“Kami melihat ada visi misi dari pasangan Pilpres nomor 2 yang kami anggap bisa merusak kondisi bangsa ini ke depan. Hanya ada satu yang lebih baik, yakni pasangan nomor 1. Meski Prabowo-Hatta juga banyak memiliki kekurangan, namun bisa mempersatukan bangsa ini,” jelas Ketua FUUI, KH. Athian Ali saat jumpa pers di aula bawah Masjid Al Fajr, Cijagra, Buah Batu, Senin sore (30/6).

Inilah beritanya.

 

***

FUUI: Banyak Visi-Misi Pasangan Nomor 2 yang Bisa Merusak Bangsa

Senin, 30 Juni 2014 , 17:17:00 WIB

Laporan: Arief Pratama

Sepuluh hari menjelang Pilpres 9 Juli, masih ada sejumlah elemen masyarakat yang menyatakan sikap politik mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres.


Elemen Forum Ulama Umat Islam (FUUI) yang berkantor pusat di kota Bandung menyatakan sikap dan seruan agar tidak memilih capres yang bisa merusak bangsa Indonesia.

Ketua FUUI, KH. Athian Ali, menegaskan, seruan sikap ini didasarkan cita-cita keselamatan bangsa Indonesia.

“Kami melihat ada visi misi dari pasangan Pilpres nomor 2 yang kami anggap bisa merusak kondisi bangsa ini ke depan. Hanya ada satu yang lebih baik, yakni pasangan nomor 1. Meski Prabowo-Hatta juga banyak memiliki kekurangan, namun bisa mempersatukan bangsa ini,” jelas dia saat jumpa pers di Masjid Al Fajr, Cijagra, Buah Batu, Senin sore (30/6).

Ada tiga hal yang menjadi dasar FUUI menyatakan sikap, yakni, memilih pemimpin yang bisa membawa maslahat dan bernilai ibadah.

Kedua, meski hak golput adalah hak yang patut diihormati, namun dalam konteks pilpres 2014 ini hak memilih wajib digunakan demi menjaga stabilitas bangsa.

Hadir dalam kegiatan tersebut juga adalah mantan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III Siliwangi, Kolonel (Purn) Herman Ibrahim, dan beberapa ulama yang tergabung dalam FUUI. [ald]/rmol

***

Untuk mengetahui visi mana yang dinilai merusak bangsa, sebenarnya sudah dapat dibaca di berbagai berita atau analisa. Di antaranya lihat saja link ini: Rencana Dibalik Pencapresan Jokowi https://www.nahimunkar.org/rencana-dibalik-pencapresan-jokowi/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.127 kali, 1 untuk hari ini)