Full text of “Surat Keputusan Mahkamah Agung Bahwa Adam Amrullah Tidak Bersalah Melawan Senkom Dan LDII” (Kutipan)

 

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

 

PUTUS AN

No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

MAHKAMAH AGUNG

 

 

memeriksa perkara pidana khusus pada tingkat kasasi telah memutuskan

sebagai berikut dalam perkara Terdakwa:

 

 

Nama

 

Tempat Lahir

Umur/ Tanggal Lahir

Jenis Kelamin

Kebangsaan

Tempat Tinggal

 

 

ADAM AMRULLAH bin (Alm.) H. BASTAMAN;

 

Jakarta;

 

37 Tahun / 22 Februari 1 977;

 

Laki-laki;

 

Indonesia;

 

Jalan Inspeksi Saluran Blok D No. 1 RT.005/011,

Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar,

Jakarta Timur atau Jalan Ahmad Siran No. 82

RT. 03/05 Kampung Rawa Timur, Jombang,

Tangerang Selatan; Sigma Residence Jalan Sigma

No. 10 Jati Makmur, Bekasi Selatan, Kota Bekasi;

Islam;

 

Trainer Ruqiyah Syar’iyyah;

 

Terdakwa berada di luar tahanan dan pernah ditahan;

 

1 . Penyidik sejak tanggal 1 7 Februari 201 4 (Tahanan Rutan);

 

2. Penuntut Umum sejak tanggal 18 Februari 2014 sampai dengan tanggal 23

Februari 2014 (Tahanan Rutan);

 

3. Majelis Hakim Pengadilan Negeri sejak tanggal 24 Februari 2014 sampai

dengan tanggal 24 Maret 2014 (Tahanan Kota);

 

4. Perpanjangan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri sejak tanggal 25 Maret

2014 sampai dengan tanggal 23 Mei 2014 (Tahanan Kota);

 

Terdakwa diajukan di muka persidangan Pengadilan Negeri Bekasi

karena didakwa:

 

 

Agama

 

Pekerjaan

 

 

PERTAMA:

 

Bahwa ia Terdakwa ADAM AMRULLOH bin H. BASTAMAN (alm.), pada

hari, tanggal dan jam yang tidak dapat diingat lagi pada bulan April tahun 2013

atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 201 3, bertempat di Kampung

Rawa Timur Jombang, Jalan Ahmad Siran No. 82 RT. 03/05 Kelurahan Pondok

Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Berdasarkan Pasal 84

ayat (2) KUHP Pengadilan Negeri Bekasi berwenang memeriksa dan mengadili

 

 

Hal. 1 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

Halaman 1

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

perkara ini, mengingat sebagian besar saksi yang dipanggil lebih dekat pada

tempat Pengadilan Negeri Bekasi dari pada tempat kedudukan Pengadilan

Negeri yang di dalam daerahnya tindak pidana itu dilakukan, setiap orang,

dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan

dan/atau membuat dapat diaksesnya intormasi elektronik dan/atau dokumen

elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Perbuatan tersebut Terdakwa lakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

 

Bahwa pada awalnya tanggal 24 April 2013 bertempat di Kampung Rawa

Timur Jombang, Jalan Ahmad Siran No. 82 RT. 03/05 Kelurahan Pondok

Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Terdakwa Adam

Amrulloh bin H. Bastaman (alm.) membuat rekaman video dengan judul

“Nasihat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalal untuk

Ketua LDII dan Imam Islam jemaah”, dengan menggunakan handycam

merek Sony DCR-SR68 kemudian hasil rekaman tersebut dicopy

menggunakan keping CD-R Verbatin Nomor Seri A3122PJ31 163563LH

yang Terdakwa buat dengan cara terlebih dahulu Terdakwa menyiapkan 1

(satu) unit : handycam dengan menggunakan triport (kaki kamera) kemudian

handycam itu dinyalakan hingga posisi on kemudian Terdakwa berjalan ke

depan handycam tersebut dan melakukan dakwah atau nasihat. Setelah

video masuk ke dalam media penyimpanan maka Terdakwa melakukan edit

terhadap file tersebut dengan terlebih dahulu memotong bagian depan file,

memberikan judul video, dan menguploadnya ke dalam situs

www.youtube.com. Kemudian Terdakwa menaruh link video itu di

www.rujuilalhaq.blogspot.com. Dengan demikian maka video tersebut

secara otomatis mendapat alamat atau link dari www.youtube.com dengan

nama http://www.youtube.com/watch?v=L59yiBaBluY, sehingga video

tersebut dapat ditonton oleh seluruh masyarakat yang mengetahui rekaman

video tersebut;

 

Bahwa rekaman video yang Terdakwa unggah atau upload dalam situs

http://www.youtube.com/watch?v=L59yiBaBluY dengan judul “Nasihat Adam

Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalal untuk LDII-24 April 2013″

dengan durasi 15:27 dan pada durasi 13:38 sampai 14:06 dalam video

tersebut Terdakwa mengatakan “Islam Jamaah punya banyak topeng, Ada

ELDEII (LDII), Ada Cinta Alam Atau CE A I (C.A.I), Ada Persinas Asad

Persatuan Silat Nasional Asad, Saya Salah Satu Pendekarnya Waktu Itu,

Mereka Juga Punya Topeng Senkom, Sentra Komunikasi Mitra Polri Yang

Lambangnya Dibikin Mirip Polri, Subhanalloh, Ini Kedustaan”;

 

 

Hal. 2 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

Halaman 2

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Bahwa pada saat Saksi H. Yusut Etendi sedang berada di Mall Cyber Park

Kota Bekasi, saksi mendengar cerita dari masyarakat bahwa di youtube ada

tayangan yang kurang baik tentang Senkom. Karena saksi adalah anggota

Senkom maka ia menghubungi Saksi Ir. Djoni Mudorijanto untuk membahas

dan mengintormasikan tanyangan di youtube itu. Untuk mencari kebenaran

atas tayangan mengenai Senkom di youtube tersebut maka Saksi Ir. Djoni

Mudorijanto pada saat berada di rumahnya langsung mencari di

www.youtube.com dan ternyata Terdakwa Adam Amrulloh dalam videonya

tersebut telah melakukan pencemaran nama baik Senkom Mitra Polri

sehingga hal itu saksi kontirmasikan kepada Pengurus Pusat Senkom Mitra

Polri dan selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak

Polresta Kota Bekasi;

 

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik

Barang Bukti No. Lab. 1833/FKF/2013 Pusat Laboratorium Forensik Badan

Reserse Kriminal Polri tanggal 8 Juli 2013 yang ditandatangani oleh H. Nuh

Al-Azhar, M.Sc., Hery Priyanto, S.T., Hasta Saputra, S.T., Ahmad Pahmi,

S.Kom. dan Kabid Fiskomfor Drs. Andi Firdaus, berdasarkan hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik berupa 1 (satu) unit CD-R Verbatin Nomor Seri

N05NH2378060549BI dapat disimpulkan hasil analisa metadata, trame,

bitrate histogram terhadap file-file video barang bukti yaitu:

 

1. File video dengan judul Nasihat Adam 24 April 2013 – Youtube –

Full.mp4 mempunyai durasi 15 menit 26 detik dengan jumlah 16680

frame dan frame rate 18 fps, merupakan hasil proses streaming

download dari situs www.youtube.com yang mana file tersebut diuploud

pada tanggal 23 April 2013;

 

2. File video Capture Adam di Youtube (cut).mp4 durasi 28s 167ms

dengan jumlah 675 frame dan frame rate 24 fps, merupakan hasil

proses aplikasi screen capture pada tangga! 17 Mei 2013 dan

merupakan potongan video dari judul “Nasihat Adam Sekjen FRIH dan

Tantangan Sumpah Mubahal untuk LDII – 24 April 2013″ pada link situs

http://www.youtube.com/watch?v=L59viBaBluY&feature=plaver detailpa

ge;

