FUI: , Kita kasih tempo sampai hari Jumat (6/9). Jika ngotot untuk tidak membatalkan (penyelenggaraan Miss World di Indonesia), kita punya cara membatalkannya.

Forum Umat Islam (FUI) menolak ajang kemaksiatan Miss World 2013. Penolakan itu disampaikan langsung oleh lima belas  tokoh ormas Islam yang bertemu dengan Hary Tanoesoedibjo. Lebih dari empat puluh lima menit delegasi FUI bertemu Hari Tanoe dan jajarannya.
stop miss worldUsai melakukan pertemuan Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath mengatakan Hary Tanoe belum berani membatalkan Miss World, karena berbagai alas an dan pertimbangan.

Menurut Ustadz Al Khaththath, HT hanya menjawab singkat saat ditanya apakah pihaknya bisa membatalkan ajang miss world., “Itu bisa dibicarakan.” Jawab HT.

Atas jawaban HT tersebut, Forum Umat Islam (FUI) mengancam bakal menggelar unjuk rasa besar-besaran jika kontes Miss World di Bali tidak segera dibatalkan. Panitia diberi waktu hingga Hari Jumat untuk membubarkan kontes kecantikan itu.

“Saya meminta kepada Saudara-saudara untuk Hari Jumat ke sini lagi dengan membawa masing-masing 10 orang,” perintah Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath usai melakukan dialog dengan pihak penyelenggara Miss World di depan MNC Tower, Selasa (3/9/2013).

Ia mengaku tidak puas dengan jawaban bos media Tanoesoedibjo. “Karena Harry Tanoe belum berani batalkan Miss World, tadi saya tanya apa bisa batalkan Miss World, itu bisa dibicarakan, kita kasih tempo sampai hari Jumat. Jika ngotot untuk tidak membatalkan, kita punya cara membatalkannya,” jelas Ustadz.

Para pendemo yang berasal dari Gerakan Reformasi Islam (Garis), Laskar Pembela Islam (LPI), dan Front Pembela Islam (FPI) lalu membakar ban bekas, poster-poster Miss World dan spanduk “Tolak Miss World”.

Selasa, 03 September 2013 19:55 Nur Aini / R lintas.me/go/walipos.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 685 kali, 1 untuk hari ini)