Kaum Muslimin  di  Suriah menyeru:

  • Beberapa masjid di solo sudah diadakan qunut nazilah mendoakan kaum muslimin ahlussunah wal jamaah yang dibantai penguasa Syiah di Suriah.

Suriah terbakar….. Dan menjadi sungai darah….Sejak  15/03/2011  s/d 15/02 2012, Jumlah yang dibunuh lebih dari 10.000 diantaranya 600 perempuan, 430 anak-anak, dan yang terluka 5000. Mereka yang dipenjara lebih dari 100.000, yang mengungsi ke Lebanon, Turki, Jordan, Arab Saudi dan lainnya lebih dari 530.000.

 Lebih dari 300 kabupaten, kecamatan dan desa di serang oleh Bashar Assad (Presiden Suriah) dengan tank-tank, Roket-roket dan Bom-bom. Puluhan Masjid dan kaum muslimin yang sholat di dalamnya diserang, yang masih hidup ada yang dipenjara, dibantai dan sebagian ada juga yang melarikan diri.

Kami mengharapkan Kaum Muslimin di Indonesia untuk menolong saudara-saudara kita di Suriah Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan jangan lupa untuk mendoakan mereka agar Allah memenangkan mereka atas kedzoliman Bashar Asaad dan antek-anteknya.

Umat Islam di Solo bersama ust Ghiyath Abdul Baqi Asyuraiqi kelahiran Suriah mengadakan beberapa acara munashoroh (dukungan) untuk saudara-saudara kita di Suriah.

Diantaranya :

  1. Munashoroh di UMS (Jum’at 17/2/2012) bersama DR. Muinudinillah Basri
  2. Munashoroh di masjid Assalam di Gemolong, Sragen (Ahad 19/2/2012) bersama DR Muinudinillah Basri
  3. Munashoroh di masjid Baitul Ma’mur Solobaru besama DR Muinudinillah Basri (Ahad 19/2/2012)
  4. Munashoroh di Masjid Istiqomah Solo bersama ust Abdullah Manaf Amin ((Ahad 19/2/2012)
  5. Munashoroh di masjid Jogokaryan Jogja (insya Allah akan diselenggarakan hari Kamis 23/2/2012)

Alhamdulillah, telah dihadiri ribuan orang, dan mereka bersatu mendukung rakyat Suriah  Ahlussunnah Wal Jamaah melawan rezim Syiah Nushairiyah Bashar Assad dan antek-anteknya.

Dan di beberapa masjid di solo sudah diadakan qunut nazilah mendoakan kaum muslimin ahlussunah wal jamaah.

Kami mohon kepada seluruh kaum muslimin untuk mendoakan khususnya di saat sholat yaitu dengan qunut nazilah.

Kami mohon untuk disebarkan.

(Ghiyath Abdul Baqi Asyuraiqi kelahiran Suriah)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 671 kali, 1 untuk hari ini)