 

3. File video Adam di Youtube (cut).mp4 mempunyai durasi 29s 55ms

dengan jumlah 522 frame dan frame rate 18 fps, merupakan bagian dari

file video dengan judul Nasihat Adam 24 April 2013 – Youtube –

Full.mp4;

 

 

Hal. 3 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

Halaman 3

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

4. Pada http://www.voutube.com/watch?v=L59viBaBluY&feature=plaver

terdapat video dengan judul Nasihat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan

Sumpah Mubahal untuk LDII – 24 April 2013 yang dipublikasikan pada

tanggal 23 April 2013 dengan nama ruju’ilalhaq;

 

5. Pada file-file video tersebut terdapat kata-kata yang diucapkan

seseorang menggunakan peci, baju muslim berwarna gelap dan

berlatar belakang tembok dengan poster tulisan Arab yaitu : Islam

Jamaah Punya Banyak Topeng, Ada ELDEII (LDII), Ada Cinta Alam

atau Ce A I (c.a i), ada Persinas Asad Persatuan Silat Nasional Asad,

saya salah satu pendekarnya waktu itu, mereka juga punya topeng

Senkom, Sentra Komunikasi Mitra Polri yang lambangnya dibikin mirip

Polri, Subhanalloh, ini kedustaan;

 

6. Ke-3 (tiga) file video tersebut menunjukkan bahwa momen-momen

yang ada di dalam video tersebut adalah momen yang wajar/normal,

dan tidak adanya proses editing (penyisipan atau pemotongan frame)

pada file-file video tersebut;

 

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik

Barang Bukti No. Lab. 3097/FKF/201 3 Pusat Laboratorium Forensik Badan

Reserse Kriminal Polri tanggal 20 November 2013 yang ditandatangani oleh

 

H. Nuh Al-Azhar, M.Sc., Hery Priyanto, S.T., Hasta Saputra, S.T., Ahmad

Pahmi, S.Kom. dan Kabid Fiskomfor Drs. Andi Firdaus, berdasarkan hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik berupa 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-SR68 beserta

harddisk dengan Serial Number 0F614039BFB9 dan size 80 GB atas nama

Adam Amrulloh dan 1 (satu) unit CD- R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31163563LH atas nama Adam Amrulloh dapat disimpulkan, hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik bahwa:

 

I. Pada camcorder merek Sony DCR-SR68 beserta harddisk dengan

Serial Number 0F614U39BFB9 dan size 80 GB tidak terdapat intormasi

yang terkait dengan maksud pemeriksaan. (detail hasil pemeriksaan

dapat dilihat pada Bab IV);

 

2. Pada CD-R Verbatin Nomor Seri A3122PJ31 163563LH terdapat

intormasi yang berkaitan dengan maksud pemeriksaan antara lain

berupa file 01 Senkom = LDII = Islam Jama_ah.docx. file FRIH MUI

Bogor 29 April 2013.pdf dan file Nasihat Adam Sekjen FRIH dan

 

 

Hal. 4dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

 

Halaman 4

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Tantangan Sumpah Mubahalal untuk LDII – 24 April 201 3.flv. (detail

hasil pemeriksaan dapat dilihat pada Bab IV);

 

Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, maka Senkom Mitra Polri (Sentra

Komunikasi Mitra Polisi Republik Indonesia) mengalami kerugian berupa

inmateriil yakni terganggunya hubungan kemitraan yang telah dijalani

baik/harmonis antara Senkom Mitra Polri dengan Mabes Polri dan

jajarannya, serta mengurangi kepercayaan masyarakat luas (Warga NKRI)

kepada Senkom Mitra Polri sebagai salah satu Ormas yang memiliki salah

satu tujuan didirikan adalah untuk masyarakat kamtibmas, meningkatkan

kesadaran tentang hukum dan kamtibmas serta merupakan wujud

partisipasi dalam pembinaan kamtibmas;

 

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 27

ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11

Tahun 2008 tentang Intormasi dan Transaksi Elektronik;

 

ATAU;

 

KEDUA;

 

PRIMAIR:

 

Bahwa ia Terdakwa ADAM AMRULLOH bin H. BASTAMAN (alm.), pada

hari, tanggal dan jam yang tidak dapat diingat lagi pada bulan April tahun 2013

atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 201 3, bertempat di Kampung

Rawa Timur Jombang, Jalan Ahmad Siran No. 82 RT. 03/05, Kelurahan Pondok

Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Berdasarkan Pasal 84

ayat (2) KUHP Pengadilan Negeri Bekasi berwenang memeriksa dan mengadili

perkara ini, mengingat sebagian besar saksi yang dipanggil lebih dekat pada

tempat Pengadilan Negeri Bekasi dari pada tempat kedudukan Pengadilan

Negeri yang di dalam daerahnya tindak pidana itu dilakukan, sengaja

menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan

sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, dilakukan

dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan dipertunjukkan atau ditempel di

muka umum. Perbuatan tersebut Terdakwa lakukan dengan cara-cara sebagai

berikut:

 

Bahwa pada awalnya tanggal 24 April 2013 bertempat di Kampung Rawa

Timur Jombang, Jalan Ahmad Siran No. 82 RT. 03/05, Kelurahan Pondok

Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Terdakwa Adam

Amrulloh bin H. Bastaman (alm.) membuat rekaman video dengan judul

“Nasihat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalal untuk

 

 

Hal. 5 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 5

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Ketua LDII dan Imam Islam jemaah, dengan menggunakan handycam

merek Sony DCR-SR68 kemudian hasil rekaman tersebut dicopy

menggunakan keping CD-R Verbatin Nomor Seri A3122PJ31 163563LH

yang Terdakwa buat dengan cara terlebih dahulu Terdakwa menyiapkan 1

(satu) unit handycam dengan menggunakan triport (kaki kamera) kemudian

handycam itu dinyalakan hingga posisi on kemudian Terdakwa berjalan ke

depan handycam tersebut dan melakukan dakwah atau nasihat. Setelah

video masuk ke dalam media penyimpanan maka Terdakwa melakukan edit

terhadap file tersebut dengan terlebih dahulu memotong bagian depan file,

memberikan judul video dan menguploadnya ke dalam situs

www.youtube.com. Kemudian Terdakwa menaruh link video itu di

www.rujuilalhaq.biogspot.com. Dengan demikian maka video tersebut

secara otomatis mendapat alamat atau link dari www.youtube.com dengan

nama http://www.youtube.com/watch?v=L59yiBaBluY, sehingga video

tersebut dapat ditonton oleh seluruh masyarakat yang mengetahui rekaman

video tersebut;

 

Bahwa rekaman video yang Terdakwa unggah atau upload dalam situs

http://www.youtube.com/watch?v=L59yiBaBluY dengan judul “Nasihat Adam

Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalal untuk LDII-24 April 2013″

dengan durasi 15:27 dan pada durasi 13:38 sampai 14:06 dalam video

tersebut Terdakwa mengatakan “Islam Jamaah Punya Banyak Topeng, Ada

ELDEII (LDII), Ada Cinta Alam atau CE A I (C.A.I), Ada Persinas Asad

Persatuan Silat Nasional Asad, Saya Salah Satu Pendekarnya Waktu Itu,

Mereka Juga Punya Topeng Senkom, Sentra Komunikasi Mitra Polri Yang

Lambangnya Dibikin Mirip Polri, Subhanalloh, Ini Kedustaan”;

 

Bahwa pada saat Saksi H. Yusuf Efendi sedang berada di Mall Cyber Park

Kota Bekasi, saksi mendengar cerita dari masyarakat bahwa di youtube ada

tayangan yang kurang baik tentang Senkom. Karena saksi adalah anggota

Senkom maka ia menghubungi Saksi Ir. Djoni Mudorijanto untuk membahas

dan mengintormasikan tayangan di youtube itu. Untuk mencari kebenaran

atas tayangan mengenai Senkom di youtube tersebut maka Saksi Ir. Djoni

Mudorijanto pada saat berada di rumahnya langsung mencari di

www.youtube.com dan ternyata Terdakwa Adam Amrulloh dalam videonya

tersebut telah melakukan pencemaran nama baik Senkom Mitra Polri

sehingga hal itu saksi konfirmasikan kepada Pengurus Pusat Senkom Mitra

Polri dan selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak

Polresta Kota Bekasi;

