Ekonomi China Komunis Mulai Tumbang Akibat Virus Corona


Di Wuhan, Terus Berjatuhan Orang-Orang Sekarat , Tidak Ada yang Merawat Mayat, Korban Tumbang di Sembarang Tempat- By Akol · January 25, 2020/ foto apakabaronline

 

Virus corona mulai berdampak terhadap kondisi perekonomian China. Dampak langsung terlihat dalam penurunan arus penumpang transportasi darat, kereta api hingga udara. Tetapi perkembangan terakhir mengindikasikan gangguan terhadap kegiatan ekonomi ini mungkin hanya merupakan awal dari situasi jangka panjang.

Melansir laman CNBC, Senin (27/1), para pejabat China mengindikasikan penyakit ini akan tetap menjadi masalah dalam waktu dekat. Dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus, pemerintah China pun meminta warganya untuk tinggal di rumah, membatalkan acara publik dan membatasi perjalanan.

 

Imbas dari ini, Wakil Menteri Transportasi China Liu Xiaoming, melaporkan jika terjadi penurunan perjalanan oleh masyarakat pada hari pertama Tahun Baru Imlek, mencapai 28,8 persen dibandingkan tahun lalu.

 

Dengan rincian, perjalanan udara turun 41,6 persen, perjalanan kereta api sebesar 41,5 persen dan transportasi darat di jalan raya menurun 25 persen.

 

Pada hari Minggu, China Railway Chengdu mengumumkan akan menghentikan beberapa rute kereta api berkecepatan tinggi – termasuk beberapa dengan tujuan Shanghai – untuk beberapa hari ke depan, hingga awal Februari.

 

Baca Juga

Erdogan: Yerusalem Tempat Suci Umat Islam, Tak Bisa Diberikan ke Israel

Cegah Virus Corona, Singapura Akan Isolasi 2.000 Orang dari China

Terpeleset Lidah, Donald Trump Sebut Masjid Al-Aqsa “Al-Aqua”

Di sisi lain, Kementerian Keuangan China mengaku jika telah mengeluarkan 11,2 miliar yuan (USD 1,6 miliar) dalam bentuk subsidi untuk perawatan medis, pembelian peralatan dan upaya lain guna mengendalikan epidemi virus corona ini.

 

Kekurangan Alat Medis

 

Selain sektor perjalanan, Virus Corona mendorong permintaan alat medis terkait penanggulangan wabah ini kekurangan pasokan. Seperti masker, alat tes virus hingga pakaian pelindung.

 

Pihak berwenang China telah menekankan perlunya penduduk setempat untuk mengenakan masker, dan bahkan telah mengenakan denda di beberapa tempat bagi mereka yang berada di ruang publik yang tidak mengenakannya.

 

Kami menghadapi kekurangan pasokan karena permintaan yang melonjak, ujar Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi, Wang Jiangping.

 

Kekurangan pakaian pelindung dan masker wajah, terutama di Wuhan. Sebagai gambaran, sekitar 100.000 jas pelindung diperlukan sehari, namun kapasitas produksi harian hanya bisa mencapai puluhan ribu.

By kontenislam.com  Selasa, 28 Januari 2020 

***

Dilaknat Allah karena menyakiti Allah, Rsul-Nya, dan Mukminin, bahkan China mau tulis ulang Al-Qur’an agar tidak bertentangan dengan komunis. https://www.nahimunkar.org/china-akan-tulis-ulang-alkitab-dan-al-quran-agar-tidak-bertentangan-dengan-komunis/?

{إِنَّ الَّذِينَ يُؤْذُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُهِينًا (57) وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا } [الأحزاب: 57، 58]

57. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. [Al Ahzab:57]

58. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. [Al Ahzab:58]

 

(nahimunkar.org)