Warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, digegerkan dengan beredarnya jilbab bermotif wanita tanpa busana. Selain ada gambar sepasang manusia tanpa busana, jilbab warna-warni itu juga mengandung gambar singa dan simbol-simbol yang dicurigai sebagai lambang tidak sesuai syariah Islam.

jilbab-wanita-telanjang00002122

Jilbab bermotif wanita telanjang

Pertama kali kasus ini mencuat setelah Andika menemukan motif tersebut pada jilbab temannya.

Jilbab berwarna kombinasi pink, hitam, putih dan abu-abu itu dibeli dua bulan lalu di salah satu toko perlengkapan pakaian muslim di salah satu Plaza di Kota Padangsidimpuan. Andika ikut menemani Dewi saat membeli jilbab seharga Rp 70 ribu itu. Namun saat itu mereka tidak memperhatikan secara detail motif di dalamnya.

Karena tidak sadar jilbabnya bermotif wanita tanpa busana, selama dua bulan Dewi biasa mengenakan jilbab tersebut. Begitu mengetahui motifnya yang melanggar agama itu, Dewi sudah tidak lagi memakai jilbab tersebut.

Penemuan jilbab bermasalah itu kini telah diketahui oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan DPRD. MUI segera turun ke lapangan untuk menginvestigasi peredaran jilbab tersebut, sementara DPRD meminta pemerintah lebih serius mengawasi peredaran barang di kota Salak tersebut./ TRIBUNNEWS.COM, Kamis, 17 September 2015 15:33 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 23.245 kali, 1 untuk hari ini)