Sule, Budi dalton, Mang saswi terancam hukuman 3 tahun penjara, dalam kasus penistaan agama, menghina Rosulullah ( foto/ist)

Jakarta, – Gempar ! Karena diduga melakukan penistaan agama dan menghina Rosulullah ( Nabi Mhammad ) Komedian Sule, Mang Saswi dan Budi Dalton, terancam hukuman minimal 3 tahun.

Ketiganya dilaporkan Aktivis PA 212 Ustad Novel Bamukmin, keBareskrim Polri, karena ikut tertawa mendengar candaan Budi Dalton, soal Miras dicandakan Minuman Rosulullah, dalam konten You Tube Budi Dalton Chanel.

Komedian Sule dan kedua pelaku candaan dilaporkan keBareskrim Polri, hari Senin ( 14/11).

Laporan diterima AKP Abdul Arif, Nomor STTL/420/XI/2022/BARESKRIM, dalam laporan tersebut terlapor Budi Setiawan als Budi Dalton diduga telah melakukan Penodaan Agama melalui informasi Eletronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 156a KUHP Jo 27 ayat 3 Jo 28 ayat 2 Jo 40 ayat 2 Jo 40 atas 2 b UU 19 tahun 2016 tentang UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Jika laporan tersebut benar-benar diproses, maka KomedianSule, Mang Saswi dan Budi Dalton terancam hukuman minimal 3 tahun penjara, sesuai dengan pasal yang diterapkan dalam laporan tersebut.

“Jika laporan ini benar-benar diproses, ya minimal kenanya 5 tahun penjara,” ujar Tuson Dwi Haryanto, SH MH, seorang advokat dan pengamat hukumdi Yogyakarta.

Ia mengatakan, kemungkinan besar kasus ini akan direspon cepat oleh Bareskrim Polri, karena hal seperti ini sensitif apalagi ada unsur selebritis, seperti Komedian Sule, Budi Dalton dan Mang Saswi.

Dalam laporannya Ustad Novel Bamukmin menerangkan bahwa candaan menghina Rosulullah, disebarkan melalui akun You Tube Budi dalton Chanel, dengan judul Ngobat.

“Budi Dalton ( Sule dan Mang Saswi ) patut diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dengan menyatakan MIRAS, Minuman Rasulullah dalam akun youtube miliknya (Budi Dalton Channel) dalam acara “NGOBAT”, ” ujarNovel Bamukmin.

Suyono Sugondo

Cakrawala.co – Kamis, 17 November 2022 | 18:22 WIB

***

Baca juga:

Hukum Bunuh atas Orang yang Menghina Islam, Allah, dan Rasul-Nya

Posted on 20 September 2021

by Nahimunkar.org

***

Jasadnya Dimuntahkan oleh Bumi karena Menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Posted on 4 November 2020

by Nahimunkar.org

حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ رَجُلٌ نَصْرَانِيًّا فَأَسْلَمَ وَقَرَأَ الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ فَكَانَ يَكْتُبُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَادَ نَصْرَانِيًّا فَكَانَ يَقُولُ مَا يَدْرِي مُحَمَّدٌ إِلَّا مَا كَتَبْتُ لَهُ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ فَدَفَنُوهُ فَأَصْبَحَ وَقَدْ لَفَظَتْهُ الْأَرْضُ فَقَالُوا هَذَا فِعْلُ مُحَمَّدٍ وَأَصْحَابِهِ لَمَّا هَرَبَ مِنْهُمْ نَبَشُوا عَنْ صَاحِبِنَا فَأَلْقَوْهُ فَحَفَرُوا لَهُ فَأَعْمَقُوا فَأَصْبَحَ وَقَدْ لَفَظَتْهُ الْأَرْضُ فَقَالُوا هَذَا فِعْلُ مُحَمَّدٍ وَأَصْحَابِهِ نَبَشُوا عَنْ صَاحِبِنَا لَمَّا هَرَبَ مِنْهُمْ فَأَلْقَوْهُ فَحَفَرُوا لَهُ وَأَعْمَقُوا لَهُ فِي الْأَرْضِ مَا اسْتَطَاعُوا فَأَصْبَحَ وَقَدْ لَفَظَتْهُ الْأَرْضُ فَعَلِمُوا أَنَّهُ لَيْسَ مِنْ النَّاسِ فَأَلْقَوْهُ

