Ingat, betapa dahsyatnya azab Allah Ta’ala ketika mereka yang membenci agama Allah dan berbuat zalim itu diazab bareng-bareng. Fir’aun beserta wadyabalanya mampus semua ditenggelamkan oleh Allah Ta’ala di laut akibat menzalimi dan membenci agama Allah yang diyakini Nabi Musa ‘alaihissalam beserta pengikutnya. Neraka pun sudah disediakan untuk raja zalim dan wadyabalanya itu, bahkan neraka senantiasa dibentangkan kepada mereka tiap pagi dan sore hingga hari qiyamat yang kemudian kelak untuk dicemplungkan semuanya ke dalam neraka, tanpa ada batas akhirnya.

{النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ} [غافر: 46]

  1. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir´aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras[Ghafir46]

Maka sebaiknya bertobatlah dan berimanlah wahai orang-orang zalim lagi membenci agama Allah yang kini masih hidup, sebelum nasibnya akan sama dengan fir’aun dan wadyabalanya.

Bila terlanjur mati dan belum bertobat, maka azab yang sangat dahsyat dan tiada akhirnya itu tidak akan bisa ditebus walau dengan dunia seisinya. Sedang kekuasaan dan harta telah sirna darinya. Tinggallah penyesalan dengan rintihan tanpa guna sebagaimana durjana lainnya yang melolong-lolong di neraka.

{ يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ (27) مَا أَغْنَى عَنِّي مَالِيَهْ (28) هَلَكَ عَنِّي سُلْطَانِيَهْ (29) خُذُوهُ فَغُلُّوهُ (30) ثُمَّ الْجَحِيمَ صَلُّوهُ (31) ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُ (32) إِنَّهُ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ (33) وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ } [الحاقة: 27 – 34]

  1. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu
  2. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku
  3. Telah hilang kekuasaanku daripadaku”
  4. (Allah berfirman): “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya
  5. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala
  6. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta
  7. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar
  8. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin [Al Haqqah,27-34]

{فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هَاهُنَا حَمِيمٌ (35) وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ (36) لَا يَأْكُلُهُ إِلَّا الْخَاطِئُونَ } [الحاقة: 35 – 37]

  1. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini
  2. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah
  3. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa [Al Haqqah,35-37]

(nahimunkar.org)

(Dibaca 2.087 kali, 1 untuk hari ini)