HARI Ini, (7/11/2012) seperti yang dijadwalkan Ahmadinejad Akan Bertolak Ke Indonesia, sehari lebih awal dari pelaksanaan ia datang  ke Bali untuk berpartisipasi dalam Forum Demokrasi Bali (Bali Democracy Forum/BDF) yang akan berlangsung 8 hingga 9 November 2012.

Dari Tehran, Ahmadinejad langsung menuju pulau Bali. Selain menghadiri Forum Bali, Presiden Iran itu disebut-sebut akan mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Jakarta Globe, mengutip Kementerian Luar Negeri Indonesia, para pemimpin beberapa negara seperti Afghanistan, Australia, Brunei, Cina, Timor Leste, Iran, Myanmar, Papua Nugini, Singapura, Korea Selatan, Thailand dan Yaman telah mengkonfirmasi kesediaan hadir dalam acara tersebut.

Kementerian itu mengatakan bahwa forum tahunan itu akan dibuka hari Kamis 8 November dan akan dihadiri oleh 27 menteri. Sejauh ini, 1.246 peserta dari 73 negara telah mengkonfirmasi kehadiran mereka, kata laporan itu. [rt/islampos/it] By Ratna on November 7, 2012

***

Kesan seolah bermusuhan dengan Amerika dan israel

Selama ini Iran sepertinya menampilkan kesan bermusuhan dengan Amerika dan Israel. Apakah memang itu hanya yaqiyah dari pemerintahan agama syiah Iran? fenomena pun menunjukkan lain, sebagaimana berita-berita ini.

***

Penasihat Khusus Obama Melakukan Pertemuan Rahasia dengan Pejabat Iran

AMERIKA SERIKAT – (voa-islam.com) – Presiden Amerika Serikat Barack Obama diam-diam mengirimkan utusan untuk melakukan pertemuan rahasia dengan para pejabat Iran untuk membangun kembali hubungan diplomatik penuh AS dengan Iran, termasuk pembukaan kembali kedutaan, segera setelah dia menjabat.

Surat kabar harian Israel mengklaim pada hari Senin bahwa Presiden Barak Obama mengirimkan “utusan pribadi” untuk serangkaian pertemuan rahasia dengan para pejabat Iran dalam beberapa bulan terakhir.

The Times of Israel melaporkan dari harian lain, Yedioth Ahronoth, bahwa utusan khusus itu adalah penasehat Obama Valerie Jarrett.

Surat kabar itu menjelaskan Valerie Jarrett, 55, sebagai “tokoh kunci dalam kontak rahasia Gedung Putih yang sedang dilakukan dengan rezim Iran.”

“Negosiasi rahasia” itu yang dipimpin oleh seorang wakil pribadi dari pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei diprakarsai oleh Jarrett dan “telah diarahkan secara pribadi olehnya,” menurut sumber-sumber Israel yang tidak disebutkan namanya sebagaimana dikutip Yedioth Ahronoth.

“Jarrett menjabat sebagai utusan pribadi dan langsung dari presiden untuk pertemuan rahasia dengan Iran, yang dipahami telah terjadi di salah satu kerajaan Teluk, mungkin Kerajaan Bahrain,” tambah sumber tersebut.

Harian Israel lain, Maariv melaporkan pekan lalu bahwa Obama mulai “proses akhir yang dirancang untuk membangun kembali hubungan diplomatik penuh AS dengan Iran, termasuk pembukaan kembali kedutaan, segera setelah dia menjabat.” (by/aby) Selasa, 06 Nov 2012

***

Ahmadinejad Tak Keberatan Anaknya Berhubungan dengan Yahudi

Teheran, – Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengaku tak akan keberatan jika salah seorang anaknya menjalin hubungan asmara dengan seorang Yahudi. Menurut Ahmadinejad, hubungan cinta antara orang-orang dari latar belakang yang berbeda, sepenuhnya bisa diterima oleh dirinya. Bahkan dikatakan Ahmadinejad, dirinya sangat dekat dengan banyak orang Yahudi di Iran.

“Ada banyak Yahudi yang tinggal di Iran, yang kami sangat dekat dengan mereka,” kata Ahmadinejad dalam wawancara di stasiun televisi CNN beberapa hari lalu.

“Ada beberapa muslim yang menikah dengan keluarga-keluarga Yahudi atau menikahi orang Kristen. Kami tak ada masalah soal itu,” cetusnya kepada pembawa acara Piers Morgan seperti dilansir NBC Chicago.com, Selasa (25/9/2012).

Namun sebagai seorang ayah, Ahmadinejad mengatakan, dirinya memiliki syarat seperti apa orang Yahudi yang berani mendekati anaknya. “Saya harus melihat dulu seperti apa pria atau wanita Yahudi itu,” tuturnya.

Pernyataan Ahmadinejad tersebut sebenarnya tidak mengejutkan jika mengingat kenyataan bahwa Ahmadinejad berasal dari keturunan Yahudi yang telah masuk Islam. Harian Inggris, Daily Telegraph beberapa tahun lalu pernah mengungkapkan marga asli Ahmadinejad adalah Sabourjian.

Dalam bahasa Persia berarti penenun kain. Marga itu turunan dari ‘Sabur’, yakni kerudung yang biasa digunakan umat Yahudi saat berdoa di sinagog. Selendang ini biasa dipakai saat sembahyang setiap hari Sabat (Sabtu) atau upacara suci lainnya, tiap pagi, sore, dan malam.

Asal-usul Yahudi ini terungkap dari foto hasil jepretan staf kepresidenan saat Ahmadinejad berpose mengangkat paspornya pada pemilu beberapa tahun lalu. Catatan singkat yang tertera pada paspor itu menunjukkan bahwa keluarga Sabourjian diduga mengubah namanya menjadi Ahmadinejad ketika mereka memeluk Islam setelah kelahiran Mahmoud, yang kini presiden. (ita/nrl) Rita Uli Hutapea – detikNews, Jumat, 28/09/2012 14:27 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.356 kali, 1 untuk hari ini)