Telah bercerita kepada kami Abu Ma’mar(1) telah bercerita kepada kami ‘Abdul Warits(2) telah bercerita kepada kami ‘Abdul ‘Aziz(3) dari Anas radliallahu ‘anhu(4) berkata, Ada seorang laki-laki Nashrasni masuk Islam lalu membaca surah Al Baqarah serta Alu ‘Imran. Dia biasa menulis untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tapi kemudian dia kembali kepada agama Nashrani dan berkata; “Tidak ada yang diketahui Muhammad melainkan apa yang aku tulis untuknya”. Kemudian Allah mewafatkannya lalu mereka (teman-temannya) menguburkannya. Pada keesokan harinya, jasadnya dimuntahkan oleh bumi, maka teman-temannya berkata; “Ini adalah perbuatan Muhamad dan shahabat-shahabatnya karena teman kita ini berpaling dari agama mereka, lalu mereka membongkar kuburannya dan mencampakkannya”. Maka mereka kembali menguburkannya dan menggali lubangnya lebih dalam. Namun keesokan harinya, jasadnya kembali dimuntahkan oleh bumi, maka teman-temannya berkata; “Ini adalah perbuatan Muhamad dan shahabat-shahabatnya karena teman kita ini berpaling dari agama mereka, lalu mereka membongkar kuburan teman kita ini dan mencampakkannya”. Maka mereka kembali menguburkannya dan menggali lubangnya lebih dalam lagi sebatas yang mereka mampu. Akan tetapi kembali pada keesokan harinya jasadnya itu dimuntahkan kembali oleh bumi hingga mereka menyadari bahwa kejadian itu bukan perbuatan manusia dan akhirnya mereka mencampakkannya begitu saja.
(Shahih Bukhari hadis nomor 3348)

https://carihadis.com/Shahih_Bukhari/3348#[4]

 

صحيح البخاري (4/ 202)

3617 – حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الوَارِثِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ العَزِيزِ، عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ رَجُلٌ نَصْرَانِيًّا فَأَسْلَمَ، وَقَرَأَ البَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ، فَكَانَ يَكْتُبُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَعَادَ نَصْرَانِيًّا، فَكَانَ يَقُولُ: مَا يَدْرِي مُحَمَّدٌ إِلَّا مَا كَتَبْتُ لَهُ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ فَدَفَنُوهُ، فَأَصْبَحَ وَقَدْ لَفَظَتْهُ الأَرْضُ، فَقَالُوا: هَذَا فِعْلُ مُحَمَّدٍ وَأَصْحَابِهِ لَمَّا هَرَبَ مِنْهُمْ، نَبَشُوا عَنْ صَاحِبِنَا فَأَلْقَوْهُ، فَحَفَرُوا لَهُ فَأَعْمَقُوا، فَأَصْبَحَ وَقَدْ لَفَظَتْهُ الأَرْضُ، فَقَالُوا: هَذَا فِعْلُ مُحَمَّدٍ وَأَصْحَابِهِ، نَبَشُوا عَنْ صَاحِبِنَا لَمَّا هَرَبَ مِنْهُمْ [ص:203] فَأَلْقَوْهُ، فَحَفَرُوا لَهُ وَأَعْمَقُوا لَهُ فِي الأَرْضِ مَا اسْتَطَاعُوا، فَأَصْبَحَ وَقَدْ لَفَظَتْهُ الأَرْضُ، فَعَلِمُوا: أَنَّهُ لَيْسَ مِنَ النَّاسِ، فَأَلْقَوْهُ

__________

[تعليق مصطفى البغا]

3421 (3/1325) -[ ش أخرجه مسلم في صفات المنافقين وأحكامهم رقم 2781. (فعاد) ارتد ورجع. (لفظته الأرض) رمته من القبر. (ليس من الناس) أي من فعلهم]

(nahimunkar.org)