Fahri semprot Menko Mahfud: Kerja yang bener..jangan ngarang cerita kosong, capek tauk!



Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah sepertinya sudah gak tahan lagi melihat kegaduhan demi kegaduhan kabinet baru.. yang bukannya fokus kerja untuk rakyat, fokus menciptakan kesejahteraan dan keadilan untuk rakyat… malah meneror rakyatnya sendiri dengan lontaran-lontaran pernyataan yang menyakiti Umat Islam dalam isu radikalisme.

“Ayo fokus.. Pak @mohmahfudmd kita kasi waktu… kami diam bukan karena dapat apa2 atau takut.. gak ada istilah takut.. pemerintah itu pegawainya rakyat.. pajak rakyat dirampas untuk pejabat.. kerja yang bener.. jangan ngarang cerita kosong, jangan pencitraan, capek tauk! Capek!” kata Fahri Hamzah di akun twitternya tadi malam, Kamis (31/10/2019).

“Rakyat cuman punya 1 pertanyaan: “Hasilnya apa, kok pejabat tiap hari bicara citra dan masalah..hasilnya mana?”. Orang pengen suasana damai, aman, adil, kebebasan dan ekspresi di jamin.. ekonomi membaik, perut kenyang, ada pakaian, ada rumah, bisa berobat kalau sakit..itu aja,” lanjut penggagas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) itu.

“Maaf ya kawan, sesekali saya semprot..karena kita habis waktu untuk begituan doang…,” ujarnya.

— #ArahBaru2019 (@Fahrihamzah) October 31, 2019

— #ArahBaru2019 (@Fahrihamzah) October 31, 2019

Dengan terpilihnya pak mahfud jadi menkopolhukam, saya sebenarnya banyak berharap, narasi2 yg bikin gaduh itu berkurang,,eee teryata kok malah tambah menjadi2…

— Fajridinzen (@Fajridinzen1) October 31, 2019

[portal-islam.id] 01 November 2019

 

***

 

 

 

 

Mahfud MD Sanjung Wong Syiah, Sembunyikan Kebencian Syiah terhadap Islam, Bahkan Iran Larang Masjid Ahlus Sunnah

 


Mahfud MD/ foto kprn

 

  • Mahfud MD menyebut marja’ Syiah Iran, Ali Khamenei sebagai contoh yang bagus dalam beragama.

  • Mahfud MD menyembunyikan kebencian Syiah Iran terhadap Islam?

  • Dubes Iran: Tidak mungkin… ada qarar (keputusan) dari pemimpin kami , dia atas, bahwa tidak mungkin bagi (Muslim) sunni membangun masjid di Teheran!

Simak berita berikut ini.

 

***

 

 

 

Mahfud MD Sebut Khamenei dalam Tweetnya, Netizen Bertanya-tanya


Syiahindonesia.com – Guru Besar FH-UII Yogya, Mahfud MD menyebut marja’ Syiah Iran, Ali Khamenei sebagai contoh yang bagus dalam beragama untuk tidak salling memaki.

Pernyataan itu disampaikan dalam tweet yang ditulis pada 24 November 2017 lalu.

“Beragama bukan untuk saling memaki. Khameinie memberi contoh bagus tentang itu,” tulisnya dalam akun twitter @mohmahfudmd.

Beragam komentar muncul dalam status twitter yang diretweet dari akun @syiahmenjawab dalam tulisan “Pesan Natal Sayyid Ali Khamenei” itu.

“Semakin jelas. Kalau Masalah hukum bolehlah pakai referensi anda Prof. Kalau masalah Agama kayaknya belum,” tulis @DrIngku.

“Syiah itu memang pro dengan nashrani Prof… Mereka lebih mencintai Nashrani daripada muslim ahlus sunnah,” tulis @hafsh_umar.

“Mahfud, padahal dasar pemahaman aqidahnya dengan ahlussunnah sangat bertentangan kok malah dia malah ambil contoh dari syiah,” tulis @agussusenoitonk.


Hingga berita ini diturunkan tweet Mahfud MD tersebut sudah mendapatkan 856 retweet dan 1.703 likers. (albert/syiahindonesia.com)



Mahfud MD@mohmahfudmd

Beragama bkn utk saling memaki. Khameinie memberi contoh bagus ttg itu. https://twitter.com/syiahmenjawab/status/945182463977971712 …


Syiah Menjawab@syiahmenjawab

Pesan Natal Sayyid Ali Khamenei


 


1.710

14.11 – 25 Des 2017 · Gondokusuman, Indonesia

Info dan privasi Iklan Twitter


1.256 orang memperbincangkan tentang ini

 

/ http://www.syiahindonesia.com

***

Video Republik Iran Resmi Melarang Pendirian Masjid Sunni di Teheran

Posted on 28 Maret 2014

by Nahimunkar.com

 

.

