by CumiCola

***

 Dear tweeps, setelah cukup banyak mengupas ttg penyimpangan ajaran #Syiah, hari ini kita akan mengupas sepak terjang gerakan Syiah Indonesia

*

Sulit dipastikan sejak kpn ajaran #Syiah msk ke Indonesia. Namun diketahui mulai abad ke-19 sejumlah keluarga Syiah bermigrasi ke Indonesia

*

Mereka umumnya berasal dari Hadramaut (Yaman) dan merupakan keturunan Sayyid (Alawiyyin) atau org2 yg mengklaim keturunan ahlul bait #Syiah

*

Begitu memasuki Indonesia yg kala itu masih dijajah Belanda, keluarga2 #Syiah tsb berbaur dgn masyarakat & menampilkan diri sbg ahlu Sunnah

*

Sehingga mayoritas kaum Sunni Indonesia tdk tahu bahwa mrk adalah org2 #Syiah. Sebagian mrk bahkan diangkat sbg tokoh atau ulama kaum Sunni

*

Disebabkan pengetahuan mrk yg cukup dalam tentang fiqih ahlu Sunnah & keterlibatan mrk secara luas dlm kegiatan2 beragama kaum Sunni #Syiah

*

Pada masa penjajahan terdapat 3 org tokoh terkemuka #Syiah yaitu Muhammad bin Ahmad al-Muhdar, Ali bin Ahmad Shahab & Aqil bin Zainal Abidin

*

Muhammad al-Muhtadar datang ke Indonesia saat berusia 24 tahun & pertama kali tinggal di Bogor, sebelum akhirnya menetap di Surabaya #Syiah

*

Hingga wafatnya 4 May 1926, Muhammad al-Muhtadar aktif mengajarkan Islam versi #Syiah di berbagai kota di Jawa Timur, Jawa Barat & Batavia

*

Tokoh #Syiah yg kedua Ali bin Ahmad Shahab -dikenal sbg Ali Menteng, merupakan kelahiran Indonesia. Ayahnya adalah Ahmad bin Muhammad Shahab

*

Dia ikut mendirikan Jami’at Khair thn 1901, organisasi muslim Arab pertama di Indonesia yg mayoritas anggotanya adlh keturunan Sayyid #Syiah

*

Jami’at Khair, organiasi yg aktif di bidang sosial ini secara karakteristik bukanlah ormas #Syiah walaupun sejumlah anggotanya ada yg Syiah

*

Organisasi ini masih mempertahankan tradisi perbedaan derajat atau kasta antara keturunan Sayyid dgn non-Sayyid, walaupun sama2 Arab #Syiah

*

Akibatnya sejumlah anggota yg tdk sepaham dgn tradisi ini keluar dari Jami’at Khair lalu mendirikan Al-Irsyad Al-Islamiyyah thn 1914 #Syiah

*

Persaingan antara 2 organisasi ini, yg tdk lain persaingan antara kelompok Sayyid & non-Sayyid berlangsung ckp keras bhkn hingga kini #Syiah

*

Saat memimpin Jami’at Khair thn 1905, Ali Menteng memanfaatkan posisinya sbg pegawai konsul Inggris di Batavia utk menekan Al-Irsyad #Syiah

*

Akibatnya anggota2 Al-Irsyad tdk dapat melakukan perjalanan ke luar negri khususnya ke Hadramaut & aliran dana mrk jg ditahan Inggris #Syiah

*

Meskipun penganut #Syiah, Ali Menteng tdk pernah secara terbuka menunjukkan jati dirinya sbg seorang #Syiah atau mengajarkannya ke publik

*

Putranya Muhammad Asad Shahab mengatakan bahwa ayahnya mengajarkan doktrin #Syiah secara ekslusif kepada keluarga & teman2 dekatnya saja

*

Tokoh #Syiah yg ketiga adalah Aqil bin Zainal Abidin, berasal dari keluarga Sunni al-Jufri. Dia lahir di Surabaya pada tahun 1870

*

Pada usia 7 tahun, ia dikirim ayahnya ke Makkah utk belajar Islam. Ada yg mengatakan dia berhasil menghapal Qur’an pada usia 10 tahun #Syiah

*

Selesai belajar di Makkah dia pindah ke Singapura tahun 1899 & bertemu dgn Abu Bakr Shahab, tokoh #Syiah terkemuka di Asia Tenggara saat itu

