Din Syamsuddin: Stigma Radikalisme Umat Islam Program dari Asing



Melawan Radikalisme, Siapa yang Radikal?

Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf tegas mengintruksikan soal penanganan radikalisme. Menteri agama menyiapkan penyuluhan hingga peringatan untuk deradikalisasi. Bahkan mengkaji soal pelarangan cadar dan celana cingkrang untuk ASN. Kementerian dalam negeri akan membentuk pengawas radikalisme hingga kecamatan.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Din Syamsuddin menyikapi serius program deradikalisasi ini yang disebutnya merupakan program asing/luar.

“Saya meyakini deradikalisasi itu program luar, bukan identitas Indonesia, bukan cara Indonesia.”

“Umat Islam paling berjasa, paling toleran, tidak mungkin ada tingkat stabilitas Indonesia seperti ini kalau bukan karena Umat Islam. Tapi kalau Umat Islam diganggu, jangankan yang garis keras, yang garis lembut pun akan terusik. Saya ikut terusik.”

“Maka janganlah di awal pemerintah Jokowi periode kedua ini belum apa-apa main tuduh, main anti, suudzon pada Umat Islam. Mohon maaf ini justru akan mendorong radikalisasi, dan negara tidak akan sanggup menghadapi.”

Simak selengkapnya video tvOne di acara FAKTA bersama Pak Din:

Din Syamsuddin: Stigma Radikalisme Umat Islam Program dari Asing/Luar

Selengkapnya: https://t.co/kPOrBgwGfU pic.twitter.com/ewShYsLbcx

— Mas Piyu ORI (@mas__piyuuu) November 5, 2019

 

https://twitter.com/i/status/1191848979195035650

 

[portal-islam.id06 November 2019

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 224 kali, 1 untuk hari ini)