Foto: Direktur RS Budi Kemuliaan, dr. Muhammad Baharuddin (berdiri membawa mix)


KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Rumah Sakit Budi Kemuliaan, dr. Muhammad Baharuddin menegaskan, dirinya berani menjadi saksi bahwa ada kezaliman dalam #AksiBelaQuran, Jum’at malam 4 November 2016.

“Saya akan menjadi saksi di depan Allah, di depan malaikat, bahwa saya melihat kezaliman terhadap umat Islam tadi malam,” katanya dalam konferensi pres di Restoran Pulau Dua Jakarta, Sabtu (05/11).

Ia berdoa agar orang-orang yang melakukan kezaliman terhadap umat Islam mendapat balasan yang setimpal dari Allah.

“Saya berharap, orang yang melakukan kezaliman kepada umat Islam tadi malam dibalas oleh Allah,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak GNPF-MUI sedianya akan menyerahkan cek kepada dr. Bahar untuk biaya pengobatan para korban gas air mata. Namun ia tidak bersedia menerima cek itu.

“Saya tolak karena saya takut nanti itu malah menjadi tujuan saya. Tujuan dari Budi Kemuliaan hanya untuk menolong,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy

Sumber: kiblat.net/Sabtu, 5 November 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.912 kali, 1 untuk hari ini)