Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok


Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengaku menerima bantuan dana berupa sumbangan sebesar Rp4,5 miliar dari pengusaha Hamid Djojonegoro, bos ABC Group.

Ahok menyatakan hal itu saat menjadi pembicara dalam seminar di Gedung Reformed Millenium Center Indonesia (RMCI) Jakarta, Sabtu (12/3).

“Saya terima uang saksi Rp4,5 miliar, itu saya cari dari sembilan perusahaan atau PT, masing-masing sumbangan Rp500 juta,” terangnya.

Ahok menambahkan, uang tersebut berada dalam pengelolaan `Teman Ahok`, tim relawan yang mengumpulkan KTP dan menyokongnya maju dalam pencalonan gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI yang kini duduk sebagai anggota DPD RI, Gede Pasek Suardika mengingatkan Ahok agar berhati-hati dalam menerima bantuan dari perusahaan ataupun pengusaha.

“Hati-hati, itu tergolong gratifikasi. Sebab, Ahok belum resmi menjadi calon gubernur, dan yang pasti kedudukan resminya adalah sebagai pejabat tertinggi dalam pemerintahan di Pemprov DKI,” tulis Pasek, melalui akun twitter @G_pasek, Minggu (13/3).

Ahok memang masih menjabat gubernur DKI Jakarta. Sedangkan proses Pilkada DKI 2017 belum dimulai prosesnya, termasuk KPU DKI sendiri belum membuka pendaftaran bagi calon gubernur yang akan berlaga di Pilkada pada 2017 mendatang. (emka)

Sumber Berita: edisinews.com, Senin, 14 Maret 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.842 kali, 1 untuk hari ini)