*

Sejak itu Aqil al-Jufri belajar kitab2 #Syiah di bawah bimbingan Abu Bakr Shahab & Muhammad bin Aqil bin Yahya -murid senior Abu Bakr Shahab

*

Muhammad bin Aqil bin Yahya ini pernah memicu kerusuhan di Singapura pada tahun 1907 akibat merilis buku yg menghina sahabat Nabi #Syiah

*

Buku yg diberi kata pengantar pujian oleh Abu Bakr Shahab itu berjudul: “Peringatan bagi Siapa Saja yang Berbai’at kepada Mu’awiyah.” #Syiah

* Content from Twitter

*

Buku itu berisi anjuran utk melaknat Mu’awiyah bin Abi Sufyan karena dinastinya dituduh bertanggungjawab atas kematian Husein bin Ali #Syiah

*

Setelah 3 tahun di Singapura, Aqil al-Jufri kembali ke Makkah & bergabung dgn Jama’ah Ali al-‘Amri al-Madani & organisasi2 #Syiah lainnya

*

Dia akhirnya menetap Surabaya dimana dia secara aktif mengajarkan #Syiah & menulis buku2 ttg Syiah, yg mendapat perlawanan dari ulama2 Sunni

*

Bersama saudaranya Muhammad al-Jufri, dia menerbitkan buku2 karya Muhammad bin Aqil -sang guru. Aqil al-Jufri akhirnya wafat thn 1952 #Syiah

*

Sepeninggal ketiga tokoh utama Syiah yg telah disebutkan di atas, gerakan penyebaran #Syiah di Indonesia dilanjutkan oleh murid-murid mereka

*

Yang paling terkenal adalah Hasyim bin Muhammad Assegaf yg tinggal di Gresik. Dia merupakan murid Muhammad al-Muhdar & Aqil al-Jufri #Syiah

*

Kepada orang2 Hasyim Assegaf mendakwahkan secara terbuka bahwa madzhab yg dianutnya adalah madzhab Ja’fari, yg tdk lain adalah ajaran #Syiah

*

Hasyim juga menjalin hubungan yg erat dgn tokoh2 #Syiah di luar negri bahkan sering mengundang mrk datang ke Indonesia khususnya ke rumahnya

*

Pada masa itu perayaan hari2 besar #Syiah masih diadakan di rumah2 pemimpinnya, tdk di gedung2 mewah yg difasilitasi pemerintah spt skrg ini

*

Figur #Syiah berikutnya adalah dua bersaudara Muhdar al-Muhdar & Husein al-Muhdar (wafat 1982). Keduanya merupakan putra Muhammad al-Muhdar

*

Setelah itu ada Muhammad Dhiya Shahab (wafat 1986) & Muhammad Asad Shahab (wafat 2001), keduanya adalah putra Ali Ahmad Shahab #Syiah

*

Muhammad Asad Shahab adalah org yg memperkenalkan Buya Hamka dgn bbp tokoh #Syiah Iran dlm kaitan dgn ketertarikan Hamka pada Revolusi Iran

*

Pihak #Syiah bahkan mengklaim tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka mengambil sejumlah informasi dari tafsir2 karya imam Syiah. Wallahu a’lam

*

Pada masa itu (1978-1979) mmg banyak tokoh Sunni yg tertarik dgn keberhasilan Revolusi “Islam” Iran, termasuk Buya Hamka & Amien Rais #Syiah

*

Namun walaupun kagum dgn Revolusi Iran, kedua tokoh ini tetap di jalan ahlu Sunnah sementara yg lain spt Jalaluddin Rakhmat pindah ke #Syiah

 

*

Tahun 1960, dua bersaudara itu -Muhammad Dhiya Shahab & Muhammad Asad Shahab, mendirikan Lembaga Penyelidikan Islam & majalah Pembina #Syiah

*

Kedua institusi ini mengumpulkan & menerjemahkan berbagai buku, jurnal, majalah & literatur #Syiah umumnya dari Timteng ke dlm bhs Indonesia

*

Kemudian mendistribusikannya ke komunitas-komunitas muslim di seluruh Indonesia, mulai dari pesantren, kampus hingga masyarakat umum #Syiah

*

Tujuan akhir kedua institusi ini adalah utk merekrut orang2 yg akan dikirim ke Timteng khususnya Irak & Iran guna memperdalam ajaran #Syiah

*

Gerakan penyebaran #Syiah oleh kedua tokoh ini tentu saja mendapat apresiasi tinggi & dukungan besar dari tokoh-tokoh Syiah di Timur Tengah

