Giliran Kantor Polisi Digeruduk Banser NU/ Ansor

 


Di Mapolres Blitar Kota / koranmemo.com

 

 

Protes Kriminalisasi, Banser Geruduk Mapolres Blitar Kota

 

Blitar, koranmemo.com – Puluhan perwakilan Banser  Kabupaten Blitar menggelar aksi damai di depan Mapolres Bitar Kota, Kamis (12/9). Mereka melayangkan beberapa protes, diantaranya dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.

Massa tiba di depan Mapolres Blitar Kota sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka mengendarai sejumlah sepeda motor dan mobil langsung menggelar orasi di depan Mapolres Blitar Kota. Para peserta aksi juga membawa spanduk yang bertuliskan nada protes terkait penetapan tersangka tokoh warga, Isa Ansori, oleh Satreskrim Polres Blitar Kota.”Beliau dijadikan tersangka atas kasus penganiayaan. Padahal, jelas beliau tidak ada di lokasi pada kejadian itu,” ujar Abdul Kholik koordinator aksi.

Kholik menambahkan, tidak hanya protes kriminalisasi massa juga menuntut perkara lain. Perkara itu masih berkaitan dengan penetapan tersangka oleh tokoh tersebut. “Kami juga mempertanyakan kenapa Nurkholik tidak diproses secara hukum. Padahal, jelas dia mengganggu warga Dusun Pikatan. Sedangkan Pak Haji Isa Ansori dan Mohammad Nawawi ini hanya ingin mempertahankan aset itu,” ujarnya.

Kholik menambahkan, Nurkholik sudah dilaporkan ke Polsek Wonodadi terkait beberapa perilakunya. Mulai mengguyur musala Dusun Pikatan dengan air hingga tidak bisa digunakan jemaah salat magrib pada pertengahan bulan Mei 2017. Kemudian, 21 Mei 2017 kembali berulah dengan berusaha menggagalkan kegiatan haflah akhirussanah di dusun tersebut. Bahkan, mengancam salah satu warga dengan membawa senjata tajam.

“Memang sejak Juni 2014, Nurkholik berusaha merampas atau menguasai aset berupa tanah yang diatasnya berdiri musala, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Diniyah, dan Taman Kanak – kanak Al Hidayah yang telah resmi bersertifikat nahdlatul ulama (NU),” jelas Abdul Kholik.

Setelah melaksanakan aksi, beberapa perwakilan bertemu dengan Polres Blitar Kota. Meski sudah ada titik terang, massa masih merasa belum puas.

Sementara itu, Iptu Sonhaji Kasat Intelkam Polres Blitar Kota mengatakan, terkait Isa Ansori dan Moh Nawawi kini sudah dilimpahkan ke Kejari Blitar. Keduanya sudah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Blitar.

“Kasus yang melibatkan Pak Isa Ansori itu pasal 170 tentang pengeroyokan. Untuk Nurkholik ini kasusnya corat coret musala dan sudah dicabut oleh pengadunya. Jadi kami tidak bisa menindaklanjuti karena sudah dicabut. Tapi tadi dari mereka katanya mau dibuka lagi pencabutan itu kami tunggu saja nanti,” jelasnya.

Reporter Zayyin multazam sukri

Editor Achmad Saichu

 19:30 ,12 September 2019 Koran Memo / koranmemo.com

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 5.692 kali, 1 untuk hari ini)