(Bukti ke 8 tentang Dusta Buku Putih Syiah, Tak Terbantahkan!!!)

Kita pernah menurunkan makalah membuktikan bahwa di Teheran tidak ada masjid ahlussunnah waljamaah, sementara itu yahudi , nasrani dan lainnya memiliki tempat ibadah yang banyak. Di situ kami buktikan dengan 7 bukti. Silakan dirujuk kembali:

http://www.gensyiah.com/buku-putih-madzhab-syiah-berkata-dusta-ada-9-masjid-sunni-di-teheran.html

Kini kita hadirkan pernyataan tegas dan kesaksian Syaikh Abdullah Nafisi al-Kuwaiti bahwa setelah beliau ke Iran dan investigasi menanyakan kepada umat Islam (di Teheran Ibukota Iran)  bahwa mereka tidak punya masjid, lalu menanyakan kepada yahudi dan nasrani, ternyata masing- masing menjawab punya rumah ibadah (sinagog dan gereja) banyak. Yahudi punya empat atau lima (sinagog).
Setelah pulang, Syaikh Abdullah mengundang duta besar Iran di Kuwait namanya Ali Jannati .
Dia datang dengan sopir dan satu pengawal. Lalu diminta sopir tetap di mobil dan yang masuk Ali Jannati dan temannya.
Setelah mukaddimah dan basa-basi, Syaikh Abdullah Nafisi al-Kuwaiti berkata:
Syaikh: Sya ada permintaan
Dubes Iran: Silakan
Syaikh: Kami orang-orang Kuwait telah mengumpulkan uang untuk membangun masjid. Kita ingin membeli tanah di Teheran untuk kita bangun masjid di atasnya. Saya ingin anda menulis surat rekomendasi yang isinya bahwa yang membawa surat ini namanya Fulan Nafisi, tolong dipermudah urusannya dalam hal ini dan itu….
Dubes (mendengar itu Dubes langsung tertawa terbahak-bahak.)
Syaikh:( setelah itu Syaikh bertanya) apa jawab Anda, Anda memberi surat rekomendasi apa tidak?
Dubes Iran: Tidak mungkin… ada qarar (keputusan) dari pemimpin kami , dia atas, bahwa tidak mungkin bagi sunni membangun masjid di Teheran!
(Syaikh menerangkan: tidak mungkin dari pasal manapun –ketika bercerita tentang ini)
Dubes: Orang pertama yang akan menolak permohonan ini adalah ayahku “Ahmad Jannati” Khathib Jum’at di Teheran dan anggota dewan pakar.
Syaikh: Mengapa?
Dubes: Ya sudah menjadi keputusan! Kami tidak mengizinkan kalian Ahlussunnah untuk memiliki masjid di Teheran.
Syaikh: Kalau begitu kalian bukan Republic Islam, tapi Republic Iran! Maka saya nasehatkan pada kalian : buang kata Republic Islam, ganti dengan Republic Iran!
Dan saya akan mengundurkan diri dari keanggotaan “Perhimpunan Internasional Untuk Taqrib Antara Madzhab-Madzhab Islam” dan saya akan keliling kemana-mana untuk mengabarkan ini bahwa Iran adalah Republik Iran bukan Republic Islam. Dan saya akan bekerja atas dasar ini.”

Inilah kisah beralihnya Syaikh Abdullah Nafisi dari Taqrib Sunnah Syiah, المجمع العالمي للتقريب بين المذاهب الإسلامية “Perhimpunan Internasional Untuk Taqrib Antara Madzhab-Madzhab Islam” yang didirikan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada tahun 1990, dan saat ini dipimpin oleh Ayatollah Ali Taskhiri.

 .

SILAKAN SIMAK VIDEO BERIKUT

 
https://youtu.be/bLzE0AO7TnM

 

Mar27 pada 5:32 PM

فيديو: جمهورية إيرانية رسميا تمنع بناء أي مسجد سني في طهران
 هذه البينة الثامنة على كذب شيعة إندونيسيا

http://www.gensyiah.com/video-resmi-republik-iran-melarang-pendirian-masjid-sunni-di-teheran-bukti-ke-8-tak-terbantahkan.html
March 25, 2014

Video, Secara Resmi Iran Melrang Sunni Membangun Masjid Di Teheran
Silakan sebarkan
Aajarokumullah

https://www.nahimunkar.org/mahfud-md-sanjung-wong-syiah-sembunyikan-kebencian-syiah-terhadap-islam-bahkan-iran-larang-masjid-ahlus-sunnah/

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 1.279 kali, 1 untuk hari ini)