• Teks LKS: Korupsi yang menimpa Abdurahman Wahid sehingga dipecat dari kursi kepresidenan yaitu…
  • Dalam kasus ini, merdeka.com memberitakan, GP Ansor Gersik, Jawa Timur, kembali mengerang.
  • Situs DPW PKB Jatim: Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana…

LKS_8346523528375

LKS yang menjelekkan mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Foto: Nurul A/okezone)

LKS untuk kelas XII SMA pada Modul Sejarah menyebut Gus Dur.

Di antaranya “Puncak jatuhnya Gus Dur dari kursi kepresidenan ditandai oleh skandal Brunai Gate dan Bulog Gate dan menyebabkan dia terlibat kasus korupsi”. Tulisan tersebut berada di halaman 34-35 yang mengupas kepemimpinan Gus Dur hingga Gus Dur dilengserkan dari kursi Presiden. Gus Dur memerintah pada 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001.

Tak cukup sampai di situ, dalam LKS tersebut juga diulangi keterlibatan Gus Dur dalam korupsi di halaman 40. Dalam soal pilihan ganda atau multiple choice di nomor 9 dan 15, disebutkan korupsi yang menimpa Abdurahman Wahid sehingga dipecat dari kursi kepresidenan yaitu…

a. Pertamina Gate, b. Bulog Gate, c. Pelni Gate, d. Garuda Gate dan President Gate.

Hal itu sebagaimana diberitakan okezone, LKS Lecehkan Gus Dur Beredar di Gresik, Nurul Arifin – Okezone ,Selasa, 11 Desember 2012 14:36 wib wib

Sementara itu Voaislam.com memberitakan, Tuduhan Gus Dur terlibat skandal kasus Bruneigate dan Buloggate itu, terdapat di halaman 35 pada LKS terbitan percetakan di Jalan Majapahit III/74 Nayu Barat, Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah. LKS itu terbitan CV Hayati Tumbuh.

Kalimat tuduhan terhadap Gus Dur di lembar LKS Sejarah yang kini terlanjur beredar di kalangan pelajar tersebut, diulangi lagi pada soal tanya jawab di halaman 40, tepatnya pada soal nomor 9 dan 15.

Pada soal multiple choice pada LKS yang diperuntukkan pelajar SMA dan MA kelas XII itu berbunyi: “Kasus korupsi yang menimpa Abdurahman Wahid sehingga dipecat dari kursi kepresidenan yaitu?” Kemudian di bawahnya terdapat pilihan jawaban di antaranya, Pertaminagate, Buloggate, Pelnigate, Garudagate dan Presidentgate.

Dalam kasus ini, merdeka.com memberitakan, GP Ansor Gersik, Jawa Timur kembali mengerang. Setelah beberapa waktu lalu politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, kini muncul Lembar Kerja Siswa (LKS) SMA dan Madrasah Aliyah (MA) di Gresik, yang menyebut Gus Dur (KH Abdurahman Wahid) dilengserkan dari kursi presiden karena skandal kasus bruneigate dan buloggate.

***

Situs DPW PKB Jatim: Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana…

Situs DPW PKB Jatim dalam judul KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Menyebut juga skandal Buloggate dan Bruneigate. Di antaranya sebagai berikut:

Muncul pula dua skandal pada tahun 2000, yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. Pada bulan Mei, Badan Urusan Logistik (BULOG) melaporkan bahwa $4 juta menghilang dari persediaan kas Bulog. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaim bahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang.[48] Meskipun uang berhasil dikembalikan, musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini. Skandal ini disebut skandal Buloggate. Pada waktu yang sama, Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinya sendiri. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu di Aceh. Namun, Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. Skandal ini disebut skandal Bruneigate. http://www.pkb-jatim.com/index.php?page=profile_detail&id_profile=42&kategori=10

Sebelumnya, nahimunkar.com memberitakan, Sudah dua kali soal ujian menyebut Gus Dur lengser dari kursi presiden  karena kasus Brunei Gate dan Bulog Gate.

Pertama, soal ujian semester SMP yang mengungkit-ungkit kasus Bruneigate dan Buloggate yang mengakibatkan kejatuhan Presiden Gus Dur, beredar di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Maret 2011.

Kedua, di Jawa Barat baru-baru ini, soal ujian untuk Madrasah Aliyah.

Dari dua kasus soal yang mengungkit skandal Gus Dur itu tampaknya ada reaksi marah-marah dari para pendukung Gus Dur.

Tingkah marah-marah semacam itu bila dilihat dengan merujuk pada pepatah lama maka boleh jadi seperti ungkapan “buruk muka cermin dibelah”.

Kalau toh soal ujian telah dua kali menyebut kasus itu, kemungkinan kali-kali yang lain dan di tempat lain bisa terjadi pula. Dan bila pendukungnya semakin marah seperti biasanya, misalnya, maka pepatah lama pun sudah menjawabnya dengan ungkapan: “Buruk muka cermin dibelah”. (Sudah dua kali soal ujian ungkit Gus Dur dengan skandal Bulog gate dan Brunei gate

8 December 2012 https://www.nahimunkar.org/18973/sudah-dua-kali-soal-ujian-ungkit-gus-dur-dengan-skandal-bulog-gate-dan-brunei-gate/ ).

Ternyata dua hari berikutnya, ada berita masalah skandal yang dialami Gus Dur lagi, lewat sekolah pula yakni lembar kerja sekolah yang disebut LKS. Lalu GP Ansor setempat dikabarkan marah-marah pula. Kenapa tidak terdengar marah kepada pihak PKB (partai yang semula didirikan Gus Dur cs) yang memasang riwayat Gus Dur seperti tersebut, dan pihak-pihak lain yang juga menulis seperti itu di mana-mana?

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.918 kali, 1 untuk hari ini)