Buka FB beliau yang resmi, mohon dukungan saudara/i ku semua.

– Dr. Zakir Naik dituduh Wahabi, ISIS, Teroris
– Peace TV (milik Dr. Zakir Naik) dicekal
– Hindu India (didukung pula oleh Syi’ah) membuat sayembara 9,7 Milyar bagi siapa saja yang bisa MEMBUNUH Zakir Naik

11 Juli – Bangladesh melarang Peace TV milik Dr. Zakir Naik dengan tuduhan program TV tersebut mendukung ISIS dan Aksi Terorisme

12 Juli – Dr Zakir Naik mengeluarkan Himbauan dari akun Facebook dan Twitter resminya ntuk menggalang dukungan dari kaum muslimin seluruh dunia, dari berbagai hasutan dan tuduhan kepada dirinya

13 Juli – Pemimpin Hindu India Sadhvi Prachi, mengumumkan sayembara untuk membunuh Dr Zakir Naik dengan hadiah 50 ribu rupee (97 Milyar)

13 Juli – Sayembara tersebut juga disambut gembira dan didukung oleh kelompok Syi’ah di India

13 Juli – Dr. Zakir Naik mengeluarkan sebuah petisi dukungan, berisi himbauan kepada Media India agar segera menghentikan fitnah kepada dirinya (hingga hari ini, petisi sudah ditandatangani oleh lebih dari 80ribu orang)

14 Juli – Dr. Zakir Naik kembali tegaskan kepada Media bahwa membunuh orang tak bersalah adalah haram, ia tidak pernah mendukung aksi terorisme

***

Zakir Naik Meminta Dukungan atas Hasutan ‘Terorisme’

Tokoh perbandingan agama asal negeri India Dr Zakir Naik, hari Sabtu meminta dukungan komunitas Islam atas tuduhan bahwa ceramahnya mengandung hasutan terorisme pasca serangan mematikan di cafe Dhaka, baru-baru ini.

Dalam sebuah akun twitter terbarunya, @drzakirofficial, pembicara terkemuka itu mengajak penduduk dunia ‘menghapus kekerasan dari kehidupan.’ Naik menjadi perhatian pemerintah India setelah laporan menyatakan dua dari penyerang yang membunuh 20 orang dalam serangan di Dhaka minggu lalu diduga terpengaruh dengan ceramahnya.

“Saya, Dr Zakir Naik, mendesak semua saudara seislam agar mendukung saya menentang ‘Ujian Media’ dan ‘Pastikan Keadilan Menang’,” katanya dalam twitter.

Naik, 51, pendiri Yayasan Penelitian Islam (IRF) berkantor pusat di Mumbai, juga mengumumkan akun twitter itu di halaman Facebook.

Dalam waktu satu jam Naik setelah mengunggah di Facebooknya followernya mencapai lebih 6000 orang.

Menurut tuduhan, beberapa pemuda India bergabung kelompok militan karena terpercaya terpengaruh dengan ucapan Naik, yang disiarkan saluran televisi miliknya, Peace TV

Pencabutan izin siaran tersebut diputuskan oleh Komite Hukum dan Ketertiban Bangladesh, pada pertemuan khusus pada hari Ahad kemarin. Pertemuan dipimpin oleh Menteri Industri Amir Hossain Amu. Pencabutan dikaitkan dengan tuduhan bahwa salah satu ceramahnya menginspirasi tindakan terorisme, demikian dilaporkan Sputnik hari Jum’at (08/07/2016).

Kementerian Informasi dan Penyiaran India telah mengeluarkan himbauan untuk semua operator kabel dan saluran satelit untuk tidak menayangkan pidato Zakir Naik.

Otoritas pemerintah India juga telah mulai memeriksa rekaman Zakir Naik, sebelum mengambil suatu tindakan terhadap dirinya.

Menteri Dalam Negeri, Rajnath Singh mengatakan kepada media bahwa rekaman pidatonya sedang diperiksa untuk tindakan yang diperlukan dan menegaskan bahwa pemerintah India tidak akan berkompromi pada isu terorisme.

Selain itu, Ketua Menteri di negara bagian Maharashtra, Devendra Fadnavis, juga meminta Komisaris Polisi Mumbai untuk menyelidiki dan menyampaikan laporan rinci tentang pidato dan kegiatan Zakir Naik.

Sputnik dalam laporannya juga menyebut jika sebelumnya, para ulama India telah meminta pemerintah untuk memberlakukan larangan atas acara Zakir Naik. Imam Shahi, salah satu pemimpin Muslim yang paling kuat dari Bengal, selain mengutuk serangan yang baru-baru ini terjadi di Bangladesh, Madinah dan Baghdad, juga ikut-ikutan mengutuk Zakir Naik dan menuntut acaranya di Peace TV dilarang di India.

Di tengah tekanan dan kezaliman yang sedang menimpanya, Zakir Naik terpaksa harus merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa ia benar-benar tidak setuju bahwa ia telah menginspirasi tindakan membunuh orang yang tidak bersalah di Dhaka.

“Tidak ada satupun pembicaraan di mana saya mendorong seseorang untuk membunuh orang lain, baik Muslim atau non-Muslim,” ujarnya.

“Ada jutaan penggemar saya di seluruh dunia. Lebih dari 50 persen orang Bangladesh adalah penggemar saya, tetapi mengatakan bahwa saya terinspirasi dia [pria bersenjata itu] untuk membunuh manusia yang tidak bersalah adalah iblis,” ungkapnya pada halaman Facebook-nya sebagaimana dikutip thehinducom.* [Hidayatullah]

Dr Zakir Naik Diancam akan Dibunuh, ‘Kepala’nya Dihargai Rp 9,7 Miliar

Seorang pemimpin pro-Hindutva India, Sadhvi Prachi, mengumumkan sayembara dengan hadiah sebesar Rs 50 Lakh atau 50 juta rupee (Rp 9,7 miliar) bagi siapa yang bisa membunuh dai terkemuka dan tokoh Islam dari India, Dr. Zakir Naik.

Prachi mengumumkan hal tersebut ketika berbicara di Roorke, Uttarakhand.

“Saya telah mengumumkan penghargaan karena Zakir Naik bukan pemimpin agama, tetapi teroris,” ujar Prachi seperti dilansir The Indian Express yang dikutip ROL, Kamis (14/07/2016).

Sementara itu, beberapa sehari sebelumnya, kelompok Syiah yang mengaku bernama Hussaini Tigers juga menawarkan 15 lakh bagi kepala Naik.

“Ia (Naik) adalah ‘Khalnayak’. Ia telah melecehkan Nabi dan siapa pun yang membunuhnya akan mendapatkan penghargaan tak hanya dalam kehidupan, tapi juga dari kami,” ujar Syed Kalbe Hussain Naqvi, di halaman Facebook-nya [islamedia/rol/YL]

Zona Muslim – www.DebatIslam.com

facebook Pengikut Sunnah

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.374 kali, 1 untuk hari ini)