Kiblat – Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim (KSHUMI), Candra Purna Irawan, menyebutkan bahwa film ‘Kau Adalah Aku yang Lain’ melanggar  ketentuan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang diatur dalam pasal 28 ayat 2.

“Para pelaku bisa dijerat pasal 156 dan 156a serta pasal 28 ayat (2) UU ITE,” kata Candra melalui rilisnya pada Ahad (2/7) sebagaimana dikutip Kiblat.

Ia juga menjelaskan siapa saja yang bisa diperiksa terkait asal 156 dan 156a. Pertama adalah sutradara film, kemudian seluruh aktor serta kru. Bahkan rumah produksi pembuat video.

Candra juga mengatakan bahwa polisi telah terjerat pasal 28 ayat 2. Sebab, film tersebut diduga telah diunggah oleh akun Facebook dan Twitter Divisi Humas Polri pada hari Kamis (23/6) lalu.

“Maka dengan ini, polisi bisa dijerat menggunakan pasal 28 ayat (2) UU ITE sebagai penyertaan lantaran telah mempublikasikan film tersebut,” tuturnya.

“Maka secara institusi, yang wajib bertanggung jawab adalah Divisi Humas Polri, lembaga penjurian video, rumah produksi dan seluruh lembaga sponsor,” tandasnya.

Red : Wijati / antiliberalnews.net

(nahimunkar.com)

(Dibaca 493 kali, 1 untuk hari ini)