 

 

Hal. 6 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

Halaman 6

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik

Barang Bukti No. Lab. 1833/FKF/2013 Pusat Laboratorium Forensik Badan

Reserse Kriminal Polri tanggal 8 Juli 2013 yang ditandatangani oleh H. Nuh

Al-Azhar, M.Sc., Hery Priyanto, S.T., Hasta Saputra, S.T., Ahmad Pahmi,

S.Kom. dan Kabid Fiskomfor Drs. Andi Firdaus, berdasarkan hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik berupa 1 (satu) unit CD-R Verbatin Nomor Seri

N05NH237806C549BI dapat disimpulkan hasil analisa metadata, trame,

bitrate histogram terhadap file-file video barang bukti yaitu:

 

1. File video dengan judul Nasihat Adam 24 April 2013 – Youtube –

Full.mp4 mempunyai durasi 15 menit 26 detik dengan jumlah 16680

frame dan frame rate 18 fps, merupakan hasil proses streaming

download dari situs www.youtube.com yang mana file tersebut diuploud

pada tanggal 23 April 2013;

 

2. File video Capture Adam di Youtube (cut).mp4 durasi 28s 167ms

dengan jumlah 675 frame dan frame rate 24 fps, merupakan hasil

proses aplikasi screen capture pada tanggal 17 Mei 2013 dan

merupakan potongan video dari judul “Nasihat Adam Sekjen FRIH dan

Tantangan Sumpah Mubahalah untuk LDII – 24 April 2013″ pada link

situs http://www.voutube.com/watch?v=L59viBaBluY&feature=plaver

detailpage;

 

3. File video Adam di Youtube (cut).mp4 mempunyai durasi 29s 55ms

dengan jumlah 522 frame dan frame rate 18 fps, merupakan bagian dari

file video dengan judul Nasihat Adam 24 April 2013 – YouTube –

Full.mp4;

 

4. Pada http://www.youtube.com/watch?v=L59viBaBluY&feature=plaver

terdapat video denga judul Nasihat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan

Sumpah Mubahal untuk LDII – 24 April 2013 yang dipublikasikan pada

tanggal 23 April 2013 dengan nama ruju’ilalhaq;

 

5. Pada file-file video tersebut terdapat kata-kata yang diucapkan

seseorang menggunakan peci, baju muslim berwarna gelap dan berlatar

belakang tembok dengan poster tulisan Arab yaitu : Islam Jamaah

Punya Banyak Topeng. Ada ELDEII (Idii), Ada Cinta Alam atau Ce A I

(C.A.I), Ada Persinas Asad Persatuan Silat Nasional Asad, saya salah

satu pendekarnya waktu itu, mereka juga punya topeng Senkom, Sentra

Komunikasi Mitra Polri yang lambangnya dibikin mirip Polri,

Subhanalloh, Ini Kedustaan;

 

 

Hal. 7 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 7

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

6. Ke 3 (tiga) file video tersebut menunjukkan bahwa momen-momen yang

ada di dalam video tersebut adalah momen yang wajar/normal, dan

tidak adanya proses editing (penyisipan atau pemotongan trame) pada

file-file video tersebut;

 

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik

Barang Bukti No. Lab. 3097/FKF/201 3 Pusat Laboratorium Forensik Badan

Reserse Kriminal Polri Tanggal 20 November 2013 yang ditandatangani

oleh H. Nuh Al-Azhar, M.Sc., Hery Priyanto, S.T., Hasta Saputra, ST,

Ahmad Pahmi, S.Kom. dan Kabid Fiskomfor Drs. Andi Firdaus, berdasarkan

hasil pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik berupa 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-SR68 beserta

harddisk dengan Serial Number 0F614039BFB9 dan size 80 GB atas nama

Adam Amrulloh dan 1 (satu) unit CD-R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31163563LH atas nama Adam Amrulloh dapat disimpulkan, hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik bahwa:

 

1. Pada camcorder merek Sony DCR-SR68 beserta harddisk dengan

Serial Number 0F614039BFB9 dan size 80 GB tidak terdapat intormasi

yang terkait dengan maksud pemeriksaan.(detail hasil pemeriksaan

dapat dilihat pada Bab IV);

 

2. Pada CD-R Verbatin Nomor Seri A3122PJ31 163563LH terdapat

informasi yang berkaitan dengan maksud pemeriksaan antara lain

berupa file 01 Senkom = LDII = Islam Jama_ah.docx, file FRIH MUI

Bogor 29 April 2013.pdf dan file Nasihat Adam Sekjen FRIH dan

Tantangan Sumpah Mubahalal untuk LDII – 24 April 201 3.flv.(detail

hasil pemeriksaan dapat dilihat pada Bab IV);

 

Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, maka Senkom Mitra Polri (Sentra

Komunikasi Mitra Polisi Republik Indonesia) mengalami kerugian berupa

inmateriil yakni terganggunya hubungan kemitraan yang telah dijalani

baik/harmonis antara Senkom Mitra Polri dengan Mabes Polri dan

jajarannya, serta mengurangi kepercayaan masyarakat luas (Warga NKRI)

kepada Senkom Mitra Polri sebagai salah satu Ormas yang memiliki salah

satu tujuan didirikan adalah untuk masyarakat kamtibmas, meningkatkan

kesadaran tentang hukum dan kamtibmas serta merupakan wujud

partisipasi dalam pembinaan kamtibmas;

 

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 310

ayat (1), ayat (2) KUHP;

 

 

Hal. 8 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 8

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

SUBSIDAIR:

 

Bahwa ia Terdakwa ADAM AMRULLOH bin H. BASTAMAN (alm.), pada

hari, tanggal dan jam yang tidak dapat diingat lagi pada bulan April tahun 2013

atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 201 3, bertempat di Kampung

Rawa Timur Jombang, Jalan Ahmad Siran No. 82 RT. 03/05, Kelurahan Pondok

Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Berdasarkan Pasal 84

ayat (2) KUHP Pengadilan Negeri Bekasi berwenang memeriksa dan mengadili

perkara ini, mengingat sebagian besar saksi yang dipanggil lebih dekat pada

tempat Pengadilan Negeri Bekasi dari pada tempat kedudukan Pengadilan

Negeri yang di dalam daerahnya tindak pidana itu dilakukan, barang siapa, di

muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan

terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia. Perbuatan tersebut

Terdakwa lakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

 

Bahwa pada awalnya tanggal 24 April 2013 bertempat di Kampung Rawa

Timur Jombang, Jalan Ahmad Siran No. 82 RT. 03/05 Kelurahan Pondok

Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Terdakwa Adam

Amrulloh bin H. Bastaman (alm.) membuat rekaman video dengan judul

“Nasihat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalal untuk

Ketua LDII dan Imam Islam jemaah, dengan menggunakan handycam

merek Sony DCR-SR68 kemudian hasil rekaman tersebut dicopy

menggunakan keping CD-R Verbatin Nomor Seri A3122PJ31 163563LH

yang Terdakwa buat dengan cara terlebih dahulu Terdakwa menyiapkan 1

(satu) unit handycam dengan menggunakan triport (kaki kamera) kemudian

handycam itu dinyalakan hingga posisi on kemudian Terdakwa berjalan ke

depan handycam tersebut dan melakukan Dakwah atau Nasihat. Setelah

video masuk ke dalam media penyimpanan maka Terdakwa melakukan edit

terhadap file tersebut dengan terlebih dahulu memotong bagian depan file,

memberikan judul video, dan menguploadnya ke dalam situs

www.youtube.com. Kemudian Terdakwa menaruh link video itu di

www.ruiuilalhaq.bloqspot.com . Dengan demikian maka video tersebut

secara otomatis mendapat alamat atau link dari www.youtube.com dengan

nama http://www.youtube.com/watch?v=L59yiBaBluY , sehingga video

tersebut dapat ditonton oleh seluruh masyarakat yang mengetahui rekaman

video tersebut;

