ilustrasi

.

 

–     Apakah MUI yang dipimpin Din Syamsuddin akan menyembunyikan ilmu dan bahkan membela syiah? Ittaqullaah…!!!

Untuk memfatwakan Sesatnya Syi’ah bahkan sejatinya syiah jelas-jelas menodai agama (Islam) itu sudah tidak kurang data dan fakta. Di antaranya.

  1. Fatwa MUI Jawa Timur tentang sesatnya Syiah lihat di siniFatwa MUI Jawa Timur tentang Kesesatan Ajaran Syi’ah
  2. MUI Pusat menilai fatwa MUI Jawa Timur itu sah. Lihat ini MUI Pusat mensahkan dan mendukung Fatwa MUI Jatim tentang kesesatan syiah
  3. Tajul Muluk pentolan syiah dari Sampang telah divonis 4 tahun penjara karena terbukti  melanggar pasal 156a tentang penodan agama, karena Tajul Muluk menganggap Al-Qur’an tidak murni lagi. Vonis Pengadilan itu sampai diketok palu oleh tiga jenis pengadilan yakni Pengadilan Negeri Sampang memvonis Tajul  Muluk hukuman penjara 2 tahun karena menodai agama, melanggar pasal 156a. Lalu Tajul Muluk naik banding ke pengadilan Tinggi Surabaya, divonis 4 tahun penjara karena terbukti menodai agama. Kemudian ia mengajukan kasasi dan putusannya, kasasi ditolak MA, maka tetap Tajul Muluk wajib menjalani hukuman 4 tahun penjara. Jadi jelas-jelas syiah telah terbukti sesat bahkan menodai agama (Islam).  Lihat ini https://www.nahimunkar.org/kejahatan-syiah-dari-mazdak-hingga-tajul-muluk-sampang
  4. Apabila masih ada yang berkilah bahwa itu hanya Tajul Muluk saja, sedang syiah yang lainnya di Indonesia ini tidak begitu, maka coba lihat bagaimana Jalaluddin Rakhmat dengan konco-konconya dari Ijabi bahkan didukung pula oleh penghalal homseks Musdah Mulia membela syiah sampang dengan “menyerang” MUI dalam dialog di tv kompas Senin malam (16/9 2013). Hingga ada surat terbuka untuk presiden mengenai kasus itu. Inilah suratnya.
  5. Juga silakan  lihat link ini Kasasi Tajul Muluk Ditolak MA: Bukti Ajaran Syiah Menodai Agama – See more at: https://www.nahimunkar.org/kasasi-tajul-muluk-ditolak-ma-bukti-ajaran-syiah-menodai-agama/#sthash.p0JhOrx3.dpuf.

Surat Terbuka Buat Bapak Presiden RI dan Masyarakat Muslimin Indonesia

================================================
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Yang Terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Segenap jajaran pemerintahan (Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk kepada kita semua).

Saya (Abu Husein At-Thullaibi) Sebagai salah seorang warga negara ingin menyampaikan keluh kesah terkait penodaan dan penistaan agama yang akhir-akhir ini sering terjadi di negara kita yang mengakibatkan terjadinya Konflik dan pertumpahan darah.khususnya yang terjadi baru-baru ini di daerah Jawa Timur.

Tidak jarang banyak fihak yang melontarkan tuduhan “Kekerasan” kepada Masyarakat Muslimin yang sering di sebut “Kelompok Mayoritas”. Kaum Muslimin dituduh sebagai pemicu konflik.padahal yang terjadi di lapangan adalah murni kasus penodaan agama yang di lakukan oleh komunitas kecil yang menamakan diri mereka dengan Kelompok Syi’ah. Sejatinya sekte sempalan ini telah difatwakan SESAT oleh majelis Ulama Indonesia (MUI).dan tidak jarang para Ulama dan Masyarakat Muslimin dituduh sebagai “Provokator” dan “Biang kerok terjadinya konflik”.

Dalam acara Dialog Konflik Sunni-Syi’ah di KOMPAS TV Senin malam (16/9 2013),Tuan Jalaluddin Rachmat Al-Kadzdzab (Tokoh Syi’ah dari Bandung) menuduh bahwa MUI telah berdusta dan memanipulasi Keadaan.ia mengatakan bahwa dalam ajaran Syi’ah tidak ada Penghinaan dan caci maki terhadap para Sahabat Nabi Muhammad yang dalam ajaran Islam sangat dihormati dan di agungkan.

Sekarang, kami ingin mengajak kita semua untuk melihat fakta dengan cerdas tanpa ada tendensi apapun… Di bawah ini kami membawakan bukti nyata dari sebuah akun Facebook salah seorang oknum aliran sesat Syi’ah.

