Jakarta (SI Online) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta menolak Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta usai Presiden terpilih Joko Widodo dilantik.

Dengan memperhatikan dan menimbang berbagai alasan, DPD FPI Jakarta akhirnya pada Senin (16/9/2014), mengeluarkan maklumat yang isinya antara lain:

Pertama, DPD FPI DKI Jakarta menolak Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Kedua, DPD FPI DKI Jakarta menyerukan agar Kemendagri dan DPRD DKI Jakarta tidak melantik Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dan yang ketiga, DPD FPI DKI Jakarta menyerukan pemilihan Gubernur baru melalui DPRD DKI Jakarta atau referendum rakyat Jakarta untuk menolak Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Demikian maklumat DPD FPI Jakarta dibuat semata-mata hanya meninggikan kalimat Allah SWT dan demi meraih RidhoNya,” ujar Ketua Dewan Tanfidzi DPD FPI DKI Jakarta, Habib Salim bin Umar Alattas.

red: adhila, Selasa, 16/09/2014 06:51:59

(nahimunkar.com)

(Dibaca 760 kali, 1 untuk hari ini)