 

Bahwa rekaman video yang Terdakwa unggah atau upload dalam situs

http://www.youtube.com/watch?v=L59yiBaBluY dengan judul “Nasihat Adam

Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalal untuk LDII-24 April 2013″

 

 

Hal. 9 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 9

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

dengan durasi 15:27 dan pada durasi 13:38 sampai 14:06 dalam video

tersebut Terdakwa mengatakan “Islam Jamaah Punya Banyak Topeng, Ada

ELDEII (LDII), Ada Cinta Alam atau CE A I (C.A.I), Ada Persinas Asad

Persatuan Silat Nasional Asad, Saya Salah Satu Pendekarnya Waktu Itu,

Mereka Juga Punya Topeng Senkom, Sentra Komunikasi Mitra Polri yang

lambangnya dibikin mirip Polri, Subhanalloh, Ini Kedustaan”;

 

Bahwa pada saat Saksi H. Yusut Etendi sedang berada di Mall Cyber Park

Kota Bekasi, saksi mendengar cerita dari masyarakat bahwa di youtube ada

tayangan yang kurang baik tentang Senkom. Karena saksi adalah anggota

Senkom maka ia menghubungi Saksi Ir. Djoni Mudorijanto untuk membahas

dan mengintormasikan tayangan di youtube itu. Untuk mencari kebenaran

atas tayangan mengenai Senkom di youtube tersebut maka Saksi Ir. Djoni

Mudorijanto pada saat berada di rumahnya langsung mencari di

www.youtube.com dan ternyata Terdakwa Adam Amrulloh dalam videonya

tersebut telah melakukan pencemaran nama baik Senkom Mitra Polri

sehingga hal itu saksi kontirmasikan kepada Pengurus Pusat Senkom Mitra

Polri dan selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak

Polresta Kota Bekasi;

 

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik

Barang Bukti No. Lab. 1833/FKF/2013 Pusat Laboratorium Forensik Badan

Reserse Kriminal Polri tanggal 8 Juli 2013 yang ditandatangani oleh H. Nuh

Al-Azhar, M.Sc., Hery Priyanto, S.T., Hasta Saputra, S.T., Ahmad Pahmi,

S.Kom. dan Kabid Fiskomfor Drs. Andi Firdaus, berdasarkan hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik berupa 1 (satu) unit CD-R Verbatin Nomor Seri

N05NH2378060549BI dapat disimpulkan hasil analisa metadata, trame,

bitrate histogram terhadap fiie-file video barang bukti yaitu:

 

1. File video dengan judul Nasihat Adam 24 April 2013 – YouTube –

Full.mp4 mempunyai durasi 15 menit 26 detik dengan jumlah 16680

frame dan frame rate 18 fps, merupakan hasil proses streaming

download dari situs www.youtube.com yang mana file tersebut diuploud

pada tanggal 23 April 2013;

 

2. File video capture Adam di Youtube (cut).mp4 durasi 28s 167ms

dengan jumlah 675 frame dan frame rate 24 fps, merupakan hasil

proses aplikasi screen capture pada tanggal 17 Mei 2013 dan

merupakan potongan video dari judul “Nasihat Adam Sekjen FRIH dan

 

 

Hal. 10 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 10

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Tantangan Sumpah Mubahal untuk LDII – 24 April 2013″ pada link situs

http://www.youtube.com/watch ?v=L59yiBaBluY&feature=plaver detailpaqe;

 

3. File video Adam di Youtube (cut).mp4 mempunyai durasi 29s 55ms

dengan jumlah 522 trame dan trame rate 18 tps, merupakan bagian dari

file video dengan judul Nasihat Adam 24 April 2013 – Youtube –

Full.mp4;

 

4. Pada http://www.voutube.com/watch?v=L59viBaBluY&feature=plaver

terdapat video dengan judul Nasihat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan

Sumpah Mubahal untuk LDII – 24 April 2013 yang dipublikasikan pada

tanggal 23 April 2013 dengan nama ruju’ilalhaq;

 

5. Pada file-file video tersebut terdapat kata-kata yang diucapkan

seseorang menggunakan peci, baju muslim berwarna gelap dan berlatar

belakang tembok dengan poster tulisan Arab yaitu : Islam Jamaah

Punya Banyak Topeng, Ada ELDEII (Ldii), Ada Cinta Alam Atau Ce A I

(C.A.I), Ada Persinas Asad Persatuan Silat Nasional Asad, Saya Salah

Satu Pendekarnya Waktu Itu, Mereka Juga Punya Topeng Senkom,

Sentra Komunikasi Mitra Polri Yang Lambangnya Dibikin Mirip Polri,

Subhanalloh, Ini Kedustaan;

 

6. Ke-3 (tiga) file video tersebut menunjukkan bahwa momen-momen yang

ada di dalam video tersebut adalah momen yang wajar/normal, dan

tidak adanya proses editing (penyisipan atau pemotongan frame) pada

file-file video tersebut;

 

Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik

Barang Bukti No. Lab. 3097/FKF/201 3 Pusat Laboratorium Forensik Badan

Reserse Kriminal Polri tanggal 20 November 2013 yang ditandatangani oleh

 

H. Nuh Al-Azhar, M.Sc., Hery Priyanto, S.T., Hasta Saputra, S.T., Ahmad

Pahmi, S.Kom. dan Kabid Fiskomfor Drs. Andi Firdaus, berdasarkan hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik berupa 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-SR68 beserta

harddisk dengan Serial Number 0F614039BFB9 dan size 80 GB atas nama

Adam Amrulloh dan 1 (satu) unit CD- R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31163563LH atas nama Adam Amrulloh dapat disimpulkan, hasil

pemeriksaan dan analisa laboratoris kriminalistik terhadap barang bukti

elektronik bahwa:

 

I. Pada camcorder merek Sony DCR-SR68 beserta harddisk dengan

Serial Number 0F614039BFB9 dan size 80 GB tidak terdapat intormasi

 

Hal. 11 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 11

putusan.mahkamahagung.go.id

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

yang terkait dengan maksud pemeriksaan. (detail hasil pemeriksaan

dapat dilihat pada Bab IV);

 

2. Pada CD-R Verbatin Nomor Seri A3122PJ31163563LH terdapat

intormasi yang berkaitan dengan maksud pemeriksaan antara lain

berupa file 01 Senkom = LDII = Islam Jama_ah.docx, file FRIH MUI

Bogor 29 April 2013.pdf dan file Nasihat Adam Sekjen FRIH dan

Tantangan Sumpah Mubahalal untuk LDII – 24 April 201 3.flv. (detail

hasil pemeriksaan dapat dilihat pada Bab IV);

 

Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, maka Senkom Mitra Polri (Sentra

Komunikasi Mitra Polisi Republik Indonesia) mengalami kerugian berupa

inmateriil yakni terganggunya hubungan kemitraan yang telah dijalani

baik/harmonis antara Senkom Mitra Polri dengan Mabes Polri dan

jajarannya, serta mengurangi kepercayaan masyarakat luas (Warga NKRI)

kepada Senkom Mitra Polri sebagai salah satu Ormas yang memiliki salah

satu tujuan didirikan adalah untuk masyarakat kamtibmas, meningkatkan

kesadaran tentang hukum dan kamtibmas serta merupakan wujud

partisipasi dalam pembinaan kamtibmas;

 

Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 156

 

 

KUHP;

 

 

Mahkamah Agung tersebut;

 

