INDONESIA

Dr Luthfi Parewangi: Wudhu bisa hancurkan virus Corona


Ilustrasi santri sedang berwudhu. Foto ppdrnjh

Makassar– Dokter spesialis penyakit dalam di Kota Makassar, Dr. dr Luthfi Parewangi, SpPD mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu terlalu khawatir dengan wabah virus corona.

Ia menjelaskan, wilayah Indonesia salah satu negara yang kaya akan air. Virus corona akan hancur dengan air. Salah satu yang bisa dilakukan khususnya untuk umat Muslim adalah dengan menjaga air wudhu.

“Mengenai virus corona, kita di Indonesia tidak perlu terlalu was-was, pertama kita kaya dengan air. Virus-virus itu akan cepat hancur dengan air apalagi kaum muslimin berwudhu 5 kali sehari semalam membersihkan mulut hidung itu adalah rahmat tersendiri di luar dari nilai ibadah yang ada di dalam Islam. Virus-virus itu akan mati ketika kita berwudhu, jagalah wudhu anda,” terangnya, sebagaimana dilansir gosulsel.com, Senin (27/1/2020).

Selain air, ujar dr Luthfi, paparan sinar matahari yang di wilayah Indonesia membuat virus-virus cepat mati. Walaupun demikian, ada juga beberapa yang perlu diperhatikan agar terhindar dari Virus Corona, seperti menjaga makanan.

“Nah adapun mengenai persiapan diri kita, adalah yang pertama cuci tangan, makan makanan yang dimasak dan banyak protein karena sumber imunitas tubuh dalam melawan virus itu adalah protein. Perbanyak protein mulai dari telur, ikan dan daging itu adalah modalitas kita untuk mempersiapkan ketika kita terpapar oleh virus,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, efek yang paling buruk dari virus Corona tersebut adalah radang paru yang mengakibatkan perfusi dari pada oksigen ke dalam tubuh menjadi menurun.

“Radang paru ini akan memudahkan infeksi lain atau meluasnya infeksi yang sudah ada. Jadi, orang tua yang punya penyakit-penyakit penyerta, perokok itu adalah orang-orang yang potensial memberat ketika terinveksi oleh virus corona,” jelasnya.

Diketahui, kemunculan virus dengan nama Coronavirus (2019-nCoV) atau virus corona menyita perhatian dunia termasuk di Indonesia.

Virus ini pertama kali menyebar di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, Cina sejak Desember 2019 lalu. Virus corona masih merupakan satu rumpun dengan virus penyebab SARS dan MERS.

(ameera/arrahmah.com)

(Arrahmah.com) Oleh Ameera Pada 29/01/2020 19:53

(nahimunkar.org)

(Dibaca 3.559 kali, 1 untuk hari ini)