Rawan Kemusyrikan, Keadaan yang Membahayakan bagi Aqidah Umat Islam

(Ilustrasi. Buku Hartono Ahmad Jaiz, Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, Pstka Al-Kautsar, Jakarta).

Aneh tenan. Para dai dikumpulkan dari berbagai daerah secara periodic (bergiliran) untuk mendapatkan apa yang disebut syahadah atau serifikat atau apalah namanya sebagai pengesahan sang dai. Namun di antara yang menjadi pemateri untuk menuntun arah para dai itu di antaranya adalah pentolan yang pernah memimpin upacara kemusyrikan ruwatan di Jawa. Lhah, bukankah kemusyrikan itu justru larangan terbesar yang diberantas Islam sejak semula, bahkan sejak zaman Nabi Nuh álaihissalam?

[Lihat Ketua PBNU Ruwat Gibran di Solo, padahal
Ruwatan Itu Ritual Syirik Akbar

Posted on 12 November 2020

by Nahimunkar.org]

Itulah keanehan yang sangat nyata.

 

Ada lagi upacara kemusyrikan perayaan kelahiran nabi pemeluk agama kemusyrikan yang tidak dikenal di Islam. Upacara diselenggarakan oleh penganut agama kemusyrikan di belahan barat pulau Kalimanan. Perayaan komunitas agama kemusyrikan itu justru disambut dengan didatangi secara khusus oleh seorang kyai haji dari pemuka di Jakara, dia berpidato dan mengucapkan selamat atas perayaan agama kemusyrikan itu. Padahal Allah Ta’la jelas-jelas sama sekali tidak ridho kepada kemusyrikan-kekafiran macam itu. [Lihat Wapres
Ma’ruf Amin Mau Hadiri
Perayaan
Kelahiran Nabi Kong Zi. Kenapa Jadi Begini? Diam-diam
Jatuh
Hati
dengan
Keyakinan Lain…? Posted on 22 September 2022 by Nahimunkar.org]

 

Ada lagi upacara tathoyyur kemusyrikan warisan local yang sudah terpendam tapi dihidupkan Kembali oleh artis atau youtuber terkemuka untuk anaknya yang umur 7 bulan yang kakeknya mengharapkan jadi penyanyi bila si bayi meraih mic yang disediakan, tapi si bayi malah meraih duwit. Kepercayaan kalau bayi meraih mic pengeras suara berarti nantinya akan jadi penyanyi seperti kakeknya itulah keyakinan tathoyyur. Sedang Nabi Muhammad shallallahu álaihi wa sallam wanti-wanti, atthiyarotu syirkun, (tathoyyur [percaya suara burung dsb sebagai alamat sial atau pun keberunungan] itu adalah kemusyrikan), sampai diucapkan 3 kali oleh Nabi Muhammad shallallahu álaihi wa sallam. Anehnya, ada dai wanita kondang dikabarkan datang dan ceramah di acara itu.

 

Ada juga dedengkot yang suaranya sering bertentangan dengan Islam, berpidato bahwa upacara mapag / menyambut Dewi Sri itu tidak apa-apa.

Astaghfirullah, padahal keyakinan berkaitan dengan dewa atau dewi penjaga ini itu, seperti dewi sri sebagai penjaga padi hingga ketika panen perlu disembah dengan upacara kemusyrikan macam itu adalah jelas kemusyrikan yang sangat dilarang dalam Islam.[ Said Aqil Siraj (SAS) Soal
Membolehkan
Tradisi
Menjemput
Dewi Sri Walau Itu Kufur
&
Syirik

Posted on 20 September 2021

by Nahimunkar.org]

 

Ada lagi sosok yang tadinya ketika jadi pejabat daerah di Banyuwangi membangkitkan kembali tari berbau kemusyrikan yang sudah terpendam yang disebut tari gandrung sewu, bahkan diadakan fesival tiap tahun dengan mengerahkan penari seribu wodokan lebih untuk menari yang jurusannya adalah maksiat bahkan kemusyrikan itu.

Karena di daerahnya sosok ini begitu terkenal, maka dicalonkan untuk calon wakil gubernur Jawa Timur. Tapi tiba2 dia mengundurkan diri gara2 beredar foto mesum dirinya.

