GEMPAR! Presiden Macron Bebaskan WN Prancis yang Disandera Jihadis, Ternyata Malah Sudah Masuk Islam

  • Tahun 2019 yang lalu 134 Muslim di Mali Afrika Barat dibakar hidup-hidup, dunia mingkem


Sophie Pétronin, 25 tahun sebagai misionaris di Mali Afrika Barat kemudian diculik oleh kelompok Jihadis.

Kamis kemarin (9/10/2020) dia bebas setelah Perancis membayar 10 juta euro dan membebaskan 200 tawanan dari kelompok Jihadis. Jumat (10/10) Sophie tiba di Perancis langsung disambut oleh presiden Macron.

Yang menarik, ketika sampai di Perancis ternyata baru diketahui Sophie sudah masuk Islam 😃😍

Dia ternyata memeluk Islam selama dalam masa penculikan.

Dia berkata, dulu nama saya Sophie tapi sekarang nama saya Maryam.

Gw rasa Macron kaget bukan main dengar pernyataan Sophie. Media Perancis ikut gempar 😂😂

Yang bikin greget, belum lama Macron bicara Islam agama banyak masalah, sekarang Macron pakai uang Perancis 10 juta euro dan bebaskan 200 tawanan dari Jihadis demi membebaskan Sophie atau Maryam yang ternyata sudah memeluk Islam. Gimana rakyat gak mencak-mencak 😂

(@hasmi_bakhtiar)

[Video – Pembebasan Sophie Pétronin]

Sophie Pétronin, dernière otage française dans le monde, de retour en France https://t.co/aAEStyCO8x #SophiePetroninpic.twitter.com/n5IkkDkUMt

— 20 Minutes (@20Minutes) October 9, 2020

Yang menarik, ketika sampai di Perancis ternyata Sophie sudah masuk Islam. Dia ternyata memeluk Islam selama dalam masa penculikan. Katanya, dulu nama saya Sophie tapi skrg nama saya Maryam. Gw rasa Macron kaget bukan main dengar pernyataan Sophie. Media Perancis ikut gempar😂😂

— Hasmi Bakhtiar (@hasmi_bakhtiar) October 10, 2020

portal-islam.id, 11 Oktober 2020 Berita Internasional

***

134 Muslim di Mali dibakar hidup-hidup

Satu orang bukan Islam dari Prancis bahkan missionaris alias pemurtad di Mali Afrika Barat disandra dan kemudian masuk Islam dengan selamat, manusia2 ribut sedunia. Sebaliknya 134 Muslim dibakar hidup hidup di negeri Mali itu tahun 2019 lalu, dunia mingkem.

Inilah zalimnya musuh2 Islam yang biasanya dibela manusia2 munafik dalam negeri maupun luar negeri.

***

Astaghfirullaah… 134 Muslim di Pedalaman Mali Dibakar Hidup-Hidup dalam Rumahnya!

 

Posted on 27 Maret 2019

by Nahimunkar.com




134 Muslim di Pedalaman Mali, Warga Dibakar Hidup-Hidup dalam Rumahnya!

Sebanyak 134 umat muslim di Ogossogou, Desa Fulani, Mali, Afrika Barat dibantai secara keji oleh gerombolan pria yang menyamar sebagai pemburu hewan.

Kesadisan itu tak berhenti sampai situ saja, wanita hamil dan anak-anak pun tak luput dari aksi pembantaian massal yang dilakukan secara keji itu.

Serangan yang dikabarkan terjadi pada dini hari itu dilakukan secara sadis dengan membakar seluruh rumah dan orang-orang yang ada didalamnya. Para milisi pun melancarkan aksi dengan menyamar sebagai seorang pemburu lokal.

Desa Ogossogou sendiri diketahui merupakan salah satu desa yang dihuni komunitas muslim Mali beretnis Peulh yang sebagian besar adalah petani dan penggembala ternak disiksa dan dibakar hidup-hidup oleh gerombolan tersebut.

Kekejaman para milisi Dogon semakin terbukti karena dalam menghabisi korbannya mereka tidak pandang bulu.

Hal ini dibuktikan dengan banyak anak-anak dan ibu hamil menjadi korban dalam insiden pembantaian desa Ogossogou.

“Para korban termasuk wanita hamil, anak-anak kecil dan orang tua,” ucap Abdoul Aziz Diallo, presiden kelompok Peulh dikutip dari The Guardian, Minggu (24/3).

Lembaga pemerhati HAM dunia, Human Rights Watch menyebut Dan Na Ambassagou sebagai sosok yang paling bertanggung jawab

Hal ini tidak lepas dari peran pentingnya dalam menggerakan kelompok militan Dogon pada sejumlah penyerangan di Mali.

Dalam 5 tahun terakhir pun, Human Right Watch juga melaporkan terjadinya peningkatan jumlah serangan dan pembantaian di pedalaman Mali yang dilakukan oleh kelompok militan Dogon.

Sumber : suara.com dan keepo.me

Via fb Informasi Penting

(nahimunkar.org)·


(Dibaca 895 kali, 1 untuk hari ini)