*

Antara lain dari Muhammad Kazim al-Quzwaini di Karbala, Imam Agung Syiah Muhsin al-Hakim di Najaf, Muhammad Jawad Mughniyya, dll. #Syiah

*

Walhasil Lembaga Penyelidikan Islam (LPI) menjelma menjadi pusat penyebaran ajaran #Syiah di Indonesia tanpa banyak diketahui pihak Sunni

*

Muhammad Asad Shahab juga mengunjungi tokoh2 #Syiah di Irak & Libanon utk mendapatkan peluang diterimanya pelajar2 Indonesia belajar di sana

*

Tokoh2 #Syiah menyambut baik gagasan itu, namun situasi dalam negri Indonesia yg kala itu gonjang ganjing menghalangi terwujudnya hal itu

*

Namun demikian, aktifitas saling mengunjungi & tukar informasi antara ulama atau tokoh #Syiah Indonesia & Timteng tetap berlangsung intensif

*

Pada tahun 1962, Muhammad Reza Ja’fari -seorang imam #Syiah terkemuka di Irak mengunjungi sekolah al-Khairiyya di Bondowoso, Jawa Timur

*

Ia bertemu dgn Muhammad Asad Shahab & Husein al-Habsyi (kelak mendirikan YAPI di Bangil). Mrk terlibat diskusi serius selama 4 hari #Syiah

*

Hasil dari kunjungan yg lbh tepat disebut daurah itu, sejumlah guru & pengurus sekolah Al-Khairiyya berpindah agama menjadi pengikut #Syiah

*

Maka secara diam-diam kelompok #Syiah terus meluaskan pengaruhnya dgn merekrut lbh banyak tokoh/ulama/guru masyarakat Sunni sbg pengikutnya

*

Selanjutnya perkembangan #Syiah di era Orde Baru atau pemerintahan Soeharto tidak lepas dari andil tiga tokoh terkemuka Syiah berikut ini

*

Pertama adalah Abdul Qadir Bafaqih yg tinggal di Bangsri, Jepara, Jawa Tengah. Dia masuk #Syiah tahun 1974 & mendirikan pesantren Al-Khairat

*

Tokoh keturunan Arab yg bergelar Sayyid ini bersama murid-muridnya menyebarkan #Syiah hingga ke daerah Bulustalan, Semarang, Jawa Tengah

*

Aktifitasnya itu memicu reaksi dari ulama2 Sunni pada tahun 1982 sehingga pemerintah terpaksa turun tangan meredam gejolak yg timbul #Syiah

*

Kedua adalah Ahmad al-Habsyi (wafat 1994), juga keturunan Arab bergelar Sayyid. Dia adalah pemimpin Pesantren Ar-Riyadh di Palembang #Syiah

*

Dia punya hubungan khusus dg yayasan Persaudaraan Muslim di Teheran. Sejak 1974 dia sdh mengirimkan muridnya utk belajar ke Qum, Iran #Syiah

*

Dua orang muridnya saat ini menjadi tokoh sentral gerakan #Syiah di Indonesia; keduanya adalah dua bersaudara Umar Shahab & Husein Shahab

 

*

Umar Shahab sekarang menjabat sbg Ketua Dewan Syuro Ahlul Bait Indonesia (ABI), sementara Husein Shahab aktif sbg juru dakwah/ustadz #Syiah

*

Tokoh ketiga adalah Husein al-Habsyi, juga bergelar Sayyid. Dia mendirikan YAPI (Yayasan Pesantren Islam) di Bangil pada tahun 1976 #Syiah

*

Dia & YAPI memegang peranan sangat krusial dalam perkembangan #Syiah di Jawa Timur. Semua aktifitas Syiah di Jatim tdk lepas dari nama YAPI

*

Tiap tahun puluhan pelajar/santri alumni YAPI dikirim ke pusat pendidikan #Syiah sedunia yg dinamakan Hawza ‘Ilmiyya di Qum, Iran

*

Semasa hidupnya, Husein al-Habsyi memilih sendiri santri2 yg akan dikirim ke Qum. Ini menunjukkan keseriusannya dlm membangun gerakan #Syiah

*

Alumni2 Qum -baik yg berasal dari YAPI maupun lembaga lain hingga skrg berperan sbg lokomotif sekaligus pemimpin gerakan #Syiah di Indonesia

*

Selain Umar & Husein Shahab, alumni Qum yg aktif dlm penyebaran #Syiah adalah Abdurrahman Bima -kepala Sekolah Tinggi Madinatul Ilmu, Depok

