Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (Foto: Dok. Okezone)


JAKARTA – Dalam pembelian lahan RS Sumber Waras, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tidak ada temuan korupsi yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku tidak percaya, jika tidak ada korupsi dalam pembelian lahan tersebut. Pasalnya menurut Fadli, dirinya telah memiliki bukti jika BPK menemukan perbedaan harga NJOP pada lahan di sekitar RS Sumber Waras yakni di Jalan Tomang Raya dengan lahan rumah sakit itu di Jalan Kyai Tapa, kemudian BPK menaksir kerugian negara sebanyak Rp191 miliar. Dalam laporannya, BPK juga meminta Ahok untuk membatalkan pembelian.

(Baca Juga: Soal Kasus Sumber Waras, Lulung: Selamat deh Ahok!)

“Kalau dari sisi NJOP itu foto copy yang dipegang saja itu bukan yang terbaru, yang 15 juta itu yang saya terima 2014. Saya gak tahu kalau ada diubah-ubah kemudian. Tapi yang jelas yang saya pegang berdasarkan bukti-bukti berbagai kelompok masyarakat itu yang 15 juta,” ujar Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Bahkan Fadli juga sudah mendapat informasi jika pimpinan KPK terdahulu sudah mengatakan jika ada kerugian negara terkait pebelian RS Sumber Waras tersebut.

“(Pimpinan KPK) yang lalu juga sudah menyatakan begitu (ada korupsi) bahkan sudah cukup jauh,” katanya.

Oleh karenanya, Fadli berharap agar Komisi III DPR memanggil pimpinan KPK terdahulu untuk menanyakan kerugian pembelian lahan di RS Sumber Waras itu.

“Makanya perlu juga mereka didengarkan, saya kira mestinya begitu (dipanggil Komisi III DPR),” pungkasnya. (kha)

Sumber: news.okezone.com/Selasa, 14 Juni 2016

(nahimuunkar.com)

(Dibaca 72 kali, 1 untuk hari ini)