Membaca tuntutan pidana Jaksa/Penuntut Umum Kejaksaan Negeri di

 

Bekasi tanggal 21 Juli 2014 sebagai berikut:

 

1. Menyatakan Terdakwa Adam Amrullah bin H. Bastaman (alm.), telah

terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“Dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan

atau membuat dapat diaksesnya intormasi elektronik atau dokumen

elektronik yang memiliki muatan pencemaran nama baik”, sebagaimana

diatur Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Republik

Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Intormasi dan Transaksi

Elektronik, dalam Dakwaan Alternatit Pertama;

 

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Adam Amrullah bin H. Bastaman

(alm.), dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan

dikurangi selama Terdakwa menjalankan penahanan sementara dengan

perintah agar Terdakwa tetap ditahan;

 

3. Menyatakan barang bukti berupa:

 

1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri N05NH2378060549BI dari

Mabes Polri, 1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri

 

 

Hal. 12 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

A3122PJ31 163563LH, 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-SR68

dirampas untuk dimusnahkan;

 

1 (satu) lembar surat Kuasa, 4 (empat) buku Sentra Komunikasi Mitra

Polri, totokopi Nota Kesepahaman Antara Sentra Komunikasi Mitra Polri

dengan Kepolisian R.l yang telah dilegalisir, 1 (satu) lembar AD/ ART

Senkom Mitra Polri, 1 (satu) buah buku dengan judul “Bahaya Islam

Jama’ah Lemkari LDII Penerbit dan Pengkajian Islam (LPPI)”;

 

Terlampir pada Berkas Perkara.

 

4. Terdakwa membayar biaya perkara Rp2.000,00 (dua ribu rupiah);

 

Membaca putusan Pengadilan Negeri Bekasi No. 211 /Pid.B/201 4/

 

PN.Bks. tanggal 01 September 2014 yang amar lengkapnya sebagai berikut:

 

1. Menyatakan Terdakwa Adam Amrullah bin H. Bastaman (alm.), telah

terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“Dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan

atau membuat dapat diaksesnya intormasi elektronik atau dokumen

elektronik yang memiliki muatan pencemaran nama baik”;

 

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Adam Amrullah bin H. Bastaman

(alm.) dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun;

 

3. Menetapkan bahwa pidana penjara yang dijatuhkan tidak perlu dijalani oleh

Terdakwa kecuali dalam masa percobaan selama 2 (dua) tahun berakhir

dengan putusan Hakim Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan suatu

tindak pidana;

 

4. Menjatuhkan pidana denda kepada Terdakwa sebesar Rpl 00.000.000,00

(seratus juta rupiah);

 

5. Menetapkan apabila denda tidak dibayar oleh Terdakwa maka diganti

dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan;

 

6. Menetapkan barang bukti berupa:

 

1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri N05NH2378060549BI dari

Mabes Polri, 1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31 163563LH, 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-SR68

untuk dimusnahkan;

 

1 (satu) lembar surat Kuasa, 4 (empat) buku Sentra Komunikasi Mitra

Polri, totokopi Nota Kesepahaman Antara Sentra Komunikasi Mitra Polri

dengan Kepolisian R.l yang telah dilegalisir, 1 (satu) lembar AD/ART

Senkom Mitra Polri, 1 (satu) buah buku dengan judul “Bahaya Islam

Jama’ah Lemkari LDII” Penerbit dan Lembaga Pengkajian Islam (LPPI)

tetap terlampir pada berkas perkara;

 

 

Hal. 13 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

Halaman 13

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

7. Membebani Terdakwa membayar biaya perkara Rp2.000,00 (dua ribu

rupiah);

 

Membaca putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 351 /Pid/201 4/

PT.BDG. tanggal 8 Desember 2014 yang amar lengkapnya sebagai berikut:

Menerima permintaan Banding dari Terdakwa dan Jaksa/Penuntut Umum;

Memperbaiki Putusan Pengadilan Negeri Bekasi tanggal 01 September

2014 Nomor 21 1/Pid.B/2014/PN.Bks., yang dimintakan banding tersebut,

sekedar mengenai hukuman yang dijatuhkan kepada Terdakwa, sehingga

amar selengkapnya berbunyi, sebagai berikut:

 

1. Menyatakan Terdakwa Adam Amrullah bin H. Bastaman (alm.), telah

terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“Dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan

atau membuat dapat diaksesnya intormasi elektronik atau dokumen

elektronik yang memiliki muatan pencemaran nama baik”;

 

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Adam Amrullah bin H.

Bastaman (alm.) dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan

denda sebesar Rpl 00.000.000,00 (seratus juta rupiah), jika denda

tersebut tidak dibayar maka akan diganti dengan pidana kurungan

selama 2 (dua) bulan;

 

3. Memerintahkan agar Terdakwa ditahan;

 

4. Menetapkan masa penangkapan dan atau penahanan yang pernah

dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang

dijatuhkan;

 

5. Menetapkan barang bukti berupa:

 

1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri N05NH2378060549BI

dari Mabes Polri, 1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31163563LH, 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-

SR68 untuk dimusnahkan;

 

1 (satu) lembar Surat Kuasa, 4 (empat) buku Sentra Komunikasi

Mitra Polri, totokopi Nota Kesepahaman Antara Sentra Komunikasi

Mitra Polri dengan Kepolisian R.l yang telah dilegalisir, 1 (satu)

lembar AD/ART Senkom Mitra Polri, 1 (satu) buah buku dengan

judul “Bahaya Islam Jama’ah Lemkari LDII” Penerbit dan Lembaga

Pengkajian Islam (LPPI) tetap terlampir pada berkas perkara;

 

6. Membebani Terdakwa membayar biaya perkara di kedua tingkat

peradilan, yang di tingkat banding ditetapkan sebesar Rp2.000,00 (dua

ribu rupiah);

 

 

Hal. 14 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 14

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Mengingat akan akta tentang permohonan kasasi No. 1/KASASI/

AKTA.PID/2015/PN.Bks. yang dibuat oleh Wakil Panitera pada Pengadilan

Negeri Bekasi yang menerangkan, bahwa pada tanggal 06 Januari 2015

Terdakwa mengajukan permohonan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi

tersebut;

 

Memperhatikan memori kasasi tanggal 10 Januari 2015 dari Penasihat

Hukum Terdakwa untuk dan atas nama Terdakwa berdasarkan Surat Kuasa

Khusus tanggal 06 Januari 2015 tersebut Terdakwa sebagai Pemohon Kasasi

yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bekasi pada tanggal 20

Januari 2015;

 

Membaca surat-surat yang bersangkutan;

 

Menimbang, bahwa putusan Pengadilan Tinggi tersebut telah

diberitahukan kepada Terdakwa pada tanggal 06 Januari 2015 dan Terdakwa

mengajukan permohonan kasasi pada tanggal 06 Januari 2015 serta memori

kasasinya telah diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bekasi pada

tanggal 20 Januari 2015 dengan demikian permohonan kasasi beserta dengan

alasan-alasannya telah diajukan dalam tenggang waktu dan dengan cara

menurut undang-undang, oleh karena itu permohonan kasasi tersebut tormal

dapat diterima;

 

Menimbang, bahwa alasan-alasan yang diajukan oleh Pemohon Kasasi

pada pokoknya adalah sebagai berikut:

 

1. Bahwa Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Bandung selaku Judex Facti telah

memberikan putusan yang sangat mengecewakan rasa keadilan

masyarakat khususnya bagi Pemohon Kasasi, terlebih dengan

pertimbangan hukum sebagaimana disebutkan dalam halaman 23 putusan

a guoyang menyebutkan:

 

Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa pertimbangan

Judex Facti Tingkat Pertama yang menyatakan bahwa Terdakwa telah

memenuhi unsur-unsur yang terkandung dalam tindak pidana yang

dinyatakan dalam Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang

Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Intormasi dan Transaksi

Elektronik tepat dan benar, karena berdasarkan takta yang terungkap di

persidangan terbukti bahwa Senkom Mitra Polri bukanlah topeng atau

cabang organisasi dari Islam Jamaah, meski di persidangan pihak

Terdakwa mengajukan beberapa orang anggota Senkom Mitra Polri di

Malang sebagai Jamaah Islamiah, namun Lembaga Senkom Mitra Polri

 

 

Hal. 15 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 15

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

sesungguhnya tidak ada kaitannya dengan Jamaah Islamiah, sebagai

contoh para saksi yang diajukan oleh Penuntut Umum di persidangan tidak

termasuk anggota Jamaah Islamiah. Namun Pengadilan Tinggi tidak

sependapat dengan pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa dengan

pidana percobaan, sebab kualitas perbuatan Terdakwa yang dapat

meresahkan masyarakat harus diberikan hukuman yang mampu memberi

etek jera. Karena itu pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa harus

diperberat, agar putusan tersebut mampu memberi daya tangkal bagi

anggota masyarakat lainnya untuk tidak berbuat hal serupa di kemudian

hari, karena itu hukumannya harus diperbaiki, yang amar selengkapnya

sebagaimana tersebut di bawah ini;

 

1. Menyatakan Terdakwa Adam Amrullah bin H. Bastaman (alm.), telah

terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“Dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan

atau membuat dapat diaksesnya intormasi elektronik atau dokumen

elektronik yang memiliki muatan pencemaran nama baik”;

 

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Adam Amrullah bin H.

Bastaman (alm.) dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan

denda sebesar Rpl 00.000.000,00 (seratus juta rupiah), jika denda

tersebut tidak dibayar maka akan diganti dengan pidana kurungan

selama 2 (dua) bulan;

 

3. Memerintahkan agar Terdakwa ditahan;

 

4. Menetapkan masa penangkapan dan atau penahanan yang pernah

dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang

dijatuhkan;

 

5. Menetapkan barang bukti berupa:

 

1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri N05NH2378060549BI

dari Mabes Polri, 1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31163563LH, 1 (satu) unit camcorder merek Sony DCR-

SR68 untuk dimusnahkan;

 

1 (satu) lembar Surat Kuasa, 4 (empat) buku Sentra Komunikasi

Mitra Polri, totokopi Nota Kesepahaman Antara Sentra Komunikasi

Mitra Polri dengan Kepolisian R.l yang telah dilegalisir, 1 (satu)

lembar AD/ART Senkom Mitra Polri, 1 (satu) buah buku dengan

judul “Bahaya Islam Jama’ah Lemkari LDII” Penerbit dan Lembaga

Pengkajian Islam (LPPI) tetap terlampir pada berkas perkara;

 

 

Hal. 16 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 16

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

 

6. Membebani Terdakwa membayar biaya perkara di kedua tingkat

peradilan, yang di tingkat banding ditetapkan sebesar Rp2.000,00 (dua

ribu rupiah);

 

2. Bahwa pertimbangan hukum pada angka 1 (satu) tersebut di atas sangat

janggal dan bertentangan dengan takta-takta hukum di persidangan

sehingga dengan demikian pertimbangan dimaksud tidak dapat diterima

menurut hukum, di antaranya:

 

bahwa Senkom Mitra Polri bukanlah topeng atau cabang organisasi dan

Islam Jamaah…”;

 

Namun selanjutnya disebutkan dalam perlimbangan tersebut:

 

meski di persidangan pihak Terdakwa mengajukan beberapa orang

anggota Senkom Mitra Polri di Malang sebagai Jamaah Islamiah, namun

Lembaga Senkom Mitra Polri sesungguhnya tidak ada kaitannya dengan

Jamaah Islamiah, sebagai contoh para saksi yang diajukan oleh Penuntut

Umum di persidangan tidak termasuk anggota Jamaah Islamiah;

 

3. Bahwa kesalahan dan ketidaktelitian Judex Facti dalam pertimbangan

hukum yang menyebutkan Islam Jamaah dari Jamaah Islamiah, takta

hukum dalam persidangan adalah yang dimaksud organisasi Islam Jamaah

yang dilarang oleh Pemerintah melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Rl

No. Kep-089/D.A/10/1971 dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Dan bukan

Jamaah Islamiah sebagaimana pertimbangan hukum Judex Facti apabila

diberikan alasan pertimbangan dimaksud kesalahan ketik maka menjadi

pertanyaan besar bilamana kesalahan itu dilakukan oleh Judex Facti pada

Pengadilan Tinggi, terlebih lagi takta hukumnya penyebutan Jamaah

Islamiah disebutkan sampai 3 (tiga) kali secara berulang;

 

Pertimbangan hukum demikian patut ditolak menurut hukum dan

menyebabkan putusan batal demi hukum, sehingga dengan demikian sudah

sepatutnya Pemohon Kasasi dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan

hukum dan atau setidak-tidaknya melepaskan dari segala tuntutan hukum;

Maka perlu Pemohon Kasasi tegaskan bahwa yang dimaksud topeng dan

Islam Jamaah merupakan pernyataan yang mengandung kebenaran, bukan

suatu sangkaan atau tuduhan semata, oleh karena itu tidaklah menjadi

menjadi pencemaran nama baik apabila yang disampaikan merupakan

kebenaran, hal ini sejalan dengan pendapat ahli bahasa Dr. Atdol Thank

WS, M. Nuh yang mengatakan jika apabila pernyataan Terdakwa/

Pembanding/Pemohon Kasasi tidak dapat dibuktikan kebenarannya maka

 

 

Hal. 1 7 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 17

putusan.mahkamahagung.go.id

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

hal tersebut merupakan penodaan/penistaan dan sekaligus pencemaran

nama baik;

 

Bahwa surat keputusan Jaksa Agung dan Fatwa Majelis Ulama secara

Eksplisit menyebutkan Islam Jamaah atau nama lain yang digunakannya,

maka hal ini juga berarti Pemerintah melalui Jaksa Agung Rl dan Majelis

Ulama menyadari Islam Jamaah bisa saja menggunakan nama-nama

organisasi lainnya untuk menghindari larangan keberadaannya di Indonesia,

sehingga meskipun Senkom Mitra Polri di dalam AD/ART nya tidak

disebutkan secara eksplisit merupakan bagian cari Islam Jamaah/LDII,

maka Terdakwa/Pembanding/Pemohon Kasasi yang mampu membuktikan

kebenaran akan pernyataannya jika Senkom Mitra Polri merupakan bagian

dan Islam Jamaah masih merupakan dalam koridor apa yang termuat di

dalam SK Jaksa Agung Rl dan Fatwa Majelis Ulama, oleh karenanya

perbuatan Terdakwa sesungguhnya merupakan bagian dan pelaksanaan

apa yang telah diperintahkan oleh SK Jaksa Agung Rl dan Fatwa Majelis

Ulama a quo di mana Terdakwa/Pembanding merupakan bagian dari

masyarakat yang peduli terhadap bahaya ajaran Islam Jamaah yang

bermetamortosis menjadi organisasi kemasyarakatan lainnya, diantaranya

adalah Senkom Mitra Polri;

 

4. Bahwa pertimbangan Judex Facti tersebut juga menyebutkan :

 

sebab kualitas perbuatan Terdakwa yang dapat meresahkan masyarakat

harus diberikan hukuman yang mampu memberi etek jera. Karena itu

pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa harus diperberat, agar putusan

tersebut mampu memberi daya tangkal bagi anggota masyarakat lainnya

untuk tidak berbuat hal serupa di kemudian hari, karena itu hukumannya

harus diperbaiki, yang amar selengkapnya sebagaimana tersebut di bawah

 

 

ini”;

 

 

