Dulu Mega Sahkan UU Outsourcing & Kini Jokowi Omnibus Law Cipta Kerja, Pengamat: Penguasa Pengkhianat Rakyat

  • “Mega dan Jokowi itu penguasa pengkhianat rakyat. Pengesahan UU Outsourcing era Mega dan UU Ombnibus Law era Jokowi,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Selasa (6/10/2020).
  • Kata Muslim, rakyat akan mencatat, ketika PDIP berkuasa telah berkhianat kepada rakyat. “Pemilu 2024, rakyat tidak akan memilih PDIP maupun capres yang diusung partai berlambang Banteng Moncong Putih,” ungkapnya.
  • buruh sangat solid dalam menentang UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disetujui DPR.

 


Jokowi mencium tangan Megawati (IST)/Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah salaman dengan wanita, apalagi menciumi tangan wanita.

 

Megawati Soekarnoputri mengesahkan UU Outsourcing saat menjadi presiden dan Jokowi mengetuk palu untuk RUU Omnibus Law Cipta Kerja menunjukkan kedua penguasa pengkhianat rakyat.

“Mega dan Jokowi itu penguasa pengkhianat rakyat. Pengesahan UU Outsourcing era Mega dan UU Ombnibus Law era Jokowi,” kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Selasa (6/10/2020).

Menurut Muslim, jargon membela wong cilik yang selalu dikatakan Megawati hanya jualan untuk menarik simpati rakyat. “Faktanya saat Megawati berkuasa, kebijakan tidak berpihak kepada rakyat kecil. Begitu pula saat PDIP berkuasa saat ini mendukung RUU Omnibus Law Cipta Kerja,” jelasnya.

Kata Muslim, rakyat akan mencatat, ketika PDIP berkuasa telah berkhianat kepada rakyat. “Pemilu 2024, rakyat tidak akan memilih PDIP maupun capres yang diusung partai berlambang Banteng Moncong Putih,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan, buruh sangat solid dalam menentang UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disetujui DPR. “Walaupun penguasa saat ini terlihat kuat, namun bisa sangat rapuh dengan kekuatan buruh bersama rakyat,” pungkasnya.

suaranasional.com, 06/10/2020ByIbnu Maksum

(nahimunkar.org)

(Dibaca 386 kali, 1 untuk hari ini)