Dua Polisi Tersangka Pembunuhan di Luar Hukum Tak Ditahan dan Tidak Dinonaktifkan

“Jadi kewajibannya sebagai personel Polda Metro Jaya, tetap hadir.”


Anggota Bareskrim Polri memperagakan rekonstruksi kasus dugaan penembakan enam anggota FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/20).

Jakarta- Penyidik Bareskrim Polri tidak menahan dua polisi yang menjadi tersangka dugaan unlawful killing atau pembunuhan di luar hukum terhadap empat laskar FPI. Juru bicara Mabes Polri Ahmad Ramadhan mengatakan dua polisi berinisial F dan Y itu saat ini masih di Polda Metro Jaya.

“Alasannya yang bersangkutan kooperatif, yang bersangkutan tidak dikhawatirkan melarikan diri, dan yang bersangkutan tidak dikhawatirkan untuk menghilangkan barang bukti,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Selasa (27/4/2021).

Juru bicara Mabes Polri Ahmad Ramadhan menambahkan, dua tersangka F dan Y sejauh ini masih aktif dan hadir di Polda Metro Jaya. Kedua anggota itu juga tidak dinonaktifkan.

“Jadi kewajibannya sebagai personel Polda Metro Jaya, tetap hadir,” tambahnya.

Dua tersangka itu dijerat dengan pasal pembunuhan yakni Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sebelumnya, polisi menetapkan tiga tersangka dugaan kasus unlawful killing terhadap empat laskar FPI. Dari tiga tersangka itu, satu di antaranya tewas karena kecelakaan tunggal. Penembakan terhadap empat laskar FPI terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 50, 7 Desember tahun lalu.

Editor: Sindu Dharmawan

 

BERITA | NASIONAL

KBR,Rabu, 28 Apr 2021 08:30 WIB, Author Wahyu Setiawan

***

Peringatan tegas dalam ayat suci Al-Quran

{مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَا وَكَانَ اللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ مُقِيتًا } [النساء: 85]

85. Barangsiapa yang memberikan syafa´at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. Dan barangsiapa memberi syafa´at yang buruk, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu

[An Nisa”85]

{وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا } [النساء: 93]

93. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya

[An Nisa”93]

(nahimunkar.org)

(Dibaca 135 kali, 1 untuk hari ini)