Masjid Dibakar_83462375491

Ilustrasi: merdeka.com

Dua masjid di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, diduga dibakar dan diacak-acak orang yang tak dikenal. Yang pertama adalah Masjid Almakmur di Kampung Cigodeg, Desa Mekarbaru,  Kampung Kecamatan Petir dan Masjid Uswatun Hasanah di Kampung/Desa Sindangsari, Kecamatan Petir. Jarak antara kedua tempat ibadah tersebut sekira setengah kilometer.

Aksi pembakaran Masjid Almakmur diketahui warga pada Kamis (14/2) sekira pukul 01.00 WIB. Sebanyak 20 karpet, enam Alquran, dan beberapa buku khutbah tampak terbakar. Bahkan api juga sempat menjalar ke tiang masjid. Sementara kasus pembakaran sarana ibadah di Masjid Uswatun Hasanah diketahui  pada pagi harinya. Selain sajadah yang dibakar, di tembok masjid juga terdapat banyak coretan tangan dengan bahan lumpur.

Kapolda Banten Brigjen Pol Eddi Sumantri memerintahkan anggota kepolisian segera memburu dan mengamankan pelaku yang diduga melakukan pembakaran masjid di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Pelaku diduga bernama Yahya yang juga merupakan warga Kecamatan Petir.

Indikasi bahwa Yahya yang melakukan pembakaran masjid karena di dua masjid yang dibakar terdapat tulisan tentang nama Yahya dan mantan kekasih Yahya bernama Netti.

Tidak hanya itu, polisi telah mengamankan barang bukti berupa sepatu pelaku beserta barang-barang yang dibakar. “Saya harap masyarakat tetap tenang. jangan mempolitisasi kejadian ini,” tegas Kapolda.

Posted by Banten Radio in Lintas Bewara

***

Kapolda Banten Brigjen Pol Eddi Sumantri saat meninjau lokasi pembakaran tersebut mengatakan, pelaku pembakaran isi dalam mesjid tersebut, diduga orang yang mengalami gangguan kejiwaaan.

Berdasarkan keterangan warga, kata dia, sekitar empat tahun lalu ada orang yang bernama Yahya mencintai seorang perempuan bernama Netti, tetapi Netti malah menikah dengan orang lain di dalam mesjid tersebut, hingga hampir terjadi tindakan kekerasan yang dilakukan Yahya kepada pasangan pengantin itu. “Pelakunya diduga orang stress. Kami masih melakukan pencarian dan sudah ditanyakan kepada pihak keluarga pelaku yang diduga bernama Yahya,” kata Eddi Sumantri. Rud/ pelita

(nahimunkar.com)

(Dibaca 220 kali, 1 untuk hari ini)