Jakarta – Kasus pengguntingan kiswah atau kelambu Ka’bah oleh jama’ah Umrah asal Indonesia sempat menggegerkan masyarakat tanah air. Pasalnya, guntingan kiswah tersebut dipergunakan sebagai jimat atau azimah. Sebagaimana diketahui, jimat adalah segala sesuatu yang dipercayai dapat mendatangkan rizqi, memberikan perlindungan dan mengangkat derajat di mata manusia. Selama ini jimat dibuat dari sesuatu yang sama sekali bertentangan dengan Islam, namun bersamaan dengan itu ada pula jimat-jimat yang dibuat dengan disertai tulisan berbahasa Arab yang diyakini bermakna doa. Tidak puas dengan jimat berbahasa Arab, kiswah Ka’bah pun dijadikan Jimat.

Kasus tersebut mendapatkan perhatian dari Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin, Lc. Menurut direktur Ibnu Hajar Boarding School, perbuatan tersebut merupakan salah satu bentuk kesyirikan. Lebih lengkap, simak video ceramah singkat mantan penggemar klenik syirik yang sudah sekian tahun meninggalkan dunia hitam dan sekarang getol menerbitkan buku-buku yang membongkar kesesatan jimat, dukun dan sejenisnya.

(br/nahimunkar.com)

(Dibaca 507 kali, 1 untuk hari ini)