10 Feb 2013

Fuad Bawazier_843562374

Fuad Bawazier Segera Somasi SBY (Foto: Aktual.co/Istimewa)

“Kesimpulannya: saya, Fuad Bawazier,di fitnah!”

Jakarta, Aktual.Co – Fuad Bawazier berang karena merasa difitnah dalam kasus kebocoran SPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) Pajak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, terlanjur nama baiknya telah dirusak oleh seluruh fitnah tersebut, Fuad sesuai saran rekan-rekannya akan menyerang balik dengan mengajukan Somasi kepada SBY dan Abdullah Hehamahua.
Dalam siaran pers ringkas melalui BBM (Black Berry Messenger) Sabtu malam (9/2), mantan Dirjen Pajak yang kini aktif menjadi politisi di Partai Hanura ini, menyatakan memang ada tiga poin yang merugikan dia, bahkan berdampak langsung mencemarkan nama baiknya.
“Memang ada 3 points yg merugikan saya. Kesimpulannya: saya, Fuad Bawazier, di fitnah!” kata Fuad yang juga pernah diangkat menjadi Menteri Keuangan semasa akhir pemerintahan Presiden Suharto.

Ketiga poin yang merugikan Fuad Bawazier yang dikenal publik cukup vokal dan lugas dalam menyampaikan kritik dan pendapat itu, yaitu mencakup: 1. Fuad dituding langsung oleh SBY sebagai salah seorang dari tiga orang yang membocorkan SPT Pajak SBY,  2. Fuad juga dituding melaporkan masalah perpajakan SBY ke KPK, 3. Fuad juga dituding bahwa enam (6) tahun yang lalu sempat punya masalah besar di KPK,

Padahal atas tudingan pertama, yang disebut-sebut oleh SBY mungkin pembocornya adalah Fuad Bawazier, atau Adhie Masardi, atau Ratna Sarumpaet, Fuad tegas menjawab: “Bukan Saya.”  Karena, seperti pengakuan Fuad, dia memang tidak pernah tahu menahu soal SPT Pajak SBY tersebut.

Begitu pula tentang tudingan kedua, bahwa seolah olah Fuad yang melaporkan masalah pajak SBY ke KPK, Itu tudingan yang aneh . Karena sepengetahuan Fuad, tidak ada satu pihak pun yang telah secara resmi melaporkan masalah pajak SBY itu ke KPK.

Sementara berkenaan dengan tudingan ketiga yang menyebutkan bahwa 6 tahun yang lalu Fuad pernah punya masalah besar di KPK, sebagaimana dilansir oleh SBY dalam keterangan persnya di Jedah, Saudi Arabia dan “dibeberkan” oleh Abdullah Hehamahua di Senayan, di sela-sela rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI dengan KPK, menurut Fuad hal itu sama sekali juga tidak benar, Karena semua tudingan bahwa Fuad itu bermasalah, praktis sama sekali tidak ada.

Karena itu sesuai saran dari kawan-kawan Fuad Bawazier sesama aktivis dan para pengacara sahabatnya, agar dia segera mengajukan somasi kepada SBY dan Abdullah Hehamahua, maka Fuad berketetapan hati untuk mempertimbangkan semua saran itu sebaik-baiknya.

Terutama “untuk klarifikasi, demi menjaga nama baik saya,” tegas Fuad Bawazier.

Hal itu dengan sadar dilakukan oleh Fuad, karena berdasarkan seluruh kronologis kejadian yang berlangsung, dia merasa telah “dikerjai” oleh pihak-pihak yang memiliki ganjalan hati dengannya.

Dhia Prekasha Yoedha

(nahimunkar.com)

(Dibaca 713 kali, 1 untuk hari ini)