FSLDK se-Jadebek unjuk rasa di balai kota tuntut adili ahok (doc aktual)


Jakarta, Aktual.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Jadebek menggelar unjuk rasa di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/10).

Mahasiswa yang terdiri dari gabungan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta, Depok dan Bekasi ini mengecam keras pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai melecehkan surah Al Maidah ayat 51.

“Calon gubernur Ahok menggunakan segala cara untuk memenangkan Pilkada DKI dengan mengutip ayat suci Alquran sungguh sangat menyakiti umat muslim di Indonesia,” ujar salah satu orator di atas mobil komando di depan Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

“Oleh karena itu karena negara ini negara hukum maka kepolisian wajib hukumnya menindak dan memproses Ahok sesuai undang-undang. Jika tidak maka masalah ini akan berlarut dan dapat dipastikan gerakan perlawanan terhadap gubernur penista agama ini akan terus berlanjut hingga hukum di negeri ini benar-benar dapat ditegakkan,” lanjutnya.

Pantauan Aktual.com, sekitar pukul 14.30 WIB massa menggelar aksi longmarch yang dikawal aparat kepolisian. Demonstasi tersebut berjalan damai tanpa ada pengalihan arus lalu lintas. Hingga berita ini diturunkan massa berjalan menuju silang Monas dan titik akhir aksi yaitu berorasi di depan Istana Negara.

Seperti diketahui, gelombang aksi demonstrasi yang terjadi hampir di seluruh pelosok negeri dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Ahok yang dianggap melecehkan kitab suci umat Islam dan para ulama yang menyebut dibodohi dan dibohongi pakai surat Al Maidah ayat 51 untuk tidak memilihnya pada Pilkada DKI 2017 mendatang.

*Fadlan Syiam Butho*/aktual.com – Oktober 18, 2016 15:59

***

Mahasiswa Sulbar Desak Polri Segera Proses Kasus Ahok

mahasiswa-sulbar-desak-polri-segera-proses-kasus-ahok-jsr

Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan massa menuntut Ahok ditangkap terkait dugaan penistaan agama di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.Foto/SINDOphoto/Dok

MAMUJU – Aksi unjuk rasa yang dilakukan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Barat di Mapolda Sulawesi Barat diwarnai saling dorong dengan petugas kepolisian. Puluhan mahasiswa IMM mendesak kepolisian segera memroses Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan penistaan agama.

Unjuk rasa yang awalnya berjalan lancar ini tiba-tiba saja diwarnai aksi saling dorong antara petugas dengan mahasiswa. Hal ini dipicu keinginan masaa untuk masuk ke Mapolda Sulawesi Barat.

Aksi saling dorong ini pun membuat sejumlah mahasiswa terjatuh. Beruntung saling dorong ini tidak berlanjut ke aksi bentrokan, setelah mahasiswa dan petugas saling menahan emosi.

Koordinator aksi IMM Sulawesi Barat Ilham mengatakan, kedatangan mahasiswa untuk meminta Polri segera memroses kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.”Kami mendesak Kapolda Sulawesi Barat menyurati Kapolri agar cepat menuntaskan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok,” kata Ilham di depan Mapolda Sulawesi Barat, Selasa (18/10/2016).

Para mahasiswa ini membubarkan diri setelah menyerahkan petisi berisikan agar kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok ini segera diselesaikan Polri.

(whb) */metro.sindonews.com – Selasa,  18 Oktober 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.114 kali, 1 untuk hari ini)