu acara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Untuk tahun ini karena ada Pandemi Covid-19 acara CAI dilaksanakan secara terbatas dan online di pusatkan di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri). Dari selembar foto itu, ditambah keterangan dari Walikota Kediri tentang adanya kasus positif Covid-19 di Burengan Kediri muncul dugaan bahwa telah terjadi penyebaran Covid-19 dalam acara CAI di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri pada 29 Juni hingga 1 Juli 2020.

     
     

    Pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 harus segera melakukan pemeriksaan atas dugaan ini dan segera melakukan tracing demi menghentikan penyebaran Covid-19 yang dapat ditimbulkannya.

     
     

    https://www.solopos.com/anggota-dprd-jateng-ketua-ldii-solo-syamsul-bahri-meninggal-karena-covid-19-1070436 — membagikan Informasi Terkini COVID-19.

    Sumber: fb Suara Mubaligh Islam Jamaah – LDII Paradigma Baru

    · Kemarin ·
    https://www.nahimunkar.org/sejumlah-pengurus-islam-jamaah-meninggal-karena-terjangkit-corona-dan-banyak-yang-masih-menderita-demam-tinggi/

    (nahimunkar.org)