Bahwa pertimbangan hukum tersebut di atas, jelas-jelas salah dan tidak

memenuhi rasa keadilan dan bertentangan dengan hukum sesungguhnya

apa yang dilakukan oleh Pemohon Kasasi semata-mata dilakukan untuk

kepentingan umum dan bukan untuk kepentingan pribadinya, oleh karena

itu seharusnya pula Majelis Hakim Pengadilan Tinggi selaku Judex Facti

berpedoman pada Pasal 310 ayat (3) KUHP sebagai pertimbangan yang

mendasari dictum Judex Facti baik di tingkat Pengadilan Negeri maupun di

tingkat Pengadilan Tinggi dalam putusannya atas tuntutan Jaksa/Penuntut

Umum. Bahwa tidaklah merupakan pencemaran nama baik jika perbuatan

jelas dilakukan demi kepentingan umum, sedangkan rumusan Pasal 27 ayat

 

 

Hal. 18 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

 

Halaman 18

 

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

(3) Undang-Undang ITE sangat lentur sebagai alat kriminalisasi terhadap

kebebasan berekspresi khususnya bagi setiap orang yang menggunakan

media sosial dalam memberikan intormasi demi kepentingan masyarakat/

umum, padahal konstitusi telah menjaminnya dengan Pasal 28 F UUD 1945

yaitu hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh intormasi

untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak

untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan

menyampaikan intormasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang

tersedia. Oleh karenanya perbuatan Pemohon Kasasi dinyatakan tidak

memenuhi unsur pencemaran nama baik;

 

Bahwa kedudukan seseorang yang mengungkapkan akan kebenaran suatu

takta keberadaannya telah dijamin oleh undang-undang, hal mana sebagai

misal adanya undang-undang untuk memberikan perlindungan terhadap

saksi dan korban, oleh karena itu setiap orang diharapkan dapat

mengungkapkan suatu kebenaran akan takta tanpa rasa takut akan

keselamatan dirinya;

 

Bahwa adanya kriminalisasi terhadap diri Pemohon Kasasi dalam

mengungkapkan kebenaran atas suatu takta, hal demikian berarti pula akan

menutup kemungkinan bagi setiap orang akan berani mengungkapkan

suatu kebenaran akan takta, karena di bawah bayang-bayang pemidanaan,

dengan demikian sudah semestinya Pemohon Kasasi haruslah dibebaskan

dari segala macam dakwaan dan tuntutan a quo\

 

5. Bahwa Pemohon Kasasi menilai sepatutnya Judex Facti memberikan

pertimbangan hukum yang berdasarkan keadilan sebagaimana

Yurisprudensi Tetap Mahkamah Agung No. 22 PK/Pid.Sus/201 1 adalah

merupakan putusan yang memenuhi rasa keadilan masyarakat dan

berdasarkan hukum dengan menerima peninjauan kembali;

 

Kebebasan berekspresi merupakan salah satu hak asasi manusia yang

sangat strategis dalam menopang jalannya kehidupan demokrasi. Hak ini

dijamin dan dilindungi oleh negara. Dalam rezim hukum dan hak asasi

manusia selain menjamin kebebasan berekspresi negara juga menjamin

hak individu atas kehormatan dan reputasi;

 

Menurut hemat kami Pemohon Kasasi pada hakikatnya keberadaan hukum

bukanlah semata-mata untuk menghukum orang, melainkan jauh dari

maksud penghukuman adalah juga memperbaiki dan untuk mewujudkan

keadilan. Adapun mengenai kewajiban berbuat adil, Allah SWT bertirman

sebagai berikut:

 

 

Hal. 19 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 19

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kalian penegak kebenaran

karena Allah, menjadi saksi dengan adil dan janganlah kebencian kalian

kepada satu golongan mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.

Lakukanlah keadilan, karena keadilan itu lebih dekat dengan taqwa. Dan

bertaqwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan

segala yang kalian lakukan (Q.S. Al-Maidah : 8);

 

Menimbang, bahwa atas alasan kasasi tersebut Mahkamah Agung

 

berpendapat:

 

1. Bahwa alasan kasasi Terdakwa dapat dibenarkan, Judex Facti salah

menerapkan hukum dalam hal menyatakan Terdakwa terbukti secara sah

dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melanggar Pasal 27

ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang No. 11 Tahun 2008;

 

2. Bahwa pemeriksaan persidangan terungkap takta tentang latar belakang

Terdakwa bahwa sejak kecil adalah keluarga besar LDII (Lembaga Dak’wah

Islam Indonesia) dan sudah berbai’at kepada imamnya Islam Jamaah

bernama Muhammad Sueh Abdu Dhohir bin Nurhasan dan telah berbai’at

kepada Abdul Aziz Sulton Aulia bin Nurhasan;

 

3. Bahwa Terdakwa mengetahui banyak tentang Senkom Mitra Polri, menurut

pengakuan Ketua LDII Abdullah Syam bahwa Senkom dibentuk atas

perintah Imam Islam Jamaah bernama Abdul Azis Sulton Aulia bin

Nurhasan dan beberapa orang mantan anggota LDII adalah anggota

Senkom. Terdakwa mengetahui Senkom pada tahun 2002-2003;

 

4. Bahwa Terdakwa sebagai pemilik account ruju’ilalhaq membuat video dan

mengunggah atau mentransmisikan video tersebut ke dalam situs di

Youtube dalam http://www.youtube.com/watch?v=L59viBaBluY&feature=

player detailpage dengan judul “Nasihat Adam Sekjen FRIH dan tantangan

sumpah Mubahalah untuk LDII tanggal 24 April 2013 dengan durasi 15.27

dan pada durasi 13.38 sampai dengan 14.06 adalah Terdakwa. Maksud

Terdakwa sebagai mantan LDII) sekarang berada di Forum Ruju’ilalhaq)

membuat video tersebut memberi nasihat dan tantangan bersumpah

Mubahalah kepada warga LDII dan Islam Jamaah yang selama ini

mengajarkan aliran sesat untuk kembali sesuai dengan panduan dan

tuntunan syariat Islam. Terdakwa melakukan perbuatan a quo itu untuk

tujuan kebaikan khususnya bagi LDII dan Islam Jamaah agar meninggalkan

ajaran sesat yang sudah di Fatwakan oleh MUI serta keputusan Jaksa

Agung R.l Nomor KEP-089/D.A/1 0/1 971 bahwa Islam Jamaah adalah aliran

 

 

Hal. 20 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

Halaman 20

 

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

sesat agar kembali ke jalan yang benar sesuai Al Qur’an dan Hadis dalam

praktek yang benar;

 

5. Bahwa Terdakwa mengatakan Senkom sebagai topeng dan Islam Jamaah

karena menurut pengakuan Ketua LDII Sdr. Abdullah Syam dan pengakuan

Da’i LDII Sdr. Thoyibun serta pengakuan Da’i Emir bahwa Ormas (Senkom)

buatan Islam Jamaah adalah atas perintah Imam Islam Jamaah yang

bernama Abdul Azis Sulton Aulia bin Nurhasan. Selain hal tersebut,

Terdakwa juga mengatakan Senkom merupakan topeng Islam Jamaah

karena selama 31 tahun Terdakwa aktit di LDII, Terdakwa mengetahui dan

memahami bahwa ormas-ormas Islam Jamaah bertujuan membantu misi

penyebaran Islam Jamaah dalam konteks dakwah sehingga Terdakwa

mengingatkan umat Islam dan bahaya ajaran Islam Jamaah dan ormas-

ormasnya;

 

6. Bahwa Terdakwa kemudian keluar dari Islam Jamaah karena merasa

kecewa, selanjutnya pada tahun 2010 Terdakwa dan beberapa mantan

LDII/lslam Jamaah, melaporkan data-data dan bukti ajaran LDII/lslam

Jamaah ke Majelis Ulama Indonesia Pusat di Jakarta;

 

7. Bahwa berdasarkan pada takta dan alasan pertimbangan tersebut dapat

disimpulkan bahwa Terdakwa tidak dapat dipersalahkan melakukan tindak

pidana dengan sengaja tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan

atau membuat dapat diaksesnya intormasi elektronik atau dokumen

elektronik yang memiliki muatan pencemaran nama baik melanggar

Dakwaan Pertama Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang

No. 11 Tahun 2008 dengan alasan bahwa Terdakwa menyampaikan kata-

kata atau kalimat tersebut sebagai bentuk dakwaan Islam melalui intormasi

elektronik atau dokumen elektronik, dengan maksud dan tujuan mengajak

warga Islam Jamaah kembali ke jalan yang lurus dan benar sebab ajaran

Islam Jamaah adalah ajaran yang terlarang/sesat menurut MUI maupun

Jaksa Agung Rl.;

 

8. Bahwa penyampaian dakwah untuk tujuan meluruskan kelompok atau

warga yang dianggap sesat dan menyimpang dari ajaran Islam yang

sebenarnya bukanlah merupakan pencemaran nama baik atau titnah.

