Sejumlah nama calon menteri yang diajukan Jokowi ke KPK dan PPATK ada yang mendapatkan raport merah dan kuning. Mereka menduga, nama-nama itu masuk kini berada di Kabinet Kerja Jokowi-JK.

“Sebetulnya ini meminta pertanggung jawaban KPK, dimana mereka sebelumnya sudah merilis nama-nama di dalam kabinet bertanda merah dan kuning,” kata salah satu anggota GDR, Ray Rangkuti di KPK, Senin (3/11/2014).

Jadi kalangan pendukung Jokowi terutama kalangan Kristen, Katolik, sekuler, yang tidak diakomodasi oleh Jokowi dan Mega, masuk dalam Kabinet Kerja, sekarang mereka balik badan dan menggempur Jokowi. Mereka tidak menyangka kabinet Jokowi seperti yang ada sekarang ini.

Bahkan, kabinet Jokowi sekarang ini tidak ada satupun dari suku Batak. Padahal, mereka sudah riang gembira, setidaknya menurut informasi ada empat tokoh Batak yang bakal masuk kabinet, yaitu Jenderal Luhut Binsar Panjaitan (Menko Polhukam), Effendi Simbolon (Menteri ESDM), Muarar Sirait (Mensesneg), dan Trimedya Panjaitan (Menteri Kehakiman), ternyata tidak satupun mereka yang masuk kabinet.
Maka sekarang mereka ramai-ramai balik badan dan nggebuki Jokowi. Termasuk membuat DPR tandingan, supaya pemerintah Jokowi tidak bisa jalan. Inilah yang mereka lakukan. DPR tandingan bukan diarahkan kepada Koalisi Merah Putih, tapi kepada Jokowi. Padahal, semua keputusan penunjukan menteri itu, berada di tangan Mega.
Termasuk media-media yang sebelum pilpres, begitu luar biasanya mendukung Jokowi, tapi ketika kabinet diumumkan mereka langsung balik badan, dan nggebuki Jokowi. Lihat Kompas, The Jakarta Pos,Tempo, MetroTV, Jawa Pos-Indo Pos. Sekarang ini mereka tak lagi sejalan dengan Jokowi. [jj/dbs/voa-islam.com] Pendukung Jokowi Balik Badan Menggebuki Jokowi.

***

بَأْسُهُمْ بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعاً وَقُلُوبُهُمْ شَتَّى ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُونَ ﴿١٤﴾

Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti. (QS Al-Hasyr/59: 14).
Adapun para penjilat yang sampai membela aliran sesat atau memojokkan Islam, maka baik mereka dipakai oleh Jokowi maupun tidak, telah terkena ancaman ayat:

ذَلِكُم بِأَنَّكُمُ اتَّخَذْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ هُزُواً وَغَرَّتْكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فَالْيَوْمَ لَا يُخْرَجُونَ مِنْهَا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ ﴿٣٥﴾

035. Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat. (QS Al-Jaatsiyah/45:35)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.181 kali, 1 untuk hari ini)