Lihatlah penodaan agama terjadi di negara ini…Lihatlah Bagaimana Agama Islam Dinistakan Oleh seorang Oknum Syi’ah di Akun Facebooknya dalam Grup S Y I A H.

Apakah kita masih mengakui bahwa Syi’ah itu Islam??????
Apakah kita masih percaya kalau aliran Sesat Syi’ah tidak memicu konflik di Sampang Madura?????
Bagaimana Ummat Islam di Jawa Timur tidak marah bila ada segelintir sekte sesat yang melakukan penghinaan terhadap simbol-simbol ajaran Islam.

Apakah kita tega membiarkan masyarakat Indonesia (khususnya Kaum Muslimin) senantiasa tertipu dengan retorika2 yang sungguh Tendensius dari berbagai fihak yang punya kepentingan yang membela keberadaan Sekte Sesat Syi’ah demi kepentingan duniawi dan pribadi mereka????

Syi’ah yang TELAH JELAS-JELAS melakukan Penistaan terhadap agama Islam dengan menyebarkan Ideologi sesatnya ke tengah-tengah masyarakat Indonesia hingga memicu konflik di beberapa daerah di Jawa Timur (serta tidak jarang mengakibatkan tertumpahya darah warga NU) mesti segera ditindak lanjuti.

Mari kita saksikan bersama bagaimana seorang oknum Aliran Sesat Syi’ah melakukan penistaan agama Islam dengan mencaci maki Para Tokoh Sahabat Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wa ‘Ala Aalihi Wa Sallam di gambar berikut ini..

Sebagai Muslim yang beriman, tidak pantas untuk membiarkan penistaan agama ini terjadi…Sebagai seorang Muslim yang ideal,semestinya kita bertindak cepat bila melihat Agama Islam yang kita hormati ini dinodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab…dan bila perlu segera melaporkannya ke fihak yang berwajib agar ditindak secara hukum sebelum konflik dan pertumpahan darah antar warga terjadi.

Mari kita jaga Ideologi suci Masyarakat Muslimin di Indonesia dari berbagai sekte-sekte Sesat yang menodai agama dan mengancam keutuhan Negara.

Semoga Indonesia damai tanpa Syi’ah,dan bebas dari aliran-aliran Sesat yang menodai agama.

Sekian dan terimakasih,

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Abu Husein At-Thullaibi

(nahimunkar.com)

– See more at: https://www.nahimunkar.org/jalal-tuduh-mui-dusta-oknum-syiah-kafirkan-sahabat/#sthash.Zwm9tmXJ.dpuf

***

Dengan sejumlah bukti seperti tersebut dan masih banyak lagi yang kini telah diketahui oleh Umat Islam Indonesia, maka bila MUI masih beralasan menunggu data dan fakta tentang sesatnya syiah… itu ya wallahu a’lam.

Menyembunyikan ilmu saja diancam keras oleh Allah Ta’ala dan Rasulnya. Apalagi kalau ditambah dengan membela syiah yang sudah jelas-jelas sesat. Ancaman terhadap yang menyembunikan ilmu di antaranya.

Allah ta’ala berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللاعِنُونَ * إِلا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati, kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” [QS. Al-Baqarah : 159-160].

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : مَنْ كَتَمَ عِلْمًا أَلْجَمَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr : Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : “Barangsiapa yang menyembunyikan ilmu, niscaya Allah akan mengikatnya dengan tali kekang dari api neraka di hari kiamat kelak” [Diriwayatkan oleh Ibnu Hibbaan no. 96, Al-Haakim 1/102, dan Al-Khathiib dalam Taariikh Baghdaad 5/38-39; hasan].

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ فَكَتَمَهُ أَلْجَمَهُ اللَّهُ بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ».

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam :“Barangsiapa yang ditanya tentang satu ilmu lalu menyembunyikannya, niscaya Allah akan mengikatnya dengan tali kekang dari api neraka di hari kiamat kelak” [Diriwayatkan oleh Abu Dawud no. 3658, At-Tirmidziy no. 2649, Ath-Thayalisiy no. 2534, Ibnu Abi Syaibah 9/55, Ahmad 2/263 & 305 & 344 & 353 & 499 & 508, Ibnu Maajah no. 261, Ibnu Hibbaan no. 95, Al-Haakim 1/101, Al-Baghawiy no. 140, dan yang lainnya; shahih].

(lihat judul tentang Menyembunyikan Ilmu oleh Abu Al-Jauzaa’ : http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/02/menyembunyikan-ilmu.html)

Apakah MUI yang dipimpin Din Syamsuddin akan menyembunyikan ilmu dan bahkan membela syiah? Ittaqullaah…!!!

(nahimunkar.com)

(Dibaca 574 kali, 1 untuk hari ini)