*

Selain itu ada Ahmad Baragbah yg saat ini memimpin pesantren Al-Hadi -sebuah pesantren #Syiah, di Pekalongan, Jawa Tengah

*

Kemudian ada Muhsin Labib yg merupakan anak angkat Husein al-Habsyi, sedangkan anak kandungnya -Ibrahim al-Habsyi, msh berada di Qum #Syiah

*

Jalaluddin Rakhmat -Ketua Dewan Syuro IJABI, juga merupakan alumni Qum. Dia beserta keluarganya pernah belajar di Qum selama 1 tahun #Syiah

*

Sekarang ini selain YAPI, institusi spt pesantren al-Hadi, Sekolah Tinggi Madinatul Ilmu & yayasan Muthahhari sdh dipercaya oleh Iran #Syiah

*

Sebagai feeder atau pengumpan bagi Hawza ‘Ilmiyya di Qum yg menyalurkan para pelajar/santri Indonesia utk belajar jadi agen #Syiah di Iran

*

Jumlah pelajar Indonesia yg belajar di Qum tiap tahun terus mengalami kenaikan. Tahun 1990 saja tercatat ada 50 org yg dikirim ke Qum #Syiah

*

10 tahun kemudian jumlah itu naik menjadi seratusan orang. Tahun 2004 dilaporkan 90 orang pelajar Indonesia dikirim ke Qum, Iran #Syiah

*

Pemerintah Iran sendiri terus berupaya menarik pelajar2 asing khususnya yg berasal dari negara mayoritas Sunni utk belajar #Syiah ke Iran

*

Adalah ICIS (International Centre for Islamic Studies) yg sejak thn 1994 dikendalikan langsung oleh imam tertinggi #Syiah Iran Ali Khamenei

*

Yang bertugas sebagai penentu pelajar2 Indonesia mana saja -dari yg sudah direkomendasikan institusinya, yg akan dikirim ke Qum #Syiah

*

ICIS bekerjasama dgn ICC (Islamic Cultural Centre) Jakarta -proxi & intel Republik #Syiah Iran di Indonesia, & yayasan Muthahhari di Bandung

*

Yayasan Muthahhari didirikan oleh Jalaluddin Rakhmat tahun 1988 di Bandung. Nama Jalaluddin Rakhmat saat ini cukup populer di Iran #Syiah

*

Yayasan ini dulu sering mengadakan Kuliah Muballighin atau kuliah utk para calon mubaligh yg instrukturnya didominasi oleh ulama2 #Syiah

*

Menariknya KH Abdullah Gymnastiar atau ‘Aa Gym ketika masih “tenggelam” dulu termasuk salah seorang instruktur dalam kegiatan #Syiah ini

*

Entah ‘Aa Gym tidak tahu ini acara #Syiah krn jelas sekali misi Kuliah Muballighin ini adalah utk mengenalkan ajaran Syiah kpd calon2 ustadz

*

Entah ‘Aa Gym tidak peduli bahwa kegiatan itu adalah bagian dari misi propaganda #Syiah disebabkan beliau sedang “haus popularitas” #Syiah

*

Yang jelas sekarang beliau sudah banyak berubah sejak ditimpa cobaan yg berat. Semoga cobaan itu bentuk kasih sayang Allah kepadanya #Syiah

*

Man yahdihillahu fala mudhillalah, wa man yudh-lilhu fala haadiyalah; Barangsiapa yg diberi petunjuk oleh Allah, #Syiah

*

maka tiada seorang pun yg dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yg disesatkan maka tiada seorang pun yg dapat memberinya hidayah. #Syiah

*

Selain alumni-alumni Qum, para mahasiswa atau alumni perguruan tinggi umum juga ikut berperan dalam penyebaran #Syiah di Indonesia

*

Antara lain Prof.Dr. Ridwan Suhud -dosen ITB, saat ini menjabat sbg salah seorang anggota dewan penasehat IJABI yg berjumlah 12 orang #Syiah

*

Jumlah 12 itu melambangkan 12 imam #Syiah. 11 “imam” setelah Ridwan adalah Segaf al-Jufri, Dr. O. Hashem, Muchtar Adam, Djamaluddin Asmawi,

*

Muhammad Taufiq Yahya, Othman Omar Shihab, Hasan Rahmat, Haidar Bagir, Dr. Sipon Muladi, Drs. Ayik Ali Idrus dan Ja’far Ali Alqadri #Syiah

