Giliran Hina Wapres Langsung Ditangkap, tapi Para Penghina Nabi Belum Diproses


Sukmawati dan Muwafiq yang telah dipolisikan atas kasus (yang ramai di masyarakat) diduga menghina Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam./ foto/dok ist net

JAKARTA – Sekjen Korlabi Novel Bamukmin mengaku kecewa dengan sikap kepolisian yang dianggap tebang pilih dalam menangani sebuah perkara.

Hal ini terlihat ketika polisi menangani kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan pelaku yang menghina Wapres Ma’ruf Amin.

Novel menyebut polisi begitu cepat menangkap Habib Jafar Shodiq yang merupakan pelaku penghinaan terhadap Wapres Ma’ruf Amin. Namun, laporan terhadap penghina Nabi Muhammad yang diduga dilakukan Sukmawati Soekarnoputri dan Gus Muwafiq belum juga diproses.

  • “Kasus Sukmawati dan Muwafiq tidak diproses hukum sampai saat ini, jelas mereka (kepolisian) mempertontonkan ketidakadilan karena begitu cepatnya Habib Jafar ditangkap yang diduga menghina wapres,” ujar Novel kepada wartawan, Jumat (6/12).

    Atas adanya tindakan itu, Novel menilai negara ini sudah dikhianati oleh oknum. “Negara ini sudah dikhianati oknum-oknum pejabat dan telah mengkhianati Pancasila, baik sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tegas Novel.

    Rencananya, hari ini (6/12) Korlabi bakal kembali mendatangi Bareskrim Polri untuk memolisikan Muwafiq. Kali ini, Korlabi akan menghadirkan pelapor yang mengerti bahasa Jawa, karena Muwafiq diduga melakukan penghinaan dalam bahasa Jawa. (cuy/jpnn)

     

    jpnn.com/
    Jumat, 06 Desember 2019 – 15:12 WIB

     

    (nahimunkar.org)


     

(Dibaca 323 kali, 1 untuk hari ini)