dr. Zaidul Akbar Ungkap Al Quran sebagai Penyembuh Sakit


  • Photo : YouTube dokter Zaidul Akbar

Al Quran adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad sebagai petunjuk manusia. Al Quran menjelaskan segala macam permasalahan, termasuk penjelasan tentang pengobatan.

 

Alquran memiliki nama-nama yang mulia sesuai dengan sifatnya, salah satunya As-Syifaa. Secara bahasa, As-Syifa memiliki arti obat, namun secara istilah dapat diartikan sebagai penyembuh.

Terkait dengan hal itu, dokter sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar melalui akun Instagram pribadinya menjelaskan ada 4 ayat dalam Al Quran yang menyebut tentang penyembuhan atau pengobatan. 3 ayat menginformasikan Al Quran sebagai obat dan 1 ayat mengenai madu sebagai obat.

 

Tiga ayat tersebut, yang dimaksud antara lain adalah:

1. QS At Taubah

{وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ } [التوبة: 14]
“Serta melegakan hati orang-orang yang beriman” (QS. At-Taubah : 14)

2. QS Yunus
{وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ } [يونس: 57]

“Dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada” (QS. Yunus : 57)

3. QS Al- Israa’
{وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ} [الإسراء: 82]

“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” (QS. Al-Israa’ : 82)

4. Madu sebagai obat
{ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ} [النحل: 69]

“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia” (QS. An-Nahl : 69).

 

“Sentuh dan pegang yg sakit sambil membacakan ayat-ayat Al Quran karena memang Al Quran itu Syifa,” tulis dr. Zaidul Akbar.

Beliau melanjutkan, jika dibuat prosentase dari empat itu, Al Quran posisinya 75 ? dan Madu 25%. Faktor psikologi pasien itu 75 %, itulah sebabnya dalam Alquran ada ayat ayat ruqyah untuk ketenangan yang bisa dibaca dan sangat baik dibaca di saat seperti ini.

“Itulah pengobatan yang diajarkan Rasulullah, menggunakan Alquran sebagai obat utama dan obat terbaik, untuk penyakit fisik dan penyakit non fisik. Jadikanlah Alquran sebagai penyembuh utama dalam keluarga kita dan dekatlah dengan Al Quran karena disana banyak keberkahan, penyembuhan , petunjuk dan segala yang diperlukan manusia dalam hidupnya,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

Selain itu, diungkapkan beliau menyarankan untuk masyarakat yang terpapar virus COVID-19 dapat melakukan ruqyah. Prosesi ruqyah sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan ayat-ayat umum dan khusus ruqyah.

“Ayat apa yang dibaca? Browsing aja, banyak yang sudah menjelaskan , termasuk saya amat sangat menyarankan yang saat ini terkena virus ini, coba diruqyah ya, pake ayat ayat umum ruqyah dan ayat ayat khusus. Semoga Allah mendekatkan kita dan keluarga dngn Alquran,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

 

Oleh :

VIVA – Selasa, 13 Juli 2021 | 07:30 WIB

==============

  •  

    zaidulakbar


    Verified

    Sentuh dan pegang yg sakit sambil membacakan ayat-ayat Al Quran karena memang Al Quran itu Syifa,
    Ada 4 ayat yg menyebutkan tentang penyembuhan atau pengobatan, 3 ayat menginformasikan Al Quran sebagai obat dan 1 ayat madu sebagai obat :

    Tiga ayat Al Quran sebagai obat :
    وَيَشْفِ صُدُوْرَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِيْنَ

    Serta melegakan hati orang-orang yang beriman (QS. At-Taubah : 14)

    وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِ

    Dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada (QS. Yunus : 57)

    وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ

    Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (QS. Al-Israa’ : 82)

    Madu sebagai obat :

    يَخْرُجُ مِنْ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيْهِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ

    Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS. An-Nahl : 69)