*

Salah satu dari 12 “imam” ini, Othman Shihab saat ini adalah figur “ustadz” yg digandrungi ceramahnya oleh masyarakat Sunni #Musibah #Syiah

*

Lebih parah dari itu, “imam” yg lain yakni Drs. Ayik Ali Idrus saat ini menjabat sebagai salah seorang Ketua MUI Palembang #Musibah #Syiah

*

Sementara Muchtar Adam adalah dosen UNPAD & pendiri pesantren Babus Salam di Cibural, Bandung Utara. Dia juga aktif menulis buku2 #Syiah

*

Muchtar Adam pernah menjadi anggota Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, anggota MPR/DPR, hingga Ketua Bidang MUI, Bandung #Syiah

*

Jadi jika hari ini kaum Sunni risau melihat Jalaluddin Rakhmat jadi caleg DPR; telat, krn sebelumnya sdh byk org #Syiah yg jadi anggota DPR

*

Nanti akan saya tunjukkan siapa lagi org2 #Syiah yg pernah & akan maju lagi sbg aleg DPR. Bagaimana pun telat lbh baik drpd tdk sama sekali

*

Figur #Syiah berikutnya yg berasal dari jalur umum (bukan alumni Qum) adalah Muhammad al-Baqir al-Habsyi -ayah Haidar Bagir, pemilik Mizan.

*

Muhammad al-Baqir lah yg memperkenalkan ajaran Syiah kpd Jalaluddin Rakhmat pada tahun 1980 hingga akhirnya Jalaluddin Rakhmat masuk #Syiah

*

Muhammad al-Baqir memberi kontribusi besar bagi gerakan #Syiah di Indonesia dgn menerjemahkan berbagai literatur Syiah terutama dari Iran

*

Sebagian besar hasil terjemahan Muhammad al-Baqir diterbitkan oleh Mizan yg dikelola oleh anaknya Haidar Bagir a.l. buku Dialog Sunni #Syiah

*

Figur selanjutnya adalah Haidar Bagir. Alumni jurusan Teknologi Industri 1975 ITB ini merupakan keturunan Sayyid dari Hadramaut Yaman #Syiah

*

Semasa mahasiswa dia aktif di Masjid Salman dan menjadi redaksi majalah Pustaka yg dirintis oleh Amar Haryono, seorang pustakawan ITB #Syiah

*

Terpesona dgn popularitas Khomeini yg memimpin Revolusi Iran, Haidar Bagir kemudian mendalami ajaran #Syiah & akhirnya mjd pengikut Syiah

*

Tahun 1983, Haidar Bagir mendirikan Mizan sbg bagian dari usaha mendukung penyebaran #Syiah. Dlm waktu singkat Mizan mjd penerbit terkenal

*

Namun walaupun menjadi penerbit utama buku2 #Syiah, Mizan juga menerbitkan buku2 Sunni khususnya literatur yg tidak memojokkan ajaran Syiah

*

Bagaimana pun Haidar Bagir seorang yg piawai dlm bisnis, jika dia hanya berkutat menerbitkan buku2 #Syiah maka bisnisnya tdk akan berkembang

*

Figur berikutnya adalah Agus Abubakar Arsal al-Habsyi, alumni UI kelahiran Makassar ini dulu aktif di Masjid Arif Rahman Hakim (ARH) #Syiah

*

Agus al-Habsyi bahkan menjadi juru bicara #Syiah dlm debat dgn kelompok Sunni yg diwakili oleh Prof. Rasjidi -Imam Masjid Arif Rahman Hakim

*

Setelah kalah debat, Agus al-Habsyi dilarang melakukan kegiatan di Masjid ARH & dicopot semua jabatannya di organisasi kemahasiswaan #Syiah

*

Namun Agus al-Habsyi tdk berhenti mendakwahkan ajaran #Syiah di kampus UI, sejumlah mahasiswa berhasil dipengaruhi & direkrut menjadi Syiah

*

Setelah menamatkan studi di UI, Agus Abubakar al-Habsyi menjadi ketua Yayasan Baitul Hikmah di Depok & terjun ke dunia politik #Syiah

*

Agus al-Habsyi membantu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendirikan Partai Demokrat tahun 2001. Dia kemudian diangkat menjadi Ketua DPP #Syiah

*

Saat ini Agus Abubakar al-Habsyi menjabat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat & ikut menyeleksi Capres 2014 Demokrat #Syiah