Sebab apa yang kata-kata atau kalimat yang disampaikan merupakan

kebenaran atau takta. Bahwa suatu perbuatan dianggap sebagai bentuk

pencemaran atau titnah apabila tidak didasarkan pada suatu takta atau

kebenaran;

 

 

Hal. 21 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 21

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

Bahwa Terdakwa melakukan perbuatan a quo untuk maksud dan tujuan

membela kepentingan Islam karena Terdakwa sudah 31 tahun merasakan,

mengetahui dan memahami sepak terjang Islam Jamaah yang selama ini

menggunakan organisasi massa/ormas untuk misi terselubung menyebarkan

Islam Jamaah. Artinya menggunakan Senkom untuk misi dakwah Islam

Jamaah;

 

Bahwa perbuatan Terdakwa tidak memenuhi ketentuan dalam dakwaan

Jaksa/Penuntut Umum, Terdakwa juga tidak dapat dipidana dan dipersalahkan

atas perbuatannya karena bertindak berdasarkan ketentuan Pasal 310 ayat (3)

KUHPidana, bahwa tidak termasuk menista atau mencemarkan jika ternyata si

pembuat/Terdakwa melakukan perbuatan a quo tersebut untuk kepentingan

umum atau disebabkan karena terpaksa untuk mempertahankan diri sendiri;

 

Bahwa berdasarkan alasan pertimbangan tersebut, Terdakwa melakukan

perbuatan a quo untuk mengingatkan dan menasihati warga Islam Jamaah agar

supaya kembali ke jalan yang lurus dan benar sesuai Al Qur’an dan Hadis.

Terdakwa sebagai mantan LDII/lslam Jamaah telah bertobat dan kembali

membela kepentingan umat Islam yang sebenarnya;

 

Bahwa alasan tersebut dapat dibenarkan, karena Judex Facti telah

menerapkan hukum tidak sebagaimana mestinya (pilih dari Pasal 253 ayat (1) a,

b, c KUHAP);

 

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas Mahkamah Agung

berpendapat, bahwa putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 351 /Pid/201 4/

PT.BDG. tanggal 8 Desember 2014 yang memperbaiki putusan Pengadilan

Negeri Bekasi No. 21 1/Pid.B/2014/PN.Bks. tanggal 01 September 2014 tidak

dapat dipertahankan lagi, oleh karena itu harus dibatalkan dan Mahkamah

Agung akan mengadili sendiri perkara tersebut seperti tertera di bawah ini;

 

Menimbang, bahwa oleh karena permohonan kasasi Terdakwa

dikabulkan, maka biaya perkara dalam semua tingkat peradilan dibebankan

kepada Negara;

 

Memperhatikan Pasal 191 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981

tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Undang-Undang Nomor

48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dan Undang-Undang Nomor 14

Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana telah diubah dengan

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan Perubahan Kedua dengan Undang-

Undang Nomor 3 Tahun 2009 serta peraturan perundang-undangan lain yang

bersangkutan;

 

 

Hal. 22 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 22

 

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

MENGADILI:

 

 

Mengabulkan permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi/Terdakwa :

ADAM AMRULLAH bin (Alm.) H. BASTAMAN tersebut;

 

Membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Bandung No. 351 /Pid/201 4/

PT.BDG. tanggal 8 Desember 2014 yang memperbaiki putusan Pengadilan

Negeri Bekasi No. 21 1 /Pid.B/201 4/ PN.Bks. tanggal 01 September 2014;

 

MENGADILI SENDIRI:

 

1. Menyatakan Terdakwa ADAM AMRULLAH bin (Alm.) H. BASTAMAN

 

tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan

sebagaimana yang didakwakan dalam Surat Dakwaan Penuntut Umum;

 

2. Membebaskan Terdakwa oleh karena itu dari semua dakwaan Penuntut

Umum tersebut;

 

3. Memulihkan hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta

martabatnya;

 

4. Menetapkan agar barang bukti berupa:

 

a. 1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri N05NH2378060549BI dari

Mabes Polri, 1 (satu) keping CD-R Verbatin Nomor Seri

A3122PJ31 163563LH, 1 (satu) unit Camcorder merek Sony DCR-SR68

untuk dikembalikan kepada yang berhak;

 

b. 1 (satu) lembar Surat Kuasa, 4 (empat) buku Sentra Komunikasi Mitra

Polri, totokopi Nota Kesepahaman Antara Sentra Komunikasi Mitra Polri

Dengan Kepolisian Rl. yang telah dilegalisir, 1 (satu) lembar AD/ART

Senkom Mitra Polri, 1 (satu) buah buku dengan judul “Bahaya Islam

Jama’ah Lemkari LDII” Penerbit dan Lembaga Pengkajian Islam (LPPI)

terlampir dalam berkas perkara;

 

5. Membebankan biaya perkara pada seluruh tingkat peradilan dan pada

tingkat kasasi kepada Negara;

 

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah

Agung pada hari Senin tanggal 25 Januari 2016 oleh Dr. Artidjo Alkostar,

S.H., LL.M., Ketua Muda Pidana yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung

sebagai Ketua Majelis, Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum. dan Sri

Murwahyuni, S.H., M.H., Hakim-Hakim Agung sebagai Anggota, dan diucapkan

dalam sidang terbuka untuk umum pada hari dan tanggal itu juga oleh Ketua

Majelis beserta Hakim-Hakim Anggota tersebut, dan dibantu oleh Emilia

Djajasubagia, S.H., M.H., Panitera Pengganti dengan tidak dihadiri oleh

 

 

Hal. 23 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

Halaman 23

 

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

putusan.mahkamahagung.go.id

 

 

Pemohon Kasasi/Terdakwa dan Jaksa/Penuntut Umum.

 

Hakim-Hakim Anggota: Ketua Majelis:

 

t.t.d./ t.t.d./

 

Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum. Dr. Artidjo Alkostar, S.H., LL.M.

 

t.t.d./

 

Sri Murwahyuni, S.H., M.H.

 

Panitera Pengganti:

t.t.d./

 

Emilia Djajasubagia, S.H., M.H.

 

Untuk Salinan

Mahkamah Agung Rl

a.n. Panitera

 

Panitera Muda Pidana Khusus

 

 

ROKI PANJAITAN, S.H.

 

NIP. 19590430 198512 1 1001

 

 

Hal. 24 dari 24 hal. Put. No. 1293 K/Pid.Sus/2015

 

 

Disclaimer

 

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan intormasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tungsi peradilan. I

Dalam hal Anda menemukan inakurasi intormasi yang termuat pada situs ini atau intormasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung Rl melalui :

 

Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

 

 

Halaman 24

https://archive.org/stream/SuratKeputusanMahkamahAgungBahwaAdamAmrullahTidakBersalahMelawanSenkomDanLDII/Surat%20Keputusan%20Mahkamah%20Agung%20bahwa%20Adam%20Amrullah%20Tidak%20Bersalah%20Melawan%20Senkom%20dan%20LDII_djvu.txt

(nahimunkar.org)