Jumat, 31/07/2015

GAPAS

Ustaz Andi Mulia, Ketua Umum Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS).

Bandung (SI Online) – Massa Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat menuntut presiden Joko Widodo untuk bersikap adil dan menangkap para pelaku penyerangan Jamaah Shalat Idul Fitri dan pembakaran masjid serta kios-kios umat Islam di Tolikara Papua.

“Kalau Jokowi tidak menindak GIDI, maka turunkan Jokowi,” kata Ustaz Andi Mulia, Ketua Umum Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS), salah satu ormas Islam yang hadir dalam aksi tersebut.

Menurutnya, umat Islam merasa dilecehkan dan dihina dengan perlakuan istimewa Jokowi terhadap para pembakar rumah Allah.

“Kita merasa dilecehkan, merasa dihina, orang-orang GIDI malah diterima di istana, sementara umat Islam yang belum terbukti kesalahannya sudah main tembak,” ujar Ustaz Andi

Selain itu, ia juga menyerukan umat Islam untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Mari kita rapatkan barisan jangan takut untuk membela islam,” ajaknya.

Aksi solidaritas ini bertempat di Gedung Sate Bandung, setelah orasi beberapa saat massa kemudian melakukan long march ke Gedung Asia Afrika.

Pawai ribuan umat Islam ini menyita perhatian warga Bandung, banyak warga yang melihat peserta pawai di sepanjang jalan. Mereka meneriakkan yel yel “Islam bersatu tak bisa dikalahkan, “Islam bersatu tak bisa dikalahkan”.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 990 kali, 1 untuk hari ini)