*

Beberapa minggu yg lalu, Agus Abubakar al-Habsyi & pengikutnya diusir oleh puluhan karyawan Sucofindo, Jakarta, krn mengadakan acara #Syiah

*

Maka jangan heran SBY adem ayem saja dgn aktifitas #Syiah di Indonesia bahkan melindunginya termasuk perayaan Idul Gadhir di gedung SMESCO

*

Lah wong pemerintah SBY, sang Ulil Khamri ini ditopang oleh kelompok #Syiah kok. Dia bahkan terhitung berhutang budi pada tokoh2 Syiah

*

Maka tolong tanyakan kpd org2 Salafi #Madkhali, apakah org macam SBY ini yg kalian sebut Ulil Amri & kalian bela mati2an dgn belasan dalil?

*

Sementara kalian terlihat ckp garang terhadap #Syiah tapi bagaimana dgn tokoh kunci pelindung kelompok Syiah, sang Ulil Amri? ciut nyalimu?

*

Pada tahun 1989, sejumlah mahasiswa #Syiah yg kuliah di UI mendirikan kelompok studi Abu Dzar yg dipimpin oleh Haryanto & Yussa Agustian

*

Kedua org ini adalah binaan Agus Abubakar al-Habsyi, yg diperintahkan utk mendirikan HMI yg berwarna #Syiah sbg tempat menyemai bibit2 Syiah

*

Setelah berhasil merekrut sejumlah pengikut lewat kelompok studi ini, mrk melanjutkan langkahnya dgn mendirikan HMI berhaluan #Syiah di UI

 

*

Rudy Suharto & Kukuh Sulastyoko (Fak. Matematika & Sains) bersama Didi Hardian (Fak. Teknik), dibantu Syaiful Bahri dari Guna Dharma #Syiah

*

dgn dipandu oleh senior mrk; Zulvan Lindan & Furqon Bukhori, akhirnya berhasil mendirikan HMI cabang UI, Depok, yg menganut pemikiran #Syiah

*

Selama bbp tahun HMI UI dikuasai oleh mahasiswa2 #Syiah hingga tahun 1995 HMI pecah menjadi dua kubu; yakni kubu pro Syiah & kubu anti Syiah

*

Belakangan kubu anti #Syiah didukung oleh pengurus HMI pusat & kubu pro Syiah terdepak dari HMI. Alumni HMI Syiah ini lalu mendirikan FAHMI

*

FAHMI (Forum Alumni HMI) ini didirikan oleh Rudy Suharto tahun 1997 & gencar mengkritik KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) #Syiah

*

Dalam aksi politiknya FAHMI ini secara diam2 didukung oleh Anas Urbaningrum, Ferry Mursyidan Baldan, M. Fakhruddin & Hariman Siregar #Syiah

*

Adapun Zulvan Lindan -Ketua IJABI (2004-2008), sekarang aktif di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) setelah loncat dari PDIP #Syiah

*

Sebelumnya pentolan #Syiah yg sangat berbahaya ini adalah anggota komisi IX DPR dari PDIP. 2014 nanti dia bakal maju sbg caleg Partai Nasdem

*

Selain nama2 yg telah disebutkan, ada lagi Dedy Djamaluddin Malik, eks anggota DPR dari Partai Amanat Nasional yg skrg loncat ke PDIP #Syiah

*

Pemilu 2014 nanti Dedy Djamaluddin Malik juga bakal maju sbg caleg PDIP setelah bosan menjadi anak buah Amien Rais #Syiah

*

Menyusup atau loncat dari satu partai ke partai lain adalah bagian dari strategi gerakan #Syiah sbg upaya utk terus memperkuat kelompoknya

*

Dedy yg pernah menjadi sekretaris Yayasan Muthahhari & anggota dewan eksekutif IJABI ini merupakan seorang pembela fanatik Ahmadyah #Syiah

*

Tidak hanya Demokrat, PAN, PDIP ataupun Nasdem yg disusupi #Syiah. Hampir di seluruh partai termasuk PKS terindikasi ada agen-agen Syiah

*

Maka dari itu kita perlu mewaspadai & menghadang gerakan #Syiah yg sejatiknya sdh lama ikut mengontrol negri berpenduduk mayoritas Sunni ini

*

#Sekian dulu kultwit membongkar gerakan #Syiah di Indonesia. InsyaAllah topik ini akan kita sambung di lain kesempatan. ASAP insyaAllah

http://chirpstory.com/li/170980

(nahimunkar.com)

(Dibaca 8.122 kali, 1 untuk hari ini)