Doktor Hadits Bersepeda, Simak Jawaban dalam Kajiannya soal Kitab Shahih Bukhari

Yang naik sepeda itu ustadz Dr. Haikal Basyarahil Lc MA. Alumni Fakultas Hadits Madinah. Kesana Kemari naik sepeda.

Kemarin di Kajian Virtual beliau Mukaddimah Shahih Bukhori sy kirim pertanyaan :

“Mana yg lebih baik antara shahih Bukhori dan Shahih Muslim?”

Beliau jawab :

“Mayoritas ulama mengatakan bhw Shahih Bukhori lebih baik dari Shahih Muslim, alasan ulama mengatakan demikian adl pertama Syarat penshahihan Hadits Imam Bukhori lebih rumit dari Syarat Imam Muslim.

Dan kedua Imam Bukhori adl Guru dari Imam Muslim, dan hal ini juga melazimkan bahwa hendaknya kita lebih mendahulukan pendapat para kibaar, pendapat para guru dibanding pendapat Orang-orang di bawah mereka.”

Beliau juga menceritakan kisah beliau ketika menyusun Disertasi S3 beliau, saat itu beliau mengkritisi pentashihan Imam Bukhori terhadap hadits yang diriwayatkan Sahabat Anas bin Malik.. Saat itu beliau mendapati banyak riwayat yg beliau dapatkan memperkuat dugaan beliau.

Ketika beliau menyampaikan hal tersebut kepada Supervisor beliau, syekh berkata “Akhto’ta ! (Kamu salah)” Dan disarankan agar membaca lebih banyak, akhirnya ketika Beliau membaca Kitab ilal nya Imam Ad Daruqhutni barulah beliau sadar kalo beliau salah.

Kemudian beliau menasehatkan bahwa jngan mudah bangga dengan pendapat sendiri apalagi berlawanan dengan pendapat para Guru kita, para Masyaikh kita.

Karena bisa jadi perbedaan itu berangkat dari minimnya literasi kita, minimnya Ilmu kita.. kita anggap diri kita sudah

hebat

, ternyata masih butuh lebih banyak belajar…

Memang benar bahwa para guru itu tidak Makshum.. Tapi Ilmu, keikhlasan dan pengakuan Ummat terhadap Ilmu dan Karya mereka telah nyata..

Sebagaimana Ibnu Khaldun berkata ttg Kitab Shahih Bukhori, “Ummat ini berhutang trhdp Imam Al Bukhori !”, saking tingginya kualitas Kitab ini..

Dan Ketika Imam As Sakhawi melihat Kitab Fathul Bari’nya Ibnu Hajar,beliau berkata “Andai Ibnu Khaldun melihat Kitab Al Fath ini,niscaya dia akan bilang “Hutang Ummat ini telah lunas dengan Al Fath (Fathul Bari’)”

Jadi mari terus belajar kawan..dengan niat utk kita amalkan.. dan bukan untuk mendebat para Kibaar kita..

Al Barakatu ma’a Akaabirukum..

(Keberkahan itu bersama para senior kalian dalam bidang ilmu)

___

Sumber : grup WA Multaqo Duat Indonesia (MDI)

Ahmad Anshori

30 Juli pukul 19.13  · 

 

AL-FIRQAH AN-NAJIAH (Jalan Golongan yang Selamat)

Iwan Permana  · 31 Juli pukul 09.53  · 

(nahimunkar.org)

 

 

(Dibaca 222 kali, 1 untuk hari ini)