Penumpang ilegal lainnya akhirnya teridentifikasi bernama Delavar Syed Mohammad Reza,(Reuters)

.

 

Pesawat Malaysia Airlines dinyatakan hilang Sabtu 8/3. Dalam pesawat jenis Boeing 777-200 ini terdapat 227 penumpang dan 12 awak. Di antara penumpang terdapat dua bayi.

Pesawat berangkat lepas landar dari Kuala Lumpur pada pukul 00.41 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Beijing pada 06.30. Namun, di tengah perjalanan, hubungan dengan menara pengawas terputus. Kabar terakhir, pesawat diduga jatuh di wilayah udara Vietnam.

Di antara penumpangnya ada pengguna paspor palsu yakni 2 orang warga Negara Iran.

Inilah beritanya.

***

Interpol Selidiki 2 Warga Iran Pengguna Paspor Palsu di Pesawat Malaysia MH370

Sindonews.com – Interpol telah mengidentifikasi orang kedua yang menggunakan paspor palsu dalam pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. “Dia juga seorang warga negara Iran, bernama Delavar Syed Mohammad Reza,” ungkap pihak Interpol.

Polisi Malaysia beberapa jam sebelumnya berhasil mengidentifikasi satu orang yang menggunakan paspor palsu tersebut, pria tersebut warga negara Iran bernama Mohammad Nour Pouria Mehdrad berusia 19 tahun, yang diyakini akan melakukan perjalanan ke Jerman untuk bertemu dengan ibunya.

“Semakin banyak informasi yang kita dapatkan, semakin kita cenderung untuk menyimpulkan itu bukan insiden teroris,” ungkap Ronald Noble, Sekertaris Jenderal Interpol. Seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (11/3/2014).

Interpol meminta bantuan bila ada pihak-pihak yang mengenal atau mengetahui informasi mengenai kedua orang tersebut. Sebelumnya kedua orang tersebut memegang paspor Iran, namun saat di Kuala Lumpur mereka menukar paspor mereka dengan paspor Italia dan Austria.

 (esn) Victor Maulana/ sindonews.com Selasa,  11 Maret 2014  −  19:29 WIB

***

Minggu, 09 Maret 2014 | 09:04 WIB

Kronologi Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

Foto udara tumpahan minyak dilihat dari pesawat Angkatan Udara Vietnam dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang, sekitar 250 km dari Vietnam dan 190 km fdari Malaysia, Sabtu (8/3). REUTERS/Trung Hieu/Thanh Nien Newspaper

TEMPO.CO, Hanoi – Pencarian masih terus dilakukan atas pesawat Malaysia Airlines yang dinyatakan hilang kemarin. Dalam pesawat jenis Boeing 777-200 ini terdapat 227 penumpang dan 12 awak. Di antara penumpang terdapat dua bayi.

Pesawat berangkat lepas landar dari Kuala Lumpur pada pukul 00.41 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Beijing pada 06.30. Namun, di tengah perjalanan, hubungan dengan menara pengawas terputus. Kabar terakhir, pesawat diduga jatuh di wilayah udara Vietnam. Hingga kini upaya pencarian masih terus dilakukan. (Baca: Dua Penumpang Malaysia Airlines Pakai Paspor Palsu)

Berikut menit-menit menjelang hilangnya pesawat itu:

Pukul 00.41
Malaysia Airlines (MAS) dengan nomor penerbangan MH370 tinggal landas dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA), dengan 239 orang di atasnya.

Pukul 01.30
Sinyal MH370 menghilang dari radar Departemen Penerbangan Sipil Malaysia. Pesawat juga tak memasuki wilayah udara Cina atau membuat kontak dengan menara pengawas negeri itu.

Pukul 06.40
Pesawat dijadwalkan tiba di Beijing, Cina. Kerabat penumpang yang menjemput mulai cemas.

Pukul 10.15
Pesawat dikabarkan mendarat darurat di Bandara Nanning di Cina Selatan.

Pukul 10.45
MAS mengkonfirmasi pendaratan darurat itu tak benar. MH370 masih dinyatakan hilang.

Pukul 12.00
CEO MAS, Ahmad Jauhari Yahya, menggelar konferensi pers. Ia menyatakan kontak terakhir MH370 pada 120 mil timur Kota Baru, di atas Laut Cina Selatan.

Pukul 12.50
Sinyal pesawat MH370 terdeteksi di Vietnam, namun dibantah Badan SAR Vietnam.

Pukul 13.00
Cina mengirim dua kapal SAR ke Laut Cina Selatan untuk membantu pencarian pesawat itu.

Pukul 13.10
Kedutaan Malaysia di Beijing membuka hotline untuk keluarga penumpang pesawat MH370.

Pukul 13.30
Pemerintah Vietnam mengkonfirmasi pesawat terakhir melakukan kontak di wilayah udara provinsi Ca Mau, meminta ditransfer ke pengawas lalu lintas udara di Ho Chi Minh City. Namun transfer tak pernah terjadi.

Pukul 14.00
Manifes pesawat MH370 diumumkan ke publik.

Pukul 16.20
Pemerintah Vietnam mengumumkan pesawat MH370 hilang di wilayah udara mereka.

Pukul 18.00
Vietnam, Singapura, Filipina, dan Amerika Serikat mengumumkan bergabung dengan Malaysia melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Pukul 21.00
Laporan menyatakan Departemen Penerbangan Sipil Vietnam mendeteksi dua lokasi tumpahan minyak dalam jumlah besar di dekat pesisir selatan negara itu./ THE STAR | TRIP B

(nahimunkar.com)

(Dibaca 977 kali, 1 untuk hari ini)