    Jadi kalau mau dibuat prosentase dari 4 itu, Al Quran posisinya 75 ℅ dan Madu 25%
    Faktor psikologi pasien itu 75 %, itulah sebabnya dalam Alquran ada ayat ayat ruqyah untuk ketenangan ( sudah pernah saya share) yang bisa dibaca dan sangat baik dibaca di saat seperti ini
    .
    Itulah pengobatan yang diajarkan Rasulullah , menggunakan Alquran sebagai obat utama dan obat terbaik, untuk penyakit fisik dan penyakit non fisik
    .
    Jadikanlah Alquran sebagai penyembuh utama dalam keluarga kita dan dekatlah dengan Alquran karna disana banyak keberkahan, penyembuhan , petunjuk dan segala yang diperlukan manusia dalam hidupnya
    .
    Ayat apa yang dibaca? Brosing aja, banyak yang sudah menjelaskan , termasukk saya amat sangat menyarankan yang saat ini terkena virus ini, coba diruqyah ya, pake ayat ayat umum ruqyah dan ayat ayat khusus
    .
    Semoga Allah mendekatkan kita dan keluarga dngn Alquran
    .
    .
    .
    @syaamil_quran

    1d

zaidulakbar

Verified

 

8,882 likes

***

Akibat Stres, Muncul 4 Masalah Kesehatan Ini

Posted on 27 November 2019

by Nahimunkar.org


Akibat Stres, Muncul 4 Masalah Kesehatan Ini

Tampak seperti sakit fisik, tapi sebenarnya dipicu oleh kondisi stres.
 

4 Masalah Kesehatan Fisik yang Kerap Muncul Saat Stres, Apa Saja?

Apakah Anda kerap mengalami sakit di bagian badan dan tak tahu apa pemicunya?

Kalau ya, psikolog Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd mengungkapkan beberapa masalah kesehatan fisik yang bisa jadi dipicu oleh kesehatan mental atau stres. Beberapa masalah kesehatan fisik tersebut adalah sebagai berikut:

1. Sakit perut atau pencernaan

Sakit di bagian perut atau pencernaan, kata Rosdiana, bisa terjadi akibat kita tengah mencoba untuk mencerna sesuatu. Upaya tersebut tanpa sadar membuat bagian perut nyeri seperti kembung atau mulas. “Termasuk saat kita mau presentasi di depan, dan tiba-tiba mulas. Itu kita lagi mencerna yang terjadi,” kata Rosdiana.

2. Sakit punggung

Sakit punggung mulai dari bagian bahu sampai belakang punggung, kata Rosdiana, bisa terjadi akibat kita tengah memanggul beban sesuatu. Untuk itu, penting mengetahui dan sadar mengenai masalah apa yang tengah menjadi beban dan mencari jalan keluarnya.

3. Sakit tangan

Pernah sakit di bagian tangan seperti tangan terasa pegal? Jika ya, bisa jadi kita tengah memiliki masalah dengan hubungan atau relasi. “Misal kita merasa tidak bisa bantu orang,” tambahnya.

4. Sakit kepala

Hampir sama seperti sakit di bagian perut, sakit kepala menjadi tahap kedua setelah masalah perut terjadi. Rosdiana mengatakan, sakit kepala biasanya terjadi ketika kita tengah berusaha mencari jalan keluar dari masalah.

Meski ia menjabarkan satu-persatu kaitan sakit fisik dengan masalah pikiran, ia tetap menyarankan agar kita tetap mencari pertolongan ahli seperti tenaga medis.

“Balik lagi jangan lupa ke dokter dulu. Jadi, pastikan kalau itu masalah fisik.” Dan bila tidak terbukti ada masalah fisik yang menganggu, tidak ada salahnya melakukan terapi kesehatan mental untuk mengatasi kesehatan fisik.

Vania Rossa | Risna Halidi

suara.com, Rabu, 27 November 2019 | 07:00 WIB

Image/ berawan.com

 
 

***

 
 

Doa “antinyeri”

 
 

Setiap orang pasti pernah merasakan sakit atau nyeri, jika rasa nyeri tidak tertahankan seperti sakit gigi, maka kita langsung menkomsumsi obat antinyeri seperti asam mefenamat, akan tetapi terkadang kita lupa membaca doa yang bisa menghilangkan sakit bahkan nyeri yang kita rasakan. Hendakkan seorang muslim menghafalnya karena mudah dan jika dibaca kurang dari satu menit. Dan hendaklah jangan terlalu bertumpu dengan sebab saja tanpa meminta kepada pencipta dan pengatur sebab.

