Ekstrem

Sedih lihat ada muslim Indonesia yg mendadak nge-fans banget dengan Israel. Mereka benar2 tidak paham sedang nge-fans sama siapa.

Ketahuilah, bagi sebagian besar Yahudi di Israel sana, JIKA kamu Yahudi, terus menikah dengan non-Yahudi, maka kamu otomatis dianggap kasta kedua. Dianggap rendah. Kamu telah dianggap berbeda. Maka, apalagi kalau kamu Islam, atau agama lain, duuh, kamu dianggap sampah oleh mereka.

Belajarlah dari peristiwa penting. Saat Menteri Israel,Rafi Peretz, membuat pernyataan gagah berani dua tahun lalu. Dia ini Menteri Pendidikan loh, dia bilang: pernikahan Yahudi dan Non yahudi di Amerika Serikat (juga di negara2 lain) sama saja seperti holocaust kedua. Ngeri sekali pernyataan dia. Kenapa? Karena dia benci pernikahan Yahudi dgn non Yahudi, karena itu membuat Yahudi jadi bercampur dgn pihak lain. Besok2 jadi berubah nanti sikapnya. Dia maunya, Yahudi 100% berdarah murni. Makanya, pernikahan tsb dia bilang holocaust kedua, seperti pembantaian di masa lalu, saat bangsa Yahudi juga kehilangan banyak warganya.

Silahkan google pernyataan Pak Menteri ini. Dua tahun lalu jadi polemik cukup ramai di AS, dan berbagai negara, banyak Yahudi yg menikah dgn non Yahudi marah. Tapi begitulah faktanya. Bagi sebagian besar Yahudi di Israel sana, mereka adalah: bangsa terpilih. Menjaga kemurnian darah mereka penting sekali. Jangan dikotori oleh pernikahan antar bangsa. Bahkan jika Non Yahudi itu juga Judaism, se-agama, mereka tetap tidak terima. Kamu Judaism, tapi bukan Yahudi asli? Wah, kamu abal2 saja bagi sebagian besar bangsa terpilih ini.

Maka, jika kamu muslim, lantas nge-fans gilak dengan Israel, menyanjung2, memuji2, sungguh kamu luput memahami. Bagi Yahudi sana, mereka hanya peduli urusan mereka. Membangun tembok tinggi2, membangun kekuatan militer habis2an, mengusir siapapun, lantas berusaha mengambil hati banyak pihak (dgn transaksi ekonomi, dll). Tapi sejatinya, mereka tidak peduli dgn siapapun–mereka hanya peduli dgn kepentingan mereka.

Karena mereka adalah “bangsa terpilih”.

Kamu, yg dekil, pendek, item, ngomong bahasa Inggris belepotan, apalagi bahasa Hebrew, duuh Gusti, kamu yg Tuhannya beda dengan Tuhan Yahudi, yang semuanya bedaaa sekali, malah habis2an nge-fans dengan mereka.

Ayo, pikirkanlah. Kali ini tdk usah bawa2 soal Palestina. Nanti kamu kesal lagi jika Palestina dituliskan di sini. Cukup pikirkanlah pernyataan Menteri Pendidikan Israel tsb, jika di level dia saja pemahamannya seperti itu, bagaimana dgn penduduk Yahudi biasa di Israel sana. Lebih ngeri lagi ekstrem-nya. Mereka adalah pemilik darah murni bangsa terpilih. No way itu nikah2 campur. Itu Yahudi yg nikah dgn Non-Yahudi adalah pengkhianat. Kamu ngaku2 Yahudi, tapi kok dekil? Minggir.

Dan kamu muslim? Nge-fans sama Yahudi? Entahlah bagaimana cara berpikirmu.

*Tere Liye

Tere Liye

14 Mei pukul 10.46  · 

(nahimunkar.org)

 


 

(Dibaca 278 kali, 1 untuk hari ini)