Petani_82345326423

Ilustrasi: kabarcianjur.com

Pada Rabu-Kamis (20-21/2), Presiden mendaki lereng Gunung Slamet di Tegal, Jawa Tengah. Begitu tiba di puncak Bukit Cepu, Presiden dan rombongan disambut dengan suguhan kesenian lengger rumekso khas Banyumas. Lima gadis cantik dalam balutan busana berwarna biru tampak menari dengan lincah dalam iringan gending tradisional. Usut punya usut, meski tampil di hadapan Presiden sekitar pukul 10.00, mereka sudah bersolek dan mendaki sejak pukul 05.30.

Tak jauh dari ingar-bingar acara itu, Nuridin (46) bersama istrinya tampak memanen kol.

Wajah petani itu tidak begitu memancarkan kebahagiaan karena sebagian kol yang dipanen mulai membusuk. Seharusnya kol itu siap dipanen dua pekan sebelumnya. Pemanenan terpaksa ditunda hingga acara kunjungan Presiden berlangsung. Ia pun mengaku merugi meski mendapat ganti rugi dari pihak komando daerah militer setempat, sebagaimana diberitakan Tribunnews.com – Sabtu, 23 Februari 2013 08:48 WIB.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.100 kali, 1 untuk hari ini)