Eh setelah dia tidak lagi jadi bupati Banyuwangi dua periode, ujuk2 ada tagar beredar ramai bunyinya #menterimesum, karena orang itu justru jadi menteri yang mengurusi aparatur negara. Ha? Sudah cacat moral kok diangkat jadi Menteri ya?

Entah kenapa, masyarakat netizen ramai berkomentar tapi dianggap angin lalu saja. Mungkin karena jasanya soal membangkitkan kembali sesuatu yang berbau kemusyrikan tersebut nilainya lebih dianggap tinggi, hingga walau cacat moral masih tetap dihargai sedemikian rupa hingga jadi menteri. Lihat Viral Tagar #MenteriMesum di Media Sosial Setelah Jokowi Melantik
Sosok Menteri Baru, Netizen: Stok Menterinya
Abis?

Posted on 8 September 2022

by Nahimunkar.org]

Laa haula walaa quwwaa illaa billaahil áliyyik ádhiim.

Allaahul Mustaáan

 

** *

Ciri-ciri Da’i yang Mengajak Kepada Neraka Jahanam

 

 
 

CIRI CIRI DA’I YANG MENGAJAK KEPADA NERAKA JAHANAM…

Berkata Asy-Syaikh Sholeh al Fauzan hafizhahullah :

 

“Di Sana Ada Da’i-da’i yang sesat (menyeru kepada jahanam)
Sebagaimana bahwa disana ada Da’i da’i menyeru kepada tauhid (Mengajak untuk masuk surga) “.
_____________

 

 Hakekat da’wah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul wahab rahimahullah .

 

‏قال العلامة صالح الفوزان -حفظه الله-:

 

هناك دعاة ضلال كما أن هناك دعاة توحيد

 

[حقيقة دعوة الشيخ محمد بن عبدالوهاب]

 

1- MEMILIKI KULIT DAN BAHASA YANG SAMA DENGAN MANUSIA

 

Hudzaifah bin Al-Yaman radhiallahu anhuma berkata:

 

كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنْ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيهِ دَخَنٌ قُلْتُ وَمَا دَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ
دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا
قَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ

 

“Dahulu manusia (para sahabat) bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan sementara aku biasa bertanya kepada beliau tentang keburukan(kejelekan) karena khawatir/takut kejelekan tersebut menimpaku. Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, dahulu kami dalam masa jahiliyah dan keburukan, lantas Allah datang dengan membawa kebaikan ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya.” Saya bertanya, “Apakah sesudah keburukan itu akan ada kebaikan lagi?” Beliau menjawab, “Ya, tapi ketika itu sudah ada Asap” Saya bertanya, “Apa yang anda maksud dengan asap itu?” Beliau menjawab, “Adanya suatu kaum yang memberikan petunjuk dengan selain petunjuk yang aku bawa. Engkau kenal mereka namun pada saat yang sama engkau juga mengingkarinya.”

 

Saya bertanya, “Adakah setelah kebaikan itu akan ada keburukan lagi?”

 

Nabi menjawab, “Ya, yaitu adanya DAI-DAI yang MENYERU menuju PINTU JAHANNAM. Siapa yang memenuhi seruan mereka, niscaya mereka akan menghempaskan orang itu ke dalam jahannam.”

 

Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, tolong beritahukanlah kami tentang CIRI-CIRI mereka!” Nabi menjawab, “Mereka MEMILIKI KULIT seperti KULIT KITA, juga BERBICARA DENGAN BAHASA KITA.”

 

Saya bertanya, “Lantas apa yang anda perintahkan kepada kami ketika kami menemui hari-hari seperti itu?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu selalu bersama jamaah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka!” Aku bertanya, “Kalau pada waktu itu tidak ada jamaah kaum muslimin dan imam bagaimana?”

