Sejumlah penyerang Az-Zikra di dalam sel tahanan Polres Bogor telah mengakui bahwa mereka Syiah da bertaubat kembali kepada ajaran Islam.

Orang-orang Syiah yang menjadi tersangka pelaku penyerangan di perkampungan Ustadz Arifin Ilham telah mengaku bersalah dan meyatakan diri bertaubat dari paham sesat Syiah yang selama ini mereka anut. mereka berjanji akan kembali kepada ajaran Islam, Ahlussunnah Wal Jamaah.

Mereka berikrar: “Demi Allah saya berjanji setelah keluar dari penjara akan bertaubat dan kembali kepada Ahlussunnah wal jamaah. Jika saya mengingkari janji, maka Allah akan melimpahkan azab sekeras-kerasnya kepada kehidupan saya dan keluarga saya”

Inilah beritanya.
***
Ini Ikrar Taubat Penyerang Syiah di Depan Jamaah Majelis Az-Zikra


KIBLAT.NET, Bogor – Orang-orang Syiah yang menjadi tersangka pelaku penyerangan di perkampungan Ustadz Arifin Ilham telah mengaku bersalah dan meyatakan diri bertaubat dari paham sesat Syiah yang selama ini mereka anut. Bahkan, mereka berjanji akan kembali kepada ajaran Islam, Ahlussunnah Wal Jamaah.

Perwakilan Majelis Az-Zikra mengajak penganut Syiah yang menjadi pelaku penyerangan untuk bertaubat saat menyambangi mereka di Mapolres Bogor, pada Kamis (05/03). Dalam kesempatan itu para tersangka yang berjumlah 34 orang menyatakan ikrar mereka.

Pertemuan antara para tersangka dan perwakilan Az-Zikra di ruang jenguk tahanan memang terbatas dan berlangsung tertutup bagi wartawan. Namun, sejumlah wartawan termasukKiblat.net yang pada saat itu berada di dekat lokasi dapat mendengar jelas ikrar pertaubatan yang diucapkan oleh para pelaku secara serentak.
Berikut sumpah para tersangka yang berhasil terekam oleh Kiblat.net.

“Demi Allah saya berjanji setelah keluar dari penjara akan bertaubat dan kembali kepada Ahlussunnah wal jamaah. Jika saya mengingkari janji, maka Allah akan melimpahkan azab sekeras-kerasnya kepada kehidupan saya dan keluarga saya”

Saat itu juga terdengar para pelaku juga membaca ayat-ayat suci Al Quran secara bersama sama. Salah satu yang dibaca adalah ayat kursi, dengan dibimbing para ustadz dari Majelis Az-Zikra.
Seusai pertemuan dengan para pelaku, juru bicara Az-Zikra Ustadz Ahmad Syuhada membenarkan bahwa para tersangka telah mengucapkan ikrar pertaubatan. “Mereka juga bertaubat dan berjanji demi Allah,” ungkapnya.

Ustadz Syuhada mengatakan bahwa di dalam ruang jenguk tahanan itu seluruh pelaku dikumpulkan dan diruqyah oleh tim Az-Zikra. “Sebagian besar diantara mereka menangis saat diajak membaca ayat Al-Quran,” pungkas Ustadz Syuhada.

Reporter : Imam S.
Editor: Fajar Shadiq/kiblatnet
(nahimunkar.com)