TEHERAN (Manjanik.com) – Peringatan Hari Asyura pada tahun 2015 atau 1437 H kali ini sepertinya menjadi hari kelabu dan kelam bagi jamaah Syi’ah. Sebanyak 2 jamaah Syi’ah yang merupakan warga Negara Syi’ah Iran tewas saat diserang seorang penembak ketika memperingati Asyura, pada Jum’at (16/10).

Kantor berita resmi Pemerintah Syi’ah Iran, Irna melaporkan, serangan penembakan terhadap jamaah Syi’ah terjadi di Provinsi Khuzestan, di barat daya Iran yang mengakibatkan 2 jamaah Syi’ah tewas. “Dua orang juga terluka dalam serangan tersebut,” kantor berita Irna melaporkan pada Sabtu (17/10/2015).

Mobil yang digunakan para penyerang tidak berpelat nomor. ”Ini masih belum jelas apakah serangan itu dilakukan satu teroris,” kata pejabat polisi di provinsi setempat, Kolonel Rahman Mousavi. ”Penyidik sedang mengkaji masalah ini dan akan mengumumkan hasil sesegera mungkin,” lanjutnya.

Pada hari yang sama, sebanyak 5 jamaah Syi’ah juga tewas dan 9 orang lainnya luka-luka dalam serangan di sebuah aula pertemuan Syi’ah di Saihat, Provinsi timur Arab Saudi. Pembunuhan di Saihat terjadi dua hari setelah dimulainya peringatan Asyura yang merupakan acara suci bagi Syi’ah.

Saksi mata di lokasi penembakan semalam melaporkan, serangan terjadi sekitar pukul 22.30 waktu setempat. Seorang pria bersenjata menembak mati 5 jamaah Syi’ah di Syi’ah Centre, di wilayah Saudi timur. Pendukung Daulah Islam/Islamic State (IS) mengklaim sebagai pelaku penembakan.

“Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara acak sebelum polisi turun tangan dan menembak penyerang hingga meninggal,” kata kementerian dalam negeri Arab Saudi, seperti dikutip dari laman BBC.

Pelaku penembakan mengatakan, salah satu tentara telah menyerang jamaah Syi’ah dengan senjata otomatis. Kelompok ini memperingatkan bahwa orang-orang kafir tidak akan aman di tempat Nabi Muhammad, yakni Makkah dan Madinah. [SS/Rol/snews] manjanik.com, October 18, 2015

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.845 kali, 1 untuk hari ini)