Nabi menjawab, “Hendaklah kamu jauhi seluruh firqah (kelompok-kelompok) itu, sekalipun kamu menggigit akar-akar pohon hingga kematian merenggutmu dalam keadaan kamu tetap seperti itu.”
&128213;]»(HR. Al-Bukhari no. 7084 dan Muslim no. 1847)

 

2. PANDAI BERSILAT LIDAH

 

Rasulullah Shalallahu a’laihi was salam bersabda :

 

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَاف عَلَىُ أُمَّتِيْ كُلُّ مُنَافِقٍ عَلِيْمِ اللِّسَانِ

 

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah setiap munafik yang pandai bersilat lidah.”
&128213;]»Riwayat Ahmad, 1:22. No.143 dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam silsilah shahihah no.1013.

 

3. IMAM-IMAM SESAT…

 

عَنْ ثَوْبَان رضي الله عنه قال :َ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ

 

Dari tsauban Radhiyallahu anhu berkata : bahwasanya Rasulullah Shalallahu a’laihi was salam bersabda :
( Sesungguhnya yang aku takutkan terhadap umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan ). &128213;]»[HR. Darimi No.2634].

 

4. PEMIMPIN SESAT DAN MENYESATKAN

 

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاص رضي الله عنهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا .
رواه مسلم

 

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak mengangkat ilmu agama dengan cara mencabutnya secara langsung dari hati manusia. Tetapi Allah akan mengangkat ilmu agama dengan mewafatkan para ulama, hingga tak ada seorang ulama pun yg akan tersisa. Kemudian mereka akan mengangkat para pemimpin yg bodoh. Apabila mereka, para pemimpin bodoh itu dimintai fatwa, maka mereka akan berfatwa tanpa berlandaskan ilmu hingga mereka TERSESAT DAN MENYESATKAN ).

 

5. ORANG-ORANG BODOH BERBICARA

 

Hadits Abu Hurairah riwayat Ibnu Majah dan lain-lainnya, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda :

 

سَيَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتٌ يُصَدَّقُ فِيْهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيْهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيْهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيْهَا الْأَمِيْنُ وَيَنْطِقُ فِيْهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيْلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ يَتَكَلَّمُ فِيْ أَمْرِ الْعَامَّةِ

 

“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang menipu, akan dipercaya/dibenarkan padanya orang yang berdusta dan dianggap dusta orang yang jujur, orang yang berkhianat dianggap amanah dan orang yang amanah dianggap berkhianat dan akan berbicara Ar-Ruwaibidhoh. Ditanyakan : “Siapakah Ar-Ruwaibidhoh itu ?”. Beliau berkata : “ORANG-ORANG yang BODOH BERBICARA dalam perkara umum”.
&128221;]»Dishohihkan oleh Syeikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad Mimma Laisa Fi Ash-Shohihain.

 

6. MENYERU KEPADA NERAKA

 

{ وَلَا
تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا ۚ وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُولَٰئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ }

 

Artinya :
{ Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. MEREKA MENGAJAK KE NERAKA, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran }.
&128218;]»(Al-Baqarah:221)

 

{ إِنَّ
الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ }

 

Artinya :
{ Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya MENGAJAK GOLONGANNYA supaya mereka MENJADI PENGHUNI NERAKA yang menyala-nyala } (Fãtir:6)

 

Berkata Asy-Syaikh Sholeh al fauzan hafizhahullah :

 

هؤلاء هم الدعاة إلى أبواب جهنم ، يدعونكم إلى أن يتخلوا عن دينكم

 

Mereka Adalah Da’i Da’i menyeru kepada pintu pintu jahanam , mengajak kalian untuk meninggalkan agama kalian .

Syarah hadits Inna kuna fil jahiliyah .

 

 

HATI HATI DARI DA’I-DA’I SESAT YANG MENGAJAK KEPADA NERAKA JAHANNAM

                  ———

———

 

Admin Group:
WA FAWAID ILMIAH WAL DURUS | www.salafykolaka.net

 

MADINAH,Selasa 6 Muharram 1437 H
———————
&127799;
———————
=====*****=====
Publikasi:
WA Salafy Solo
www.salafymedia.com
7 Muharram 1437 H | 20 Oktober 2015

 2  Atsar ID  2015/10/21

 

/ https://www.atsar.id/

(nahimunkar.org)