MANTAN penasihat Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher mengeluarkan sebuah usulan gila. Lord Christopher Moncktron, orang tersebut, mengusulkan kepada Kongres Amerika Serikat untuk melarang al-Qur’an.
Selain itu, Moncktron juga meminta agar kegiatan membaca Quran dengan suara keras menjadi sesuatu yang ilegal, demikian dilansir oleh wordbulletin Selasa (16/09/2014) awal pekan ini.

Monckton menuliskan idenya itu di situs World Net Daily. ”Hampir semua tindakan terorisme yang dilakukan di seluruh dunia pada kuartal terakhir abad ini dilakukan oleh umat Islam atas nama Allah,” ujarnya.

“Orang tidak perlu melihat lebih jauh apa itu al-Qur’an,” katanya. “Otoritas publik Craven telah gagal dalam bertindak melawan peredaran al-Qur’an dalam bentuk sekarang, karena mereka takut akan adanya kekerasan,” demikian Moncktron. [rika/islampos/wordbulletin] Sabtu 25 Zulkaedah 1435 / 20 September 2014 06:43
***

قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS Ali ‘Imran: 118).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 464 kali, 1 untuk hari ini)