dari Utsman bin Al-Ash radhiallahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ia pernah mengeluhkan penyakitnya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  tentang penyakit ditubuhnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,

ضع يدك على الذي تألم من جسدك و قل باسم الله ثلاثا و قل سبع مرات أعوذ بالله و قدراته من شر ما أجد و أحاذر

“Letakkan tanganmu dibagian tubuh yang sakit, lalu ucapkanlah, “bismillah” tiga kali, lalu ucapkan sebanyak tujuh kali “A’udzu billahi wa qudrootihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir“, “Aku memohon perlindungan kepada Allah dengan kemuliaan dan kekuasaannya dari segala keburukan yang kudapatkan dan kukhawatirkan. [HR. Muslim no.2202]

Jika sakitnya seluruh tubuh maka cara mendokan [baca: meruqyah] diri sendiri sama caranya dengan meruqyah orang lain. Maka jika sakitnya di seluruh tubuh, caranya dengan meniup pada telapak tangan kemudian mengusapkan ke seluruh tubuh atau jika tidak mampu, bisa dengan hanya membacanya saja.

  
 

Salah paham: doa ruqyah hanya untuk sakit supranatural saja

Sebagian kita masih berkeyakinan bahwa doa-doa ruqyah seperti doa di atas adalah doa untuk penyakit-penyakit ghaib/supranatural saja, misalnya sakit karena disantet, akan tetapi semua doa ruqyah bisa untuk penyakit.

Imam An Nawawi rahimahullah berkata,

ليس معناه تخصيص جوازها بهذه الثلاثة وإنما معناه سئل عن هذه الثلاثة فأذن فيها ولو سئل عن غيرها لأذن فيه وقد أذن لغير هؤلاء وقد رقى هو صلى الله عليه وسلم في غير هذه الثلاثة والله أعلم قوله

“Bukanlah maknanya [ruqyah] hanya dibolehkan pada tiga penyakit tersebut [al’ain, al-hummah dan an-namlah-pent]. Namun maksudnya bahwa Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam  ditanya tentang tiga hal itu, dan Beliau membolehkannya. seandainya ditanya tentang yang lain, maka akan mengizinkannya pula. Beliau telah membolehkan untuk selain mereka, dan Beliau pun pernah meruqyah untuk selain tiga keluhan tadi”. (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, 14/185, Darul Uhya’ At-turats, Beirut, 1392 H, syamilah).

  
 

Allah Ta’ala berfirman,

وننزل من القرآن ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar/kesembuhan dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)

  
 

Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syingkiti rahimahullahu menafsirkan,

هو شفاء يشمل كونه شفاء للقلب من أمراضه ; كالشك والنفاق وغير ذلك، وكونه شفاء للأجسام إذا رقي عليها به، كما تدل له قصة الذي رقى الرجل اللديغ بالفاتحة، وهي صحيحة مشهورة

  
 

“ini adalah penawar/kesembuhan yang mencakup penawar hati dari penyakit-penyakitnya seperti ragu-ragu, kemunafikan dan lainnya. Dan juga mencakup penawar bagi penyakit badan jika diruqyah pada badan. Sebagaimana ditunjukkan pada kisah seorang laki-laki yang tersengat kalajengking kemudian diruqyah dengan Al-Fatihah. Kisah ini adalah shahih dan masyhur.” [Adwa’ul Bayan 3/181, Darul Fikr, Beirut, 1415 H, Syamilah]

  
 

Doa untuk orang lain

Bisa membaca doa ini, kemudian memegang atau mengusap dengan tangan kanan di tempat sakit penderita,
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha bahwasanya Nabi n menjenguk sebagian keluarganya (yang sakit) lalu beliau mengusap dengan tangan kanannya sambil membaca,

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ، أَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah, Rabb seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkau adalah Dzat yang Maha Menyembuhkan. (Maka) tidak ada obat (yang menyembuhkan) kecuali obatmu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (Muttafaqun ‘alaih)

  
 

Disempurnakan di Lombok, pulau seribu masjid

8 Jumadil akhir 1432 H, Bertepatan  30 April 2012

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

 
 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 